16 orang tewas akibat meluapnya karbon monoksida di pertambangan Tiongkok
Elshinta
Senin, 28 September 2020 - 11:27 WIB |
16 orang tewas akibat meluapnya karbon monoksida di pertambangan Tiongkok
Area pertambangan Bayan Obo di Inner Mongolia, Tiongkok. Foto: Antara

Elshinta.com - Sedikitnya 16 orang tewas akibat meluapnya karbon monoksida di tambang batu bara di Kota Chongqing, Tiongkok.

Peristiwa tersebut terjadi di tambang batu bara Songzhao, milik perusahaan energi di Distrik Qijiang, Minggu (27/9), demikian pernyataan pemerintah setempat, Senin (28/9).

Terbakarnya tali konfeyor di lokasi tambang tersebut menimbulkan karbon monoksida melebihi batas level keamanan.

Sebanyak 17 orang terjebak di area pertambangan, 16 di antaranya dipastikan meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Media resmi Tiongkok melaporkan bahwa aparat keamanan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan atas penyebab insiden tersebut.

Sementara beberapa personel SAR dan petugas pemadam kebakaran mengevakuasi para korban, demikian Antara. (Anj) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pandemi virus corona tingkatkan krisis demografi Jepang
Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:16 WIB
 Jatuhnya angka kehamilan dan pernikahan di Jepang selama pandemi virus corona cenderung meningkatk...
Malaysia laporkan 1.240 kasus COVID-19 dengan tujuh kematian
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:19 WIB
ementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan pada Senin hingga pukul 12.30 waktu setempat bahwa te...
Vaksin COVID-19 buatan Oxford ciptakan respons imun pada lansia
Senin, 26 Oktober 2020 - 19:48 WIB
 Calon vaksin COVID-19 buatan Universitas Oxford dan AstraZeneca Plc mampu memproduksi kekebalan t...
Google kucurkan  Rp11,7 miliar berantas hoaks di Indonesia
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:18 WIB
Google melalui lembaga filantropis Google.org mengumumkan hibah 800.000 dolar AS atau sekitar Rp11,7...
WHO tangkal informasi menyesatkan COVID-19 lewat Wikipedia
Senin, 26 Oktober 2020 - 14:31 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berupaya menangkal informasi menyesatkan tentang COVID-19 lewat Wik...
552 pekerja migran ilegal dipulangkan dari Malaysia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:19 WIB
Sebanyak 552 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dipulangkan dengan menggunakan pesawat carter dar...
137 OTG teridentifikasi positif COVID-19 di Xinjiang
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:31 WIB
Sedikitnya 137 orang tanpa gejala teridentifikasi positif COVID-19 di Daerah Otonomi Xinjiang pada M...
Bom bunuh diri di pusat pendidikan Kabul tewaskan 24 orang
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:47 WIB
ebuah bom bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan 24 orang ...
Infeksi corona meningkat, Jerman ingatkan lagi agar hindari kontak
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:23 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel pada Sabtu mengingatkan kembali masyarakat Jerman agar membatasi konta...
Lembaga Brazil impor vaksin COVID-19 China yang ditolak Bolsonaro
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:48 WIB
Badan pengawas kesehatan Brazil, Anvisa, pada Jumat (23/10) mengizinkan lembaga biomedis Butantan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV