Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Elshinta
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Wartawan yang tergabung dalam berbagai lembaga seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI melakukan aksi demo di depan taman Tugu Kota Malang, Jawa Timur. Para jurnalis melakukan demo dengan membawa selebaran berisi tulisan “Stop Kekerasan pada Jurnalis”; “Nulis Kritis Malah Kena Bogem“; “Ingat UU Pers Main Sikat Keer“.

Yang menarik pada demo tersebut kalau biasanya dilakukan dengan pengeras suara namun para kuli tinta justru memakai boneka atau manekin dengan memakai kaos bertuliskan jurnalis lengkap dengan ID Card dan memakai masker.

“Kita bersama organisasi profesi yang ada di Kota Malang menggelar aksi keprihatinan terkait masih adanya kekerasan pada jurnalis pasca aksi demo UU Cipta Kerja 8 Oktober di Balai Kota dan DPRD belum lagi kejadian di luar kota Malang,” kata Ketua PWI Malang raya, Ariful Huda pada Kontributor Elshinta, El-Aris.

Ditambahkan Arif, mestinya pihak kepolisian memahami UU Pers saat melakukan tugas jurnalistik. “Hal ini sangat penting agar memahami cara-cara pengamanan pada jurnalis tidak seperti kasus kejadian 8 Oktober kemarin  yang sangat kita sayangkan,” jelasnya. 

Aksi demo jurnalis Malang raya ini mendapat pengamanan dari kepolisian Polresta Malang kota.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 12:24 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
 Tuntut keadilan, 13 nelayan Patimban aksi jalan kaki ke Jakarta
Kamis, 19 November 2020 - 18:40 WIB
Sebanyak 13 orang nelayan Désa Patimban, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat melakukan aksi jalan kaki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV