Menristek: Belum ada metodologi prediksi waktu gempabumi
Elshinta
Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:26 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Menristek: Belum ada metodologi prediksi waktu gempabumi
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menritek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: https://bit.ly/2HLQIax

Elshinta.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menritek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan, riset kebencanaan bukan dimaksudkan membuat ketakutan di kalangan masyarakat. Tapi dengan mengetahui ancaman dan potensi, protokol kebencanaan harus ditingkatkan guna meminimalkan risiko. Apalagi Indonesia berada di cincin api (ring of fire) yang rawan gempa bumi, tsunami, bahkan bencana hidrometeorologi.

Masyarakat harus lebih memahami lokasi yang ditinggalinya, apakah terdapat ancaman bencana tertentu. 

“Riset tersebut harus membuat kita lebih waspada dan antisipatif terhadap potensi tersebut,” kata Menteri Bambang dalam acara pertemuan virtual untuk membahas khusus risiko tsunami di Selatan Jawa, Rabu (30/9/2020).

Menteri Bambang menegaskan, sampai saat ini belum ada metodologi yang bisa memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi. Untuk itu, mitigasi terhadap dampak bencana perlu terus diperkuat.

Untuk memperkuat mitigasi, para ahli pun melakukan riset, dan kajian yang mendalam potensi bencana, seperti yang baru saja dipublikasikan oleh tim peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan sejumlah institut terkait gempa megathrust diikuti tsunami maksimal setinggi  20 meter di Selatan Jawa.

“Oleh karena itu, riset kebencanaan menjadi salah satu focus  Kemenristek/BRIN. Salah satunya riset sesar gempa yang aktif di Pulau Jawa bagian barat, tengah dan timur. Penelitian kebencanaan di luar Pulau Jawa juga perlu diperhatikan,” paparnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi InfoPublik.

Disebutkan, sebagai mitigasi, teknologi sistem peringatan dini tsunami sudah dilakukan  oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan menghasilkan buoy dan system kabel bawah laut.

“Penduduk yang terekspos  bencana juga perlu lebih berhati-hati. Pembangunan di daerah rawan bencna juga perlu dibangun lebih hati-hati,” ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UI kembangkan alat bantu pernafasan HFNC untuk pasien COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:42 WIB
Tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ...
Menparekraf-Menkominfo koordinasi kembangkan infrastruktur TIK
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:10 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Video pendek bantu perkuat bisnis di era digital
Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:35 WIB
Pandemi virus corona mengubah kebiasaan orang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, begitu pula d...
Presiden teken aturan pengadaan teknologi lewat proyek putar kunci
Rabu, 30 Desember 2020 - 19:34 WIB
Presiden RI Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2020 yang mengatur pengada...
Serangan siber terburuk AS masuk via vendor Microsoft
Senin, 28 Desember 2020 - 08:45 WIB
Para peretas Rusia yang dicurigai berada di balik serangan dunia maya AS terburuk dalam beberapa tah...
Wapres Ma`ruf Amin: ASN harus kuasai literasi digital
Kamis, 17 Desember 2020 - 14:43 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas d...
Akses 5G diprediksi jangkau 1 miliar orang di dunia pada akhir 2020
Selasa, 08 Desember 2020 - 19:05 WIB
Perusahaan teknologi Ericsson memperkirakan bahwa pada akhir 2020, lebih dari 1 miliar orang atau 15...
Menristek: Riset dan inovasi kurangi ketergantungan impor
Senin, 07 Desember 2020 - 19:35 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menginginkan agar riset dan inovasi ...
Misi antariksa Hayabusa2 pembawa asteroid mendarat di Australia
Minggu, 06 Desember 2020 - 13:20 WIB
Sebuah pesawat luar angkasa Jepang yang membawa sampel asteroid besar pertama telah menyelesaikan mi...
Bank DKI dukung layanan digital Petrokimia Gresik
Jumat, 27 November 2020 - 16:37 WIB
Tingkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pemanfaatan layanan digital, Bank DKI dan Petrokimia Gresik ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV