Rupiah masih stagnan seiring belum ada titik temu stimulus AS
Elshinta
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:47 WIB |
Rupiah masih stagnan seiring belum ada titik temu stimulus AS
Ilustrasi. Foto: elshinta.com

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (26/10) pagi, bergerak stagnan seiring masih belum adanya titik temu paket stimulus lanjutan di Amerika Serikat.

Pada pukul 09.43 WIB, rupiah sama seperti pada posisi penetapan akhir pekan lalu di posisi Rp14.660 per dolar AS.

"Hari ini sentimen negatif dari kebuntuan negosiasi stimulus AS dan meningkatnya kasus penularan COVID di dunia bisa menekan turun pergerakan rupiah terhadap dolar AS," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.

Menurut Ariston, kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terganggunya pemulihan ekonomi karena buntunya negosiasi stimulus AS, bisa mendorong pasar mencari aman di dolar AS.

"Dari dalam negeri, pasar masih mewaspadai perkembangan penolakan UU Cipta Kerja," ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi melemah di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Jumat (26/10) lalu, rupiah ditutup stagnan alias sama seperti hari sebelumnya di posisi Rp14.660 per dolar AS, demikian Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres: Peluang produk halal masih ada, meski ekonomi tumbuh negatif
Kamis, 26 November 2020 - 16:15 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai peluang untuk meningkatkan produksi produk halal masih ada, khu...
Apindo: Hal terpenting dari UU Cipta Kerja adalah implementasi
Kamis, 26 November 2020 - 15:45 WIB
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan bahwa yan...
Ganjar minta pipa gas Cirebon-Semarang segera direalisasikan
Kamis, 26 November 2020 - 15:30 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar proyek pembangunan pipa transmisi gas ruas Cirebon-Semarang dap...
Di forum WEF Erick jamin kenyamanan investasi di Tanah Air
Kamis, 26 November 2020 - 12:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ada tiga program yang menjadi prioritas pemerintah dalam menang...
Rupiah menguat seiring bertambahnya jumlah pengangguran di AS
Kamis, 26 November 2020 - 10:30 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat ...
Banyumas segera sosialisasikan kenaikan UMK 2021
Kamis, 26 November 2020 - 09:55 WIB
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tenga...
KPU Sukoharjo mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada
Rabu, 25 November 2020 - 23:46 WIB
KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai melakukan sortir dan lipat surat suara Pilkada 2020. Seba...
PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Kualanamu tanam 30.000 bibit mangrove di Percut Sei Tuan
Rabu, 25 November 2020 - 23:11 WIB
Mangrove atau hutan bakau mempunyai banyak manfaat bagi manusia maupun kehidupan alam disekitaranya,...
Kemenkeu: Penyaluran kredit bank syariah dari dana PEN sangat agresif
Rabu, 25 November 2020 - 20:30 WIB
Kementerian Keuangan menilai penyaluran kredit dana pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasion...
Lima usaha kuliner di Palangka Raya kena denda karena langgar protokol
Rabu, 25 November 2020 - 20:15 WIB
Sebanyak lima pengusaha kuliner di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah terkena sanksi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV