Pekanbaru membutuh tambahan kolam retensi atasi banjir
Elshinta
Kamis, 12 November 2020 - 07:55 WIB |
Pekanbaru membutuh tambahan kolam retensi atasi banjir
Suasana banjir di sekitar Jalan Sumatera, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. (FOTO ANTARA/Vera Lusiana)

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyatakan masih membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk penampung air untuk mengatasi permasalahan banjir di Ibu Kota Provinsi Riau itu, yang sering terjadi jika curah hujan tinggi.

"Kolam retensi yang ada di Kota Pekanbaru masih belum mencukupi. Untuk itu masih dibutuhkan beberapa kolam retensi lagi pada wilayah rawan banjir untuk menampung air dari curah hujan," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Kamis.

Menurut dia, rencana penambahan kebutuhan kolam retensii itu sudah dimasukkan ke dalam rencana induk pengendalian banjir yang kini dipercepat penyelesaiannya.

Ia mengatakan, keberadaan kolam retensi itu sangat dibutuhkan yang berfungsi sebagai tempat menghimpun air pada suatu kawasan.

"Jadi, saat hujan air tidak langsung turun ke kawasan permukiman masyarakat, khususnya di dataran rendah. Kalau ada kolam retensi maka air akan masuk ke kolam itu sebagai tempat penampungan dan minimal sehari mengendap baru keluar sedikit-sedikit," katanya.

Ia menyebut realisasi penyelesaian pembuatan rencana induk pengendalian banjir ini sudah mencapai 60 persen.

Rencana induk pengendalian banjir ini merupakan acuan dari Dinas PUPR Pekanbaru dalam mengatasi permasalahan banjir di daerah ini.

Di samping itu penyiapan masterplan pengendalian banjir juga memuat data jumlah drainase, anak sungai, dan peta wilayah banjir sedangkan rencana induk ini ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2020, demikian  Indra Pomi Nasution.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi banjir, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri tanam pohon di wisata  mata air
Jumat, 15 Januari 2021 - 17:58 WIB
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jawa Timu...
Pakar logistik: Program Langit Biru tekan biaya produksi sektor usaha
Senin, 11 Januari 2021 - 18:10 WIB
Pakar logistik Univeritas Padjadjaran Bandung, Ina Primiana menilai Program Langit Biru (PLB) Pertam...
Mensos ajak masyarakat lestarikan dan jaga kekayaan alam di bantaran Ciliwung
Minggu, 10 Januari 2021 - 20:56 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak masyarakat Jakarta, khususnya yang berada Balekambang, Kecam...
HUT ke-48, PDIP tanam ribuan pohon sagu di Papua
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:40 WIB
PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua melakukan penanaman ribuan pohon sagu di Papua dan penghijauan ...
Megawati pilih bunga Lotus gerakan cinta Ciliwung bersih
Sabtu, 09 Januari 2021 - 14:46 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri memilih bunga lotus sebagai logo gerakan cinta ...
 Restorasi terumbu karang serap lebih dari 10 ribu tenaga kerja di masa pandemi
Jumat, 08 Januari 2021 - 11:36 WIB
Program padat karya Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang yang dijalankan...
Ribuan struktur karang Program ICRG hiasi bawah laut Bali
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:10 WIB
Ribuan struktur karang Program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang di...
Puluhan tanaman di Jalan Sudirman-Thamrin dipasangi barcode data 
Minggu, 03 Januari 2021 - 11:37 WIB
Puluhan tanaman di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat dipasangi barcode oleh Dinas Pert...
BMKG prakirakan Jateng selatan diguyur hujan saat pergantian tahun
Rabu, 30 Desember 2020 - 20:46 WIB
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan w...
Pakar ekologi IPB University nilai desa sebagai tumpuan kehidupan
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:46 WIB
Pakar ekologi politik IPB University Dr. Arya Hadi Dharmawan mengatakan bahwa desa merupakan tumpu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV