Dua hacker pulsa asal Wonosobo diringkus Dit Reskrimsus Polda Kalsel
Elshinta
Kamis, 12 November 2020 - 20:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Dua hacker pulsa asal Wonosobo diringkus Dit Reskrimsus Polda Kalsel
Sumber foto: Syahri Ruslan/elshinta.com.

Elshinta.com - Petualangan A (25) dan T (29) warga Wonosobo, Jawa Tengah meretas sistem usaha pengisian pulsa di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) berakhir sudah. Kedua Pria yang berdomisili di Provinsi Jawa Tengah ini berhasil ditangkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalsel melakukan penyelidikan dengan dibackup oleh Resmob Sat Reskrim Polres Banjarnegara dan Resmob Sat Reskrim Polres Cilacap.

Hal itu diungkap Kapolda Kalsel Irjen Pol. Nico Afinta, didampingi Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto,  dan Kasubdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien saat Press Release Pengungkapan kasus tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE), Kamis (12/11) di Loby Mapolda  Kalsel Jalan S.Parman Banjarmasin.

Dikatakan oleh Kapolda Kalsel, kasus ini terungkap dari adanya laporan warga bernama Imanuddin selaku pekerja di usaha counter pulsa “Duta Pulsa” yang dibobol oleh kedua pelaku dengan sistem aplikasi Add-On Digipos Best Software hingga mengalami kerugian sebesar Rp57.000.000,- (lima puluh tujuh juta rupiah).

Pengungkapan kasus ini berawal pada hari Rabu 5 Agustus 2020 pukul 11.00 Wita, saat Pelapor (Imanuddin) berada di tempatnya bekerja (Counter Pulsa “Duta Pulsa”) di Jalan A. Yani Km.1 Kecamatan Pelaihari, dan melakukan pemeriksaan saldo pada aplikasi android DigiPos melalui akun yang dimilikinya.

Setelah membuka aplikasi tersebut, Pelapor melihat saldo pulsa yang awalnya Rp.180.000.000,- (seratus delapan puluh juta rupiah) sudah berkurang menjadi Rp.123.000.000,- (seratus dua puluh tiga juta rupiah), padahal yang bersangkutan tidak pernah melakukan transaksi.

Pelapor pun kemudian melakukan pemeriksa laporan transaksi, ternyata terdapat 57 kali transaksi pengiriman pulsa ke 57 nomor Handphone yang berbeda. Saat dilakukan pengecekan ternyata ada orang yang tidak dikenal melakukan peretasan ke dalam aplikasi tersebut sehingga dapat melakukan transaksi tanpa sepengetahuan sang pemilik Akun.

Kapolda Kalsel menerangkan modus operandi para pelaku dimana Pelaku T (29) berperan melakukan serangan/penetrasi terhadap aplikasi Add-On Digipos dengan cara decompile/ekstraksi aplikasi Add-On Digipos Korban dengan mengggunakan tools dnspy untuk mendapatkan ID Password Publik yang digunakan oleh aplikasi. "Kemudian melakukan scanning/pemindaian port gunakan tools nmap yang juga digunakan oleh aplikasi," kata Kapolda seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Kamis (12/11).

Setelah mendapatkan ID Password Publik dan port tersebut, Pelaku T (29) dengan aplikasi buatan melakukan proses auto transfer pulsa dari Add-On Digipos Korban ke Kartu Sim penampungan yang sudah disiapkan oleh Pelaku A (25).

Dalam melakukan kejahatan hacking tersebut, para Pelaku telah memperoleh keuntungan kurang lebih sebesar Rp.205.000.000,- (dua ratus lima juta rupiah).

Selain mengamankan kedua Pelaku, Dit Reskrimsus Polda Kalsel juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya dari Pelaku A (25) 1 buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), 1 buah Tabungan Bank BCA, 1 buah kartu ATM Bank BCA, 1 unit perangkat Komputer, 1 unit Handphone merk Samsung Galaxy S9 warna hitam, 1 buah buku catatan penjualan pulsa, 60 pcs Kartu perdana Telkomsel, 1 unit Modem pool, 1 lembar Slip setoran Bank Bukopin tanggal 22 – 09 – 2020 sebesar Rp25.524.000,- (dua puluh lima juta lima ratus dua puluh empat ribu rupiah), Uang tunai sebesar Rp49.000.000,- (Empat puluh sembilan juta rupiah) dan uang tunai sebesar Rp25.000.000,- (Dua puluh lima juta rupiah).

Sementara dari Pelaku T (29), petugas juga menyita barang bukti diantaranya 1 buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), 1 unit Handphone merk Realme 5s warna biru, 1 unit perangkat Komputer, 1 buah buku tabungan Bank Mandiri, 1 buah modem/router WIFI warna putih, dan Uang tunai sebesar Rp17.000.000,- (tujuh belas juta rupiah).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Metro Depok dan Kejari Kota Depok musnahkan sabu sitaan senilai Rp67 miliar
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:12 WIB
Polres Metro Depok dan Kejaksaan Negeri Kota Depok, melakukan pemusnahan barang bukti berupa sabu, d...
Polres Metro Depok ungkap sindikat narkotika antarnegara, 46 kg sabu disita di Kota Padang 
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:56 WIB
Polres Metro Depok ungkap sindikat sabu lintas negara 46 kg sabu disita di sebuah kamar di sebuah ho...
Warga Kuala, Langkat ditemukan tewas bersimbah darah
Jumat, 15 Januari 2021 - 13:24 WIB
Warga Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, geger. Karena salah seorang w...
Gudang berisi 2,4 juta pil dobel L dibongkar polisi
Kamis, 14 Januari 2021 - 12:36 WIB
Sebuah gudang di Jalan Tenes Meja, Kelurahan Tasikmadu digeledah polisi. Hasilnya dari gudang terseb...
Tiga kali beraksi, pelaku curat diciduk aparat
Kamis, 14 Januari 2021 - 10:56 WIB
Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean bersama anggotanya  berhasil melakukan penangka...
Polisi tangkap pelaku pembunuh wanita di Sentani Papua
Rabu, 13 Januari 2021 - 14:35 WIB
Polsek Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua berhasil menangkap pria berinisial DET (24) selaku t...
Polisi selidiki dibakarnya BTS oleh KKB d idua lokasi di Puncak Papua
Senin, 11 Januari 2021 - 20:11 WIB
Kapolres Puncak AKBP Decky Saragih mengakui saat ini anggotanya masih menyelidiki kasus dibakarnya d...
 Warga Labuhan Batu gerebek 3 anggota polisi diduga gunakan sabu
Senin, 11 Januari 2021 - 19:45 WIB
Tiga personel kepolisian digerebek warga di Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Hal...
Pria pembunuh perempuan muda di teras masjid Medan tewas ditembak petugas
Senin, 11 Januari 2021 - 17:25 WIB
Karena tidak mau bertanggungjawab terhadap pacarnya yang sedang hamil, seorang pria di Medan tega me...
 Ibu jual anak ke hidung belang ditangkap Polrestabes Medan
Senin, 11 Januari 2021 - 17:10 WIB
Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan, Sumatera Utara mengungkap perdagangan wanita yang dijual kepada p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV