Cara lezat untuk turunkan tekanan darah tinggi
Elshinta
Jumat, 23 Oktober 2020 - 12:13 WIB |
Cara lezat untuk turunkan tekanan darah tinggi
Ilustrasi apel (Pixabay)

Elshinta.com -  Pakar kesehatan selalu menganjurkan Anda menerapkan pola makan tinggi serat dan rendah lemak serta gula dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Jika Anda menambahkan juga flavanol yang biasanya ditemukan dalam buah beri, apel, kacang-kacangan, teh, cokelat, dan makanan lainnya, Anda mungkin bisa membantu tekanan darah Anda turun, menurut sebuah penelitian dalam jurnal Scientific Reports, seperti dilansir dari Medical Daily, Jumat.

Untuk sampai pada temuan ini, para peneliti di University of Reading mempelajari diet lebih dari 25.000 orang di Norfolk, Inggris. Mereka membandingkan makanan yang dikonsumsi para partisipan dengan pengaruhnya terhadap tekanan darah mereka.

Para peneliti menemukan, ada perbedaan tekanan darah 2-4 mmHg, pada mereka yang asupan flavanolnya terendah dan tertinggi. Kondisi serupa juga ditemukan pada orang yang menjalani diet Mediterania.

Satu makalah dalam Sports Medicine mengungkapkan, flavanol kakao membantu mengatur tekanan darah pada partisipan yang mengalami obesitas selama berolahraga. Para peneliti sepakat flavanol kakao dapat membantu tekanan darah dan stres akibat olahraga.

Ingatlah untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengubah pola makan Anda secara drastis, karena menambah atau mengurangi jenis makanan tertentu dapat mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Buah-buahan termasuk salah satu sumber utama flavanol sehingga menjadi rekomendasi para pakar kesehatan. Mereka dengan diabetes tipe 2 mungkin makan buah untuk membantu mengatur tekanan darah.

Di sisi lain, asupan buah yang tinggi tidak mungkin menyebabkan efek samping. Tapi mencampurnya dengan makanan lain bisa menimbulkan masalah. Rekomendasinya, sekitar 20 porsi buah-buahan per hari atau 200 gram fruktosa sehari tidak menimbulkan efek samping apa pun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Berapa batasan jumlah santan yang boleh dikonsumsi setiap hari?
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:15 WIB
Makanan penuh santan yang lezat menjadi tradisi hidangan Lebaran di Indonesia, sebut saja rendang, g...
Lindungi diri dari pandemi lewat silaturahmi virtual
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:32 WIB
Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menghindari kerumunan saat Idul Fitri dengan cara meniada...
Ahli: Anak muda paling banyak terpapar COVID-19
Selasa, 11 Mei 2021 - 17:54 WIB
Tenaga Ahli Menteri Kesehatan bidang penanganan pandemi COVID-19 Dr Andani Eka Putra mengemukakan ya...
 BBPOM Jayapura lakukan pengawasan pangan dan takjil di Papua
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:35 WIB
Guna melindungi masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan, khusus...
Kemenkes: Penghapusan hak paten vaksin berkontribusi pada akses dunia
Senin, 10 Mei 2021 - 21:20 WIB
Juru Bicara COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan sikap Indonesia untuk men...
Lupus sulit didiagnosis tapi bisa dideteksi lewat SALURI
Senin, 10 Mei 2021 - 18:23 WIB
Lupus yang dikenal sebagai penyakit seribu wajah sehingga diagnosisnya di fasilitas kesehatan tingka...
Peserta BPJS-Kesehatan tetap dapat pelayanan saat libur lebaran
Senin, 10 Mei 2021 - 11:58 WIB
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tetap bisa memperoleh jaminan pel...
Shalat Id saat pandemi secara aman, lokasi hingga rekomendasi masker
Senin, 10 Mei 2021 - 09:46 WIB
Para pakar kesehatan membolehkan Anda menunaikan shalat Idul Fitri atau Id di luar rumah secara berj...
Dokter: Larangan mudik bertujuan untuk menekan penularan COVID-19
Minggu, 09 Mei 2021 - 21:55 WIB
Dokter spesialis paru dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dr. Wisuda Moniqa Silviyana, S...
13 juta jiwa telah menjalani vaksinasi dosis pertama
Sabtu, 08 Mei 2021 - 18:58 WIB
Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan sebanyak 13.284.422 jiwa telah menjalani v...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV