Anggota DPR sarankan perkuat Kodim-Koramil di Papua
Elshinta
Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:46 WIB |
Anggota DPR sarankan perkuat Kodim-Koramil di Papua
Dokumentasi Babinsa Koramil 01 Wamena Kodim 1702/Kabupaten Jayawijaya membantu warga berkebun hipere (ubi jalar) untuk ketahanan pangan lokal di masa pandemi Covid-19. ANTARA/HO-Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih

Elshinta.com - Anggota Komisi I DPR, Yan Permanes Mandenas, menyarankan agar pemerintah memperkuat pasukan organik melalui pembentukan Komando Rayon Militer (Koramil) dan Komando Distrik Militer di Papua.

Langkah itu, menurut dia, adalah solusi terbaik yang harus dilakukan pemerintah saat ini dengan mengedepankan pembinaan teritorial akan lebih efektif.

"Panglima TNI dan pemerintah pusat harus melakukan evaluasi terkait kebijakan dalam penempatan satuan-satuan operasi khusus yang bertugas di daerah Papua," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu, menurut dia, terutama pemetaan wilayah operasi harus jelas dimana titik letak pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan ancaman dan ganguan kemanan di wilayah Papua.

Langkah itu juga termasuk juga pemetaan wilayah bagi masyarakat yang selama ini masih menjadi korban ganguan Keamanan sampai pada tingkatan pengungsian dari kampung halaman mereka.

"Hal tersebut perlu dilakukan guna mencegah rentetan peristiwa dan cipta kondisi yang tidak pernah tuntas dari waktu ke waktu. Jika Kodim dan Koramil yang diperkuat ke depan, saya pikir tidak terjadi lagi peristiwa yang fatal seperti ini," ujarnya.

Ia menilai penempatan pasukan non-organik dari luar Papua akan terus menciptakan masalah yang muncul karena butuh waktu untuk beradaptasi dan mengenal kondisi sosial budaya atau geografis wilayah operasi.

Menurut dia, Koramil dan Kodim selain mengenal geografis Papua juga mampu melakukan pendekatan sosial budaya sehingga komunikasi dengan masyarakat bisa berlangsung dengan baik.

"Saya memilih kita perkuat Koramil dan Kodim dengan jumlah kekuatan persoanil yang ideal serta dukungan peralatan yang memadai Khusus di daerah rawan konflik di Papua," katanya.

Ia mengatakan saat dirinya berkunjung ke Kabupaten Intan Jaya beberapa waktu lalu, fasilitas aparat keamanaan yang bertugas di sana jauh dari kekuatan ideal.

Antara lain, menurut dia, kendaraan maupun alutsista yang di butuhkan juga masih sangat terbatas sehingga mempersulit anggota TNI/ Polri saat melakukan patroli pengamanan terhadap ganguan ancaman keamanan dari gerombolan bersenjata.

"Daerah-daerah tersebut sangat butuh dukungan alutsista yang moderen bahkan canggih sehingga mereka bisa percaya diri saat menjalankan tugasnya," katanya.

Ia mengaku tidak setuju dengan sikap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, yang ingin merekomendasikan penambahan aparat atau pasukan non-organik di wilayah Papua usai menerima laporan tim gabungan pencari fakta beberapa waktu lalu.

Menurut dia, solusi tersebut tidak akan menciptakan iklim damai seperti yang diharapkan masyarakat Papua saat ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wamenag: Penyiapan naskah Jumat bukan intervensi kepada penceramah
Minggu, 29 November 2020 - 16:32 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa\\\'adi menegaskan bahwa penyiapan naskah, atau materi khutbah J...
Kekerasan di Lembantongoa, Menag harap polisi tangkap dan hukum pelaku
Minggu, 29 November 2020 - 16:11 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengecam terjadinya kekerasan di Dusun Lewonu, Desa Lembantongoa, Sulten...
Polisi dalami kabar Rizieq Shihab yang kabur dari rumah sakit
Minggu, 29 November 2020 - 13:54 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Erdi A Chaniago, menyebut pihak penyid...
Perti: Ulama harus bawa kedamaian dan kerukunan bagi umat
Minggu, 29 November 2020 - 10:55 WIB
Wakil Ketua Pembina Pengurus Pusat Tarbiyah Islamiyah (PP Perti) Dr KH Anwar Sanusi SH SPel MM menga...
Peraih KEHATI Award bertekad lestarikan tenun dayak berbahan alami
Minggu, 29 November 2020 - 10:10 WIB
Peraih Tunas KEHATI Award 2020 dari Yayasan Keanekaragaman Hayati (Yayasan KEHATI) Margaretha Mala, ...
29 November 1975: Merah Putih berkibar di Timor Leste
Minggu, 29 November 2020 - 06:01 WIB
29 November 1975: Merah Putih berkibar di Timor Leste
Forum Satu Bangsa: Usut pembakaran gereja dan pembunuhan di Sigi
Sabtu, 28 November 2020 - 15:45 WIB
Forum Satu Bangsa meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pembakaran gereja dan rumah warga ...
KH Miftachul Akhyar pimpin MUI, Menag: Mari bersama bumikan Islam Wasathiyah di Nusantara
Sabtu, 28 November 2020 - 14:24 WIB
KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk periode 2020-202...
 Apresiasi NTT, Menag minta asrama haji jadi sarana penguatan kerukunan dan toleransi
Sabtu, 28 November 2020 - 14:10 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi hari ini meresmikan penggunaan gedung Raudah Asrama Haji Antara Kupang, N...
28 November diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia
Sabtu, 28 November 2020 - 06:01 WIB
28 November diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia dan Hari Dongeng Nasional
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV