Rupiah diprediksi stagnan hari ini
Elshinta
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:34 WIB |
Rupiah diprediksi stagnan hari ini
Ilustrasi. Foto: elshinta.com

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (15/10), diprediksi bergerak datar seiring potensi tertundanya kesepakatan atas stimulus lanjutan di Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 09.43 WIB, rupiah bergerak stagnan di level Rp14.718 per dolar AS atau sama dengan penutupan hari sebelumnya.

"Isu stimulus AS mungkin memberikan tekanan untuk rupiah setelah Menteri Keuangan AS memberikan penegasan bahwa kesepakatan stimulus bakal terjadi setelah pemilu presiden karena banyak perbedaan yang belum disepakati," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Selain itu, lanjut Ariston, pasar juga mewaspadai rencana demo buruh yang akan berlangsung selama sepekan ke depan

"Tapi di sisi lain aksi net buy asing di pasar saham Indonesia bisa membantu penguatan rupiah terhadap dolar AS," ujar Ariston, dikutip Antara.

Ia menuturkan melihat faktor-faktor di atas, rupiah mungkin masih akan bergerak datar (sideway) di kisaran yang sama dengan Rabu (14/10) kemarin.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Rabu (14/10) lalu, rupiah ditutup menguat 7 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.718 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.725 per dolar AS. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah ditutup menguat seiring positifnya mata uang regional
Kamis, 26 November 2020 - 19:10 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat s...
Yogyakarta segera salurkan BST tahap tiga untuk 1.452 KK
Kamis, 26 November 2020 - 18:35 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta segera menyalurkan bantuan sosial tunai tahap tiga kepada 1.452 kepala ke...
PT Timah tenggelamkan 2.000 rumah ikan di laut Bangka
Kamis, 26 November 2020 - 18:25 WIB
PT Timah Tbk menenggelamkan 2.000 unit rumah ikan atau rumpon di laut Pulau Bangka, Provinsi Kepulau...
Wapres: Peluang produk halal masih ada, meski ekonomi tumbuh negatif
Kamis, 26 November 2020 - 16:15 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai peluang untuk meningkatkan produksi produk halal masih ada, khu...
Apindo: Hal terpenting dari UU Cipta Kerja adalah implementasi
Kamis, 26 November 2020 - 15:45 WIB
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan bahwa yan...
Ganjar minta pipa gas Cirebon-Semarang segera direalisasikan
Kamis, 26 November 2020 - 15:30 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar proyek pembangunan pipa transmisi gas ruas Cirebon-Semarang dap...
Di forum WEF Erick jamin kenyamanan investasi di Tanah Air
Kamis, 26 November 2020 - 12:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ada tiga program yang menjadi prioritas pemerintah dalam menang...
Rupiah menguat seiring bertambahnya jumlah pengangguran di AS
Kamis, 26 November 2020 - 10:30 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat ...
Banyumas segera sosialisasikan kenaikan UMK 2021
Kamis, 26 November 2020 - 09:55 WIB
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tenga...
KPU Sukoharjo mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada
Rabu, 25 November 2020 - 23:46 WIB
KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai melakukan sortir dan lipat surat suara Pilkada 2020. Seba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV