Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Elshinta
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Sumber foto: Teddy Widara/elshinta.com.

Elshinta.com - Deklarasi Subang Cinta Damai yang diselenggarakan di Aula Pemda banyak dipertanyakan karena tidak mengundang organisasi buruh.

Menurut Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat) acara ini merupakan inisiatif dari kepolisian. "Untuk diacara ini `kan memang ini inisiatif terkait siapa yang diundang itu ada di pihak kepolisian. Saya hanya mensupport saja apapun alasannya tujuannya ialah untuk mewujudkan kedamaian di Kabupaten Subang," ujarnya kepada Kontributor Elshinta Teddy Widara, usai acara Déklarasi Subang Damai, Senin (19/10).

Senada dikatakan Kapolres Subang, AKBP Aries Kurniawan menyebutkan bahwa untuk organisasi buruh ada pertemuan atau silaturahmi tersendiri. "Untuk organisasi buruh nanti ada acara silaturahmi khusus," jawabnya singkat.

Kang Jimat mengapresiasi pihak-pihak yang telah menciptakan kondusifitas. Karena menurut dia negara menjamin dalam menyatakan pendapat di muka umum, tetapi tetap harus menghormati hukum serta menjaga ketertiban. "Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada para buruh terkait penyampaian pendapat tentang pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja dan unjuk rasa yang dilakukan dengan secara tertib dan kondusif.

"Kepada teman-teman buruh saya sangat mengapresiasi upaya penyampaian pendapat tentang UU Cipta Kerja baik pengurus serikat di masing-masing perusahaan juga kepada karyawan yang mampu menciptakan kondisi tanpa kerusuhan. Teman-teman terima kasih. Terima kasih," tuturnya.

Hal itu telah dibuktikan semua pihak dengan menjalin keamanan dan ketertiban di Kabupaten Subang yang sedang memasuki Indonesia industrialisasi. "Oleh karena itu perlu menciptakan situasi yang kondusif sudah saatnya Kabupaten Subang di masa pandemi ini sebagai tantangan supaya lebih maju dan jangan pernah menyerah jika ada kesulitan," tambahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 12:24 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
 Tuntut keadilan, 13 nelayan Patimban aksi jalan kaki ke Jakarta
Kamis, 19 November 2020 - 18:40 WIB
Sebanyak 13 orang nelayan Désa Patimban, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat melakukan aksi jalan kaki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV