Inovasi serius ditengah pandemi, Pesantren Darul Falah produksi masker
Elshinta
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Inovasi serius ditengah pandemi, Pesantren Darul Falah produksi masker
Sumber foto: Teddy Widara/elshinta.com.

Elshinta.com - Ditengah pandemi Covid-19 Pesantren Darul Falah Cisalak Subang, Jawa Barat berinovasi serius mengembangakan kemampuan santrinya dalam membuat masker. Menurut Pengasuh Pesantren Darul Falah Cisalak, Ustadz Ridwan pertama kali bergerak sekitar bulan Februari sampai Maret 2020 lalu. “Pada waktu itu masker sangat langka bahkan mencari-cari di toko modern pun tidak ada ada,” ujarnya kepada Kontributor Elshinta, Teddy Widara, Sabtu (24/10). 

Kemudian dirinya menggerakan santrinya yang kebetulan waktu itu sudah mengikuti pelatihan menjahit berbasis kompetensi.

Lalu, kata dia pada awalnya mengandalkan tenaga 5 orang sampai 7 orang santri. Sedangkan normalnya perlu 16 orang sesuai kapasitas balai pelatihannya. Kemudian bertambah 9 orang sampai 16 orang yang kebetulan saat itu tengah berlangsung pelatihan dengan dibayar berdasarkan jumlah masker yang diproduksi. “Lalu dijual dengan keuntungan dikembalikan lagi kepada peserta dalam bentuk masker dikarenakan pada waktu itu puncaknya pandemi,” jelasnya.

Setelah memiliki pasar yang jelas yaitu kota-kota di Jawa Barat dan beberapa koneksi di luar Jawa, dilakukan target produksi yaitu sebanyak 4.000 masker setiap bulan dengan kerja 10 hari. “Selebihnya untuk pemasaran produk hingga terjual habis. Kemudian kita bekerja sama dengan organisasi atau institusi dengan pesanan dalam jumlah besar yang meminta logo organisasi dipasang pada masker,” tuturnya.

Akhirnya sebagai pembeda dengan produk lain, pihaknya memberi merek dengan spirit doa, Mas Kamil atau Masker Kamil, adapun arti Kamil diambil dari Asmaul Husna bermakna “Yang Maha Sempurna". “Kita ingin mengedepankan faktor doa karena pesantren adalah masyarakat muslim jadinya harus bisa membedakan produk masker berspirit doa bukan hanya sekadar mengandalkan medis,” jelasnya.

Harapannya masker buatannya bisa diproduksi secara massal dikerjasamakan dengan pemerintah sebagai salah satu produk unggulan dari Kabupaten Subang maupun Provinsi Jawa Barat yang asli buatan pesantren.

Sebagai langkah serius kami telah  mendaftarkan Masker “Maskamil” supaya memiliki Standar Nasional Indonesia atau SNI. “Tujuannya supaya bisa bersaing dengan produk lainnya. Selanjutnya berharap produk pesantren bisa mendapat perhatian lebih besar lagi dari pemerintah supaya bisa diakui sepenuhnya oleh pasar,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Psikolog: Guru dan orang tua berperan penting kuatkan karakter anak
Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:30 WIB
Psikolog RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Lyly Puspa Palupi mengingatkan guru dan orang tua memiliki...
75 orang terpapar, 12 meninggal akibat Covid-19, Rektor UB keluarkan instruksi rektor
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:55 WIB
Banyaknya sivitas akademika dan tenaga didik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur yang ter...
Kemendikbud selenggarakan KIBM 2020 lahirkan wirausaha baru
Jumat, 04 Desember 2020 - 17:00 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Prestasi Nasional (Pupsresnas) menyelenggarakan ...
Jumlah guru SMP 3 Jekulo Kudus meninggal karena COVID-19 bertambah
Kamis, 03 Desember 2020 - 17:45 WIB
Jumlah guru SMP 3 Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang meninggal dunia akibat terpapar penyaki...
Komite sekolah-orang tua murid di Penajam izinkan belajar tatap muka
Kamis, 03 Desember 2020 - 08:30 WIB
Sejumlah komite sekolah dan orang tua murid memberikan izin agar sekolah dibuka kembali atau melakuk...
Bupati Nagan Raya ajak siswa patuhi protokol kesehatan
Kamis, 03 Desember 2020 - 06:45 WIB
Bupati Nagan Raya Provinsi Aceh HM Jamin Idham mengajak kepada seluruh pelajar dan siswa di daerahny...
FTHMI Subang minta Pemda bantu tambahan honor
Rabu, 02 Desember 2020 - 23:12 WIB
Sejumlah anggota Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) Kabupaten Subang, Jawa Barat mengaj...
Kemendikbud : Banyak sekolah peroleh kenaikan dana BOS pada 2021
Rabu, 02 Desember 2020 - 16:45 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut banyak sekolah yang memeroleh kenaikan...
IAIN Palu: Dosen perlu mengabdi pada masyarakat berbasis riset
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:45 WIB
Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Dr Fatimah Saguni, m...
Dandim 0201/BS siap jadi orang tua asuh mahasiswa asal Papua
Rabu, 02 Desember 2020 - 05:55 WIB
Komandan Kodim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar mengungkapkan bahwa dirinya siap menjadi orang tua ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV