UNICEF mulai amankan ratusan juta jarum suntik untuk vaksin COVID-19
Elshinta
Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:20 WIB |
UNICEF mulai amankan ratusan juta jarum suntik untuk vaksin COVID-19
Ilustrasi - Sebuah botol kecil berlabel stiker `Vaksin` diletakkan di dekat jarum suntik medis di depan tulisan `Coronavirus COVID-19, pada 10 April 2020. (ANT/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/File Foto/pri.) - https://bit.ly/3ob27Bh

Elshinta.com - UNICEF, badan PBB yang menyediakan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak, pada Senin (19/10) mengatakan mulai mengamankan sekitar 520 juta jarum suntik menjelang peluncuran vaksin COVID-19.

Pengadaan tersebut merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk mengakumulasi 1 miliar jarum suntik sampai 2021 untuk membantu penyaluran vaksin.

"Memvaksinasi dunia melawan COVID-19 akan menjadi salah satu upaya massal terbesar dalam sejarah manusia, dan kami harus bertindak secepat vaksin dapat diproduksi," demikian Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore, melalui pernyataan.

"Supaya ke depannya berjalan cepat, maka kami harus bertindak cepat sekarang. Pada akhir tahun ini, kami akan memiliki lebih dari setengah miliar jarum suntik yang disimpan di tempat mereka dapat cepat didistribusikan dan hemat biaya," tuturnya. 

Virus corona telah mengganas di seluruh dunia sejak pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Tiongkok, pada Desember tahun lalu.

Hingga saat ini lebih dari 40 juta orang di seluruh dunia terinfeksi COVID-19 dan 1,1 juta lebih lainnya meninggal akibat penyakit tersebut, menurut data Universitas Johns Hopkins yang berbasis di AS, demikian dilansir Antara dari Anadolu. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gamelan Indonesia membahana di Plaza PBB Buenos Aires
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:55 WIB
KBRI Buenos Aires bekerja sama dengan pemerintah kota setempat mengadakan pertunjukan Gamelan in th...
RI dorong DK PBB perkuat tata kelola keamanan di negara pascakonflik
Jumat, 04 Desember 2020 - 13:00 WIB
Indonesia mendorong Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memperkuat tata kelola sektor keamanan di negara-n...
Moderna berharap 125 juta vaksin COVID tersedia pada kuartal I 2021
Jumat, 04 Desember 2020 - 09:30 WIB
Perusahaan Moderna pada Kamis (3/12) mengatakan pihaknya berharap bahwa 100-125 juta dosis vaksin ek...
Penyiksaan PMI berulang, Menlu minta MoU perlindungan diselesaikan
Kamis, 03 Desember 2020 - 16:00 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyerukan pentingnya membangun koridor migrasi aman bagi peker...
Twitter perluas aturan ujaran kebencian, masukkan soal ras dan etnis
Kamis, 03 Desember 2020 - 13:15 WIB
Twitter Inc pada Rabu memperluas kebijakannya yang melarang ujaran kebencian dengan memasukkan `baha...
Patung kepala kuda kembali ke Beijing setelah 160 tahun hilang
Kamis, 03 Desember 2020 - 12:00 WIB
Patung kepala kuda yang terbuat dari perunggu akhirnya kembali ke Museum Istana Kuno Musim Panas di ...
WHO tinjau vaksin Pfizer untuk kemungkinan daftar penggunaan darurat
Kamis, 03 Desember 2020 - 11:15 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (2/12)mengatakan telah menerima data vaksin COVID-19 dari...
Harga minyak menguat setelah Inggris setujui penggunaan vaksin
Kamis, 03 Desember 2020 - 10:00 WIB
Harga minyak menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), saat persetujuan Ing...
PBB nyatakan 2020 mungkin jadi tahun terpanas kedua
Kamis, 03 Desember 2020 - 07:00 WIB
Tahun 2020 berada dalam jalur untuk menjadi tahun terpanas kedua dalam catatan, setelah 2016, sebaga...
PBB desak semua negara untuk sebut pelaut pekerja penting
Rabu, 02 Desember 2020 - 12:30 WIB
Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang mendesak semua negara untuk menyebut pelaut dan person...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV