Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Elshinta
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Sumber foto: Wiwik Endarwati/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten melaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Rasa Anarkis, Senin (19/10). Kegiatan digelar di Monumen Juang 45 Klaten dan dihadiri oleh Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu, Pj Bupati Klaten Sujarwanto Dwi Atmoko Msi, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, Kajati Klaten Edi Utama, Kepala PN Hj Hera Kartiningsih, Ketua MUI Klaten, Ketua FKUB KH Syamsuddin Asrofi, BEM universitas se-Kab. Klaten, organisasi serikat buruh, ormas kepemudaan dan ormas agama.

Dalam sambutannya Kapolres Klaten, Jawa Tengah menyampaikan bahwa masyarakat memang memiliki hak menyampaikan pendapat di muka umum sesuai UU no 9 tahun 1998. Namun dirinya mengingatkan bahwa dalam kegiatannya harus tetap menghormati hak orang lain.

"Tidak dibenarkan apabila dalam menyampaikan pendapat atau unjuk rasa dilakukan dengan melanggar hak asasi manusia apalagi merusak fasilitas umum milik negara" ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati.

Lebih lanjut Kapolres meminta kepada segenap elemen masyarakat Klaten untuk menyatukan visi misi dan tujuan untuk menolak unjuk rasa anarkis. Semua bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan memelihara nilai-nilai peradaban manusia khususnya budaya luhur bangsa Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi rasa persaudaraan.

Usai sambutan Kapolres, acara kemudian dilanjutkan dengan deklarasi yang dipimpin oleh ketua DPRD Kab. Klaten dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. 

Sementara itu Pj Bupati Klaten kepada awak media menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh pemimpin di Kabupaten Klaten baik pemimpin formal maupun informal di monumen juang 45 ini dalam rangka deklarasi menolak unjuk rasa yang anarkis. Dirinya juga menyampaikan bahwa suara masyarakat sudah pasti menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil keputusan. 

"Dalam deklarasi ini dipimpin oleh ketua DPRD Klaten. Artinya apa, bahwa sebagai inspirator masyarakat, instrumen politik yang menyuarakan dan menampung suara masyarakat, (beliau) mengajak bersama untuk mendeklarasikan itu. Maka sudah seyogianya mari kita gunakan saluran aspirasi dengan baik tanpa harus anarkis" pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 12:24 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
 Tuntut keadilan, 13 nelayan Patimban aksi jalan kaki ke Jakarta
Kamis, 19 November 2020 - 18:40 WIB
Sebanyak 13 orang nelayan Désa Patimban, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat melakukan aksi jalan kaki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV