Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bebas
Elshinta
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 12:48 WIB |
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bebas
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari telah bebas murni usai menjalani hukuman selama empat tahun penjara dalam perkara korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2005 dan menerima gratifikasi sebesar Rp1,9 miliar.

"Telah dibebaskan hari ini, Sabtu 31 Oktober 2020, warga binaan atas nama Dr dr Hj Siti Fadillah Supari Sp Jp, usia 69 tahun, pidana empat tahun," ujar Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/10).

Rika mengatakan Fadilah dibebaskan karena telah selesai menjalani pidana pokok dan pidana denda. Adapun pidana tambahan berupa uang pengganti juga telah dibayarkan ke negara.

Fadilah telah diserahterimakan dari pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pondok Bambu, Jakarta ke pihak kuasa hukum yang bersangkutan.

"Proses berjalan lancar sesuai protokol kesehatan," ujar Rika.

Diketahui Siti Fadilah pada 16 Juni 2017 divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan ditambah harus membayar uang pengganti Rp550 juta karena dinilai terbukti melakukan dua perbuatan.

Perbuatan pertama yaitu merugikan keuangan negara senilai Rp5,783 miliar dalam kegiatan pengadan alat kesehatan (alkes) guna mengantispasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penaggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) dengan melakukan penunjukan langsung (PL) kepada PT Indofarma Tbk.

Sedangkan perbuatan kedua adalah Siti Fadilah menerima suap sebesar Rp1,9 miliar karena telah menyetujui revisi anggaran untuk kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) I serta memperbolehkan PT Graha Ismaya sebagai penyalur pengadaan Alkes I tersebut.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
21 Januari 1942: Jepang menembak jatuh pesawat Catalina-Belanda
Kamis, 21 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pada 21 Januari 1942 Jepang menembak jatuh pesawat Catalina-Belanda. Jepang membutuhkan minyak untuk...
20 Januari 1978: Soeharto membreidel 7 media massa
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pada 20 Januari 1978 tujuh surat kabar harian Jakarta, yaitu Kompas, Merdeka, Sinar Harapan, Pelita,...
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis, total hukuman 30 tahun namun beberapa kali jalan-jalan sampai ke luar negeri
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:00 WIB
Gayus Tambunan divonis penjara total 30 tahun karena kasus suap, pencucian uang hingga  penggelapa...
18 Januari 1999: SH Mintardja meninggal, tetapi komiknya belum tamat
Senin, 18 Januari 2021 - 06:00 WIB
SH Mintardja penulis komik silat Nusantara yang sangat produktif. Hingga tutup usia, salah satu kary...
17 Januari 1948: Perjanjian Renville Belanda menang banyak, Amin Sjarifuddin mundur
Minggu, 17 Januari 2021 - 06:00 WIB
Perjanjian Renville hanya membuat wilayah Indonesia semakin sedikit. Wilayah yang kaya sumber alam d...
16 Januari 1926: Hari kelahiran Bu Kasur, seniman dan tokoh pendidikan   
Sabtu, 16 Januari 2021 - 06:00 WIB
Bersama suaminya, Soerdjono alias Pak Kasur, mereka pernah mendidik tokoh-tokoh nasional Indonesia, ...
15 Januari 1974: Protes mahasiswa menentang invansi modal asing
Jumat, 15 Januari 2021 - 06:00 WIB
Kebijakan ekonomi Pemerintahan Soeharto yang terlalu berpihak kepada investasi asing, menjadi pemicu...
14 Januari 1946: Mengusir tentara Belanda dari Kalimantan
Kamis, 14 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pertempuran mengakibatkan 21 pejuang gugur dan 50 tentara Belanda yang tewas diangkut ke kapal.
12 Januari 1966: Aksi Tritura akibat politik, ekonomi yang kacau, hingga harga naik sampai 1000 persen
Selasa, 12 Januari 2021 - 06:00 WIB
Tri Tuntutan Rakyat atau Tritura adalah tiga tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan yang diserukan par...
11 Januari 1942: Perang di Tarakan, Jepang dan Belanda berebut minyak 
Senin, 11 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pertempuran Tarakan terjadi pada 11 sampai 12 Januari 1942, sehari setelah Kekaisaran Jepang mendekl...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV