Presiden: Pengobatan COVID-19 harus mengacu standar Kemenkes
Elshinta
Senin, 28 September 2020 - 16:37 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Sigit Kurniawan
Presiden: Pengobatan COVID-19 harus mengacu standar Kemenkes
Suasana ratas mengenai Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui konferensi video, Senin (29/8) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/3kXAqcH

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa upaya pengobatan COVID-19 harus mengacu pada standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Ini penting sekali, sehingga kita harapkan nanti angka kematian akan semakin menurun, kemudian angka kesembuhan akan semakin lebih baik lagi,” kata Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video mengenai Laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Komite PCPEN), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9) pagi.

Disampaikan oleh Kepala Negara, berdasarkan laporan yang diterima, tingkat kesembuhan COVID-19 di Indonesia adalah 73,76 persen, sedikit lebih rendah dari tingkat kesembuhan dunia, yaitu 73,85 persen. Sementara data kematian per 27 September adalah 3,77 persen, mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang mencapai 4,33 persen.

“Rata-rata kasus aktif di Indonesia itu 22,46 persen, sedikit lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 23,13 persen. Saya kira ini baik untuk terus diperbaiki lagi,” kata Presiden mengingatkan jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan Komite PCPEN untuk menerapkan strategi intervensi berbasis lokal dalam menangani penyebaran COVID-19.

“Perlu saya sampaikan sekali lagi kepada Komite (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, red) bahwa intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan kepada provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Ditambahkan Kepala Negara, pembatasan berskala mikro, baik di tingkat desa, kampung, RW, RT, kantor, atau pondok pesantren akan lebih efektif.

“Mini lockdown yang berulang itu akan lebih efektif. Jangan sampai kita generalisir satu kota atau satu kabupaten, apalagi satu provinsi, ini akan merugikan banyak orang,” ujar Presiden.

Terkait rencana vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat, Presiden memerintahkan agar hal tersebut direncanakan secara detail sejak awal.

“Saya minta dalam dua minggu ini sudah ada perencanaan yang detail kapan dimulai, lokasinya di mana, siapa yang melakukan, siapa yang yang divaksin pertama, semuanya harus terencana dengan baik, sehingga saat vaksin ada itu tinggal langsung implementasi pelaksanaan di lapangan,” pungkas Presiden. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah perhatikan aspirasi mahasiswa soal UU Cipta Kerja 
Senin, 26 Oktober 2020 - 21:35 WIB
Pemerintah memperhatikan seluruh aspirasi masyarakat dalam hal Undang Undang Cipta Kerja. Termasuk m...
Daop Surabaya minta calon penumpang lakukan tes cepat H-1
Senin, 26 Oktober 2020 - 21:17 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya meminta seluruh calon penumpang KA jarak menengah/ jau...
544 pekerja terdampak pandemi di Kota Magelang terserap padat karya
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:59 WIB
Sebanyak 544 pekerja di Kota Magelang, Jawa Tengah yang terdampak pandemi COVID-19 terserap dalam pr...
Mendes PDTT: Sisa dana desa untuk PKTD akan serap jutaan tenaga kerja
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:34 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meng...
Batam siapkan lokasi isolasi pasien COVID-19 berkapasitas 1.300 orang
Senin, 26 Oktober 2020 - 19:33 WIB
Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan tiga lokasi isolasi pasien C...
20.936 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:48 WIB
Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, mencatat jumlah pasien COVID-19 yang semb...
Kemenaker pastikan jika data valid bantuan subsidi upah disalurkan
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:33 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan memastikan jika data pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) valid m...
Libur panjang, Polda Metro siapkan skenario pengaturan lalin
Senin, 26 Oktober 2020 - 17:13 WIB
Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skenario pengaturan arus lalu lintas di sejumlah jalur, guna me...
Alat deteksi COVID-19 UGM memasuki tahap uji diagnostik
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:54 WIB
Alat deteksi COVID-19 melalui embusan napas yang dikembangkan tim peneliti Universitas Gadjah Mada (...
Presiden: Vaksin COVID-19 harus lewati uji klinis yang benar
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:39 WIB
Presiden Joko Widodo mengharap vaksin COVID-19 yang akan disuntikkan ke masyarakat harus melalui uji...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV