Bea Cukai Kudus musnahkan 6,5 juta batang rokok ilegal
Elshinta
Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Bea Cukai Kudus musnahkan 6,5 juta batang rokok ilegal
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Keseriusan Bea Cukai Kudus Jawa Tengah dalam memberantas peredaran rokok ilegal dibuktikan dengan pemusnahan barang bukti sebanyak 6,5 juta batang, Kamis (22/10). Pemusnahan 6,5 juta batang rokok ilegal hasil penindakan dari periode Februari hingga Juli 2020. Jenis barang yang dimusnahkan antara lain alat pemanas 15 buah, pita cukai yang diduga palsu 4.579 keping, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 6.521.294 batang, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebanyak 11.880 batang dengan perkiraan berat 11 Ton dan perkiraan nilai barang Rp 5,08 miliar Adapun potensi kerugian negara Rp 3,08 miliar yang dihitung berdasarkan nilai cukai, PPN Hasil Tembakau, dan Pajak Rokok yang seharusnya dibayar. Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo mengatakan pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam memerangi peredaran rokok ilegal.

Tidak hanya penindakan upaya mengatasi peredaran rokok ilegal juga dilakukan dengan membina industri kecil menengah serta mengoptimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Sehingga dikembangkan KIHT dimana merupakan kawasan tempat pemusatan kegiatan industri Hasil Tembakau (HT) yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, serta fasilitas penunjang industri HT yang disediakan, dikembangkan, dan dikelola oleh Pengusaha KIHT. "Dengan adanya KIHT dengan sasaran untuk menampung para Pengusaha Pabrik dengan skala industri kecil dan menengah, khususnya yang memiliki kendala terkait syarat minimal luasan pabrik yang sebelumnya diatur dalam PMK-200/PMK.04/2008 yakni 200m2. Disamping itu, terdapat kemudahan untuk melakukan kerjasama pelintingan dan memperoleh penundaan pembayaran cukai hingga 90 hari. 

Pemkab Kudus menjadi instansi Pemerintah Daerah pertama di Indonesia yang menggunakan DBH CHT untuk membangun Lingkungan Industri Kecil (LIK) Industri Hasil Tembakau (HT) Kudus pada tahun 2009 dengan total biaya 28 milyar Rupiah. LIK IHT Kudus inilah yang kemudian direvitalisasi dan menjadi cikal bakal lahirnya KIHT Kudus yang  diresmikan pada Kamis, 22 Oktober 2020, oleh Pit. Bupati Kudus dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai berbarengan dengan pemusnahan rokok ilegal. 

Dalam acara peresmian tersebut seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, juga menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sehingga diselenggarakan secara daring, serta dihadiri oleh beberapa gubernur, para pimpinan instansi penegak hukum, para bupati/walikota se-Jawa Tengah dan beberapa daerah lainnya, para pimpinan Bea Cukai baik di pusat maupun daerah, para pimpinan instansi Kemenkeu, dan pimpinan Perusahaan Rokok, khususnya yang berusaha di KIHT Kudus. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cabuli anak tiri, kakek 65 tahun dilaporkan ayah kandung korban ke polisi 
Jumat, 04 Desember 2020 - 19:55 WIB
KS diamankan  polisi terkait perbuatan asusila yang ia lakukan terhadap anak tirinya sendiri yang m...
Akhir tahun 2020, Satreskoba Polres Batu amankan 13 tersangka kasus narkoba
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:22 WIB
Satreskoba Polres Batu di akhir tahun 2020 ini berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan oba...
Kemensos salurkan bantuan korban kekerasan teroris di Sigi
Jumat, 04 Desember 2020 - 10:15 WIB
Kementerian Sosial menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban kekerasan yang diduga kuat dilak...
Pengakuan Santoso cekik Adit dua kali hingga tewas 
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:02 WIB
Hanya karena merasa tersinggung dengan ucapan, Santoso (20) warga Desa  Sukowilangun, Kecamatan Kal...
Pamit ngopi, ABG Kalipare  ditemukan tewas membusuk
Selasa, 01 Desember 2020 - 15:45 WIB
Pamit ngopi, ABG Kalipare  ditemukan tewas membusuk
Polres Jakarta Utara tangkap dua pelaku spesialis pemecah kaca mobil
Senin, 30 November 2020 - 19:12 WIB
Polres Metro Jakarta Utara menangkap ML dan AJ karena diduga sebagai pelaku spesialis pencurian mobi...
Dimasa pandemi Covid-19, dua perempuan di Majalengka bisnis prostitusi online
Jumat, 27 November 2020 - 10:57 WIB
Dua perempuan di Majalengka, Jawa Barat melakukan bisnis prostitusi secara online melalui aplikasi m...
Poldasu tangkap penyebar foto Megawati gendong Jokowi
Jumat, 27 November 2020 - 10:37 WIB
Tim Subdit V Cyber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap Welly Putra warga Dusun III Nusa Indah, Kel....
Gelapkan uang nasabah Rp6 miliar, Branch Manager Bank Mega Cabang Kiai Tamin ditangkap 
Kamis, 26 November 2020 - 17:38 WIB
Branch Manager Bank Maga Cabang Kiai Tamin Kota Malang di Jalan Kiai Tamin Kota Malang, Jawa Timur ...
Antisipasi penjarahan dan pencurian saat Merapi erupsi, Polres Klaten gelar patroli di KRB 3
Rabu, 25 November 2020 - 22:55 WIB
Polres Klaten Jawa Tengah mulai memetakan daerah daerah mana saja yang dianggap rawan tindak kejahat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV