Polisi ungkap penyebab bentrokan FBR-Pemuda Pancasila di Ciledug
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 08:55 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polisi ungkap penyebab bentrokan FBR-Pemuda Pancasila di Ciledug
Bentrokan antara Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP) di daerah Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Rabu (28/10) malam. Sumber foto: https://bit.ly/3jIjkPb

Elshinta.com - Polsek Ciledug mengungkap terjadinya bentrokan antara Organisasi masyarakat Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP) di daerah Ciledug, Kota Tangerang, Banten. 

“Jadi sebelumnya kan ada perusakan bendera FBR gitu,” kata Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana, Kamis (29/10), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Wisnu mengatakan, pelaku perusakan bendera FBR tersebut merupakan dua orang anggota ormas PP. Dua orang tersebut diketahui tengah dalam keadaan mabuk saat melakukan perbuatannya tersebut.

“Ya itu mabuk. Sebenarnya sadar cuman karena lagi mabuk kan sok-sokan aja,” jelasnya.

Menurut Wisnu, sebelum bentrokan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu malam, pihaknya telah melakukan proses mediasi kepada kedua kelompok tersebut. Namun, mediasi tersebut urung selesai akibat bentrokan yang terlanjur terjadi.

Dia menyebutkan, saat ini kedua belah pihak telah berdamai terkait peristiwa perusakan bendera tersebut.

“Pada saat mau proses mediasi itu terjadi bentrok. Terpending lah mediasi ini. Tapi sebenarnya ini udah damai rencananya. Belum selesai aja prosesnya udah bentrok duluan,” tuturnya.

“Selesai bentrok itu baru balik lagi ke kantor untuk menyelesaikan perdamaian itu. Jadi yang damai itu yang perusakan bendera itu,” sambung Kapolsek.

Seperti diketahui, FBR dan PP terlibat bentrok di daerah Ciledug. Setidaknya ada empat korban luka-luka dari bentrokan tersebut.

Dari empat orang tersebut, salah satunya dari tiga orang anggota ormas Pemuda Pancasila. Selain itu, Kapolsek Ciledug juga turut menjadi korban imbas bentrokan tersebut.

Kapolsek pun sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Menurut Wisnu, ada beberapa jahitan yang harus diterimanya.

“Ada (luka jahit), ada. Nggak usah tanya berapa, pokoknya ada. Intinya nggak apa-apa, namanya resiko tugas, resiko jabatan. Nggak ada yang kritis ya. Cuman berobat aja ke rumah sakit dan habis itu pulang,” kata dia. 

Polisi pun telah mengamankan dua orang dari bentrokan tersebut. Dua orang tersebut diketahui membawa senjata tajam saat di lokasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cabuli anak tiri, kakek 65 tahun dilaporkan ayah kandung korban ke polisi 
Jumat, 04 Desember 2020 - 19:55 WIB
KS diamankan  polisi terkait perbuatan asusila yang ia lakukan terhadap anak tirinya sendiri yang m...
Akhir tahun 2020, Satreskoba Polres Batu amankan 13 tersangka kasus narkoba
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:22 WIB
Satreskoba Polres Batu di akhir tahun 2020 ini berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan oba...
Kemensos salurkan bantuan korban kekerasan teroris di Sigi
Jumat, 04 Desember 2020 - 10:15 WIB
Kementerian Sosial menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban kekerasan yang diduga kuat dilak...
Pengakuan Santoso cekik Adit dua kali hingga tewas 
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:02 WIB
Hanya karena merasa tersinggung dengan ucapan, Santoso (20) warga Desa  Sukowilangun, Kecamatan Kal...
Pamit ngopi, ABG Kalipare  ditemukan tewas membusuk
Selasa, 01 Desember 2020 - 15:45 WIB
Pamit ngopi, ABG Kalipare  ditemukan tewas membusuk
Polres Jakarta Utara tangkap dua pelaku spesialis pemecah kaca mobil
Senin, 30 November 2020 - 19:12 WIB
Polres Metro Jakarta Utara menangkap ML dan AJ karena diduga sebagai pelaku spesialis pencurian mobi...
Dimasa pandemi Covid-19, dua perempuan di Majalengka bisnis prostitusi online
Jumat, 27 November 2020 - 10:57 WIB
Dua perempuan di Majalengka, Jawa Barat melakukan bisnis prostitusi secara online melalui aplikasi m...
Poldasu tangkap penyebar foto Megawati gendong Jokowi
Jumat, 27 November 2020 - 10:37 WIB
Tim Subdit V Cyber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap Welly Putra warga Dusun III Nusa Indah, Kel....
Gelapkan uang nasabah Rp6 miliar, Branch Manager Bank Mega Cabang Kiai Tamin ditangkap 
Kamis, 26 November 2020 - 17:38 WIB
Branch Manager Bank Maga Cabang Kiai Tamin Kota Malang di Jalan Kiai Tamin Kota Malang, Jawa Timur ...
Antisipasi penjarahan dan pencurian saat Merapi erupsi, Polres Klaten gelar patroli di KRB 3
Rabu, 25 November 2020 - 22:55 WIB
Polres Klaten Jawa Tengah mulai memetakan daerah daerah mana saja yang dianggap rawan tindak kejahat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV