MemoRI 14 November
14 November 1946: Lahirnya Brigade Mobil (BRIMOB)
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
14 November 1946: Lahirnya Brigade Mobil (BRIMOB)
Korps Brimob Polri-jatengtribunesws

Elshinta.com - Sutan Sjahrir membentuk Mobrig dengan tujuan untuk menghadapi tekanan politik dari tentara dan sebagai pelindung atas kudeta yang melibatkan satuan-satuan militer. Hingga akhirnya Mobrig menjadi rebutan antara pihak polisi dan militer.

Brimob pertama kali dibentuk bernama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisi Istimewa. Awalnya pasukan ini tugasnya untuk melucuti senjata tentara Jepang dan melindungi kepala negara.

Saat peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, pasukan Brimob ikut bertempur melawan Sekutu. Pada tahun yang sama, Presiden Soekarno memberi penghargaan Sakanti Yano Utama pada pasukan polisi istimewa ini.

Menghadapi gerakan separatis

Pada 1 Agustus 1947 Mobrig dijadikan satuan militer. Ia banyak terlibat dalam memberesi gerakan separatis yang menimbulkan gejolak dan banyak bermuculan di dalam negeri. Dimulai dari peristiwa Madiun dan Blitar Selatan dalam Operasi Trisula. Kemudian pemberontakan DI/TII yang dipimpin Kartosuwiryo di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan, oleh Kahar Muzakar dan Daud Beureueh di Aceh.

Pada tahun 1950 Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) yang dipimpin oleh Raymond Westerling menyerbu Bandung dan sebanyak empat kompi Mobrig dikirim untuk menghadapi mereka. Bersama TNI, Mobrig juga menghadapi separatis yang dipimpin Andi Azis di Sulawesi Selatan, begitu juga dengan Dr. Soumokil yang memproklamirkan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) pada 23 April 1950.

Aksi Mobrig dalam menumpas kaum separatis terus berlanjut ke daerah lain seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Timur, Riau, Bengkulu, Kalimantan bahkan konfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1963 hingga Timor Timur pada tahun 1975.

Pada tahun 1981 Brimob membentuk sub unit baru yang disebut unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).

Sejak tahun 1992 Brimob pada dasarnya adalah organisasi yang dilatih dan diorganisasikan dalam kesatuan-kesatuan. Brimob memiliki kekuatan sekitar 12.000 personel. Brigade ini fungsi utamanya adalah sebagai korps untuk menanggulangi situasi darurat, yakni membantu tugas kepolisian kewilayahan dan menangani kejahatan dengan tingkat intensitas tinggi yang menggunakan senjata api dan bahan peledak dalam operasi yang membutuhkan aksi yang cepat.

Mereka diterjunkan dalam operasi pertahanan dan keamanan domestik, dan telah dilengkapi dengan perlengkapan anti huru-hara khusus. Mereka dilatih khusus untuk menangani demonstrasi massa.

Sejak huru hara yang terjadi pada Mei 1998, Pasukan Anti Huru-Hara (PHH) kini telah menerima latihan anti huru-hara khusus dan terus menerus melakukan pembaruan di bidang materi pelaksanaan Pasukan Huru-Hara (PHH).

Beberapa elemen dari Brimob juga telah dilatih untuk melakukan operasi lintas udara. Dan juga sekarang sudah melakukan pelatihan SAR(Search And Rescue).

Prajurit Pelopor Brimob adalah kesatuan yang memiliki tugas pokok untuk melakukan tugas-tugas operasional bersifat paramiliter guna untuk mengatasi gangguan Kamtibmas berkadar tinggi. (wikipwedia)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prajurit TNI Angkatan Laut bekerja bakti membuka jalan di Mamuju
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:24 WIB
Prajurit TNI Angkatan Laut dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VI Makassar yang tergabung dal...
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/SMB ajarkan keterampilan anyaman lidi
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:58 WIB
Untuk memelihara kekompakan dengan masyarakat perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di ba...
Satgas Pamtas Yonif 642 serahkan barang bukti penyelundupan miras ilegal
Kamis, 21 Januari 2021 - 10:45 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas menyerahkan barang bukti penyelundupan berupa 48 botol Mi...
Satgas Yonif 642/Kapuas amankan PMI non prosedural dan miras ilegal di perbatasan 
Rabu, 20 Januari 2021 - 17:58 WIB
Menjaga kondusifitas di wilayah perbatasan Kalimantan Barat yaitu di Kabupaten Sambas, Bengkayang, d...
Pilkada aman dan lancar, Kapolda Sumut diganjar penghargaan KPU
Rabu, 20 Januari 2021 - 14:25 WIB
Selain itu juga tujuan kedatangan KPU Sumut adalah memberian Piagam Penghargaan KPU Provsu kepada Ka...
Pasca banjir, Yonif 621/Manuntung, kerahkan prajurit bersihkan kota
Rabu, 20 Januari 2021 - 11:11 WIB
Anggota dari Yonif 621/Manuntung membantu Pemda melaksanakan pembersihan di Kota Barabai Pasca benca...
DPR akan gelar fit and proper test calon Kapolri Rabu depan 
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:56 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengusulkan nama Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabo...
Pangdam XVII/Cenderawasih bagikan sembako untuk warga di perbatasan 
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:23 WIB
Disamping untuk meningkatkan kebugaran serta kesehatan tubuh agar tetap prima dengan bersepeda, Pang...
Polisi patroli perbatasan Sulteng-Sulbar antisipasi penjarahan bantuan
Minggu, 17 Januari 2021 - 19:36 WIB
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) mengelar patroli mulai dari Kota Palu sampai perbatasan ...
 Polri kirim sejumlah bantuan tangani gempa Sulbar
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:10 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Ma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV