Meracik karya di perbatasan Malinau menuju Kaltara yang berkemajuan
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 10:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Meracik karya di perbatasan Malinau menuju Kaltara yang berkemajuan
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Garis batas negara di daerah yang berbatasan darat dengan negara tetangga, bukanlah semata mata garis demarkasi, melainkan juga sebagai titik singgung bahkan menjadi struktur kekuatan teritorial/nasional, dari Negara yang berbatasan langsung tersebut Kabupaten Malinau sebagai daerah yang lima kecamatannya berbatasan langsung dengan Malaysia (kayan hulu, kayan hilir, kayan selatan, pujungan, dan Kecamatan Bahau Ulu).

"Dan posisi tersebut memiliki memiliki peran strategis dalam menjaga titik singgung, sehingga Indonesia mampu memperlihatkan wajahnya melalui sentuhan sentuhan yang dilakukan oleh pemerintahan daerah Kabupaten Malinau sebagai frontliner menjaga perbatasan di utara Indonesia, baik pembangunan fisik Infrastruktur (membuka akses jalan dan jembatan yg menghubungkan semua wilayah di perbatasan dan pedalaman Kabupaten Malinau), maupun pembangunan manusianya (membangun Tower untuk kemudahan informasi dan komunikasi dan menjangkau hingga titik terluar dan terjauh sekalipun Se Kabupaten Malinau) termasuk membuka akses dagang serta memberikan support untuk produk lokal agar berdaya saing dan digunakan tidak hanya untuk masyarakat di tingkat lokal tapi juga negara tetangga bahkan internasional," kata  Bupati Malinau, Dr. Yansen TP, Rabu (28/10).

Namun demikian hal, tersebut adalah bagian dari kemajuan pembangunan dan konsekuensi logis dari daerah yang mempunyai garis perbatasan panjang akan ada persoalan persoalan baru yang muncul, hukum di lintas batas, narkoba, human traficking dan lain-lain adalah satu paket problematika di perbatasan yang selalu ada dan butuh sentuhan serius  untuk memberikan solusinya.

"Lebih lanjut, Dr. Yansen TP mengungkapkan faham betul dan bersungguh-sungguh selama ini menyatukan berbagai kekuatan baik satgas di perbatasan, team organik yang ada di Malinau dari kecamatan hingga desa dan seluruh masyarakat lokal, begitupun berbagai kebijakan yang harus dilakukan secara cepat dan konstruktif dalam menjawab segala problematika yang terjadi mustahil wajah Indonesia yang ideal itu dapat dibanggakan," ujarnya. 

Melalui racikan dan sentuhan seorang Dr. Yansen TP mampu membuktikan bahwa daerah perbatasan bukan lagi sebagai daerah terluar tetapi adalah daerah terdepan Indonesia, dan Malinau membuktikan tidak hanya kelak terdepan sekarang di belakang tetapi Kabupaten  Malinau sudah menjadi kebanggaan Indonesia di lintas utara Pasifik Raya.

Sementara itu, Praktisi Hukum Mukhlis Ramlan, mengungkapkan berikutnya lima belas Kecamatan seKalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga menjadi agenda selanjutnya Dr. Yansen TP dalam menjawab segala Problematika perbatasan termasuk menuntaskan persoalan hukum yg terjadi di perbatasan agar Indonesia Bermartabat di mata dunia," ungkap Mukhlis Ramlan yang juga Wakil Presiden Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (FAKTA).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pandemi Covid-19, Kalsel tetap fokus tangani masalah stunting
Minggu, 19 September 2021 - 14:06 WIB
Provinsi Kalimantan Selatan tetap fokus pada program program prioritas bagi rakyat, salah satunya te...
Pandemi COVID-19 perbaikan infrastruktur jalan di Langkat tertunda
Minggu, 19 September 2021 - 12:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berencana melakukan pengerasan jalan Katib Darus Kelura...
 Bakar Batu awali pembangunan jalan Banti-Arwanop Kabupaten Mimika
Sabtu, 18 September 2021 - 15:45 WIB
Rencana pembangunan poros jalan yang menghubungkan wilayah Banti dengan Arwanop akan dilanjutkan di ...
TMMD Reguler ke-112 sasar betonisasi jalan penghubung antar dusun di Desa Majasto
Sabtu, 18 September 2021 - 14:58 WIB
Kodim 0726 Sukoharjo, Jawa Tengah membangun jalan penghubung antar dusun di Desa Majasto, Kecamatan ...
Jalan pesisir Nunukan ditarget rampung dalam tiga bulan
Sabtu, 18 September 2021 - 10:15 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP menargetkan peningkatan coastal road (jalan p...
TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 di Desa Wringinharjo resmi dimulai
Jumat, 17 September 2021 - 16:46 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2021 Kodim 0703 Cilacap yang ...
Perbaikan infrastruktur di Medan kejar kualitas
Rabu, 15 September 2021 - 07:01 WIB
Pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kota Medan, Sumatera Utara, sedang dilakukan di tengah pa...
 Warga dua desa di Kecamatan Samudera harap pemerintah perbaiki tanggul Krueng Pase
Selasa, 14 September 2021 - 12:36 WIB
Ratusan meter tanggul Sungai Krueng Pasee di Gampong Teupin Ara dan Gampong Teupin Belangan, Kecama...
Soal ganti rugi lahan Waduk Keureotoe, Kepala BPN Aceh Utara: Tunggu putusan pengadilan
Sabtu, 11 September 2021 - 20:45 WIB
Badan Pertanahan Negara (BPN) Aceh Utara gelar musyawarah soal bentuk ganti kerugian pengadaan tanah...
Kabupaten Muba serap 13,8 ton karet untuk membangun jalan
Jumat, 10 September 2021 - 07:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membangun jalan ruas jalan Lais - Petaling - Teluk Kijing di Kec...
Live Streaming Radio Network