MemoRI 03 Oktober
3 Oktober 1965, Jasad korban gerakan G30S/PKI ditemukan
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
3 Oktober 1965, Jasad korban gerakan G30S/PKI ditemukan
Sumber foto: https://bit.ly/36itJxY/elshinta.com.

Elshinta.com - Peristiwa Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan sebutan G30S/PKI menjadi catatan kelam bangsa Indonesia. Enam jenderal dan satu perwira pertama TNI Angkatan Darat tewas mengenaskan dan jasad mereka ditanam dalam satu sumur. 

Ketujuh jenazah anggota TNI AD tersebut ditemukan di Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada 3 Oktober 1965. 

Penemuan jenazah ketujuh anggota TNI AD pada 3 Oktober 1965 tersebut tidak lepas dari peran Sukitman, seorang polisi yang pada 1 Oktober 1965 dipaksa dan dibawa ke Lubang Buaya oleh komplotan Gerakan 30 September saat tengah berpatroli di Jl Iskandarsyah. Sukitman berhasil meloloskan diri dari Lubang Buaya.

Jasad jenazah tujuh anggota TNI AD sendiri berhasil diangkat pada 4 Oktober dan kemudian divisum dan diautopsi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta. Tanggal 4 sore, jenazah dibawa ke Markas Besar AD untuk disemayamkan semalam, dan akhirnya dimakamkan dengan upacara kenegaraan 5 Oktober, tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun Angkatan Bersenjata Republik Inndonesia.

Penemuan jasad jenazah korban peristiwa G30S/PKI sendiri memang tidak lepas dari lokasi tempat penemuan yakni Lubang Buaya. Menurut cerita turun-temurun warga setempat, kampung di daerah itu terbentuk ketika banyak masyarakat asal Cirebon yang berdiam di sana.

Dulu di daerah ini, banyak warga tinggal di pinggir-pinggir sungai. Saat sungai itu banjir, mereka memakai getek (rakit). Saat perahu didayung, ada perahu yang tidak bisa bergerak. Setelah air surut, ternyata dayung di perahu itu dimakan oleh buaya lapar. Sejak saat itulah ada semacam peringatan agar warga tidak pergi ke sana karena ada lubang buaya. Lama-kelamaan penduduk di sini menamakan daerahnya Lubang Buaya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
5 Desember 1957: Amarah Bung Karno dan peristiwa Sinterklas Hitam
Sabtu, 05 Desember 2020 - 06:01 WIB
Pesta Sinterklas pada 5 Desember 1957 yang harusnya meriah menjadi kelabu. Bagaimana tidak, peristiw...
4 Desember 2019, Aklamasi, Airlangga Hartarto pimpin Partai Golkar
Jumat, 04 Desember 2020 - 08:11 WIB
Rabu malam, 4 Desember 2019, Sidang Paripurna VI, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel...
3 Desember 1945: Perjuangan 21 pemuda mempertahankan Gedung Sate 
Kamis, 03 Desember 2020 - 06:01 WIB
3 Desember 1945, terjadi peristiwa memilukan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat. Sebanyak tuju...
2 Desember 2016: Aksi massa tuntut `Ahok` Basuki Tjahaja Purnama diadili 
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:16 WIB
2 Desember 2016, massa dari sejumlah daerah mendatangi kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. Mereka m...
 Pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang sakit kembali ke tanah air
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:25 WIB
Seorang Pekerja Migran lndonesia (PMI) asal Dusun Cikuning Rt 03/04 Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan...
1 Desember 2007: Bandara Polonia Medan dilalap si jago merah  
Selasa, 01 Desember 2020 - 07:10 WIB
Terminal keberangkatan domestik Bandar Udara (Bandara) Polonia Medan, Sumatera Utara, dilalap si jag...
Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek Siang Hingga Jelang Petang Ini
Senin, 30 November 2020 - 15:35 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hingga jelang petang hari ini.
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian pemuda tenggelam di Sungai Serayu
Senin, 30 November 2020 - 13:35 WIB
Tim SAR Gabungan Pagi Ini Senin (30/11) melanjutkan pencarian hari ke lima terhadap pemuda yang teng...
Buaya sepanjang empat meter masuk ke perangkap BKSDA di Aceh Singkil
Minggu, 29 November 2020 - 17:46 WIB
Buaya sepanjang empat meter masuk ke perangkap yang dipasang oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam ...
Pemkab Langkat gelar razia pekat, 13 wanita terjaring petugas gabungan
Minggu, 29 November 2020 - 14:44 WIB
Sebanyak 13 wanita terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) dari sejumlah tempat karaoke dan waru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV