Ditanya kasus penipuan RO, Jampidum bungkam
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 18:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ditanya kasus penipuan RO, Jampidum bungkam
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/s24Ba

Elshinta.com - Kasus penipuan RO sudah dinyatakan lengkap (P21), bahkan sudah diikuti pelimpahan tahap II. Namun, sampai kini tak kunjung diajukan ke pengadilan.

Terakhir, dikhabarkan telah diterbitkan SKP 3 (Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan)?

Jaksa Agung Muda Pidana Umun (Jampidum), Fadil Zumhana yang dikonfirmasi hal ini saat ditemui Jumat (25/9) petang di Kejaksaan Agung bungkam dan malah menghindar. "Saya lagi pusing. Tadi habis ngajar (secara virtual)," kata Fadil,  Eks. Direktur Penyidikan pada Jampidsus memberi alasan, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

"Besok, besok," alasannya semberi buru-buru memasuki kendaraan Dinas Jampidum tanpa menanggapi sama sekali pertanyaan soal kasus RO. 

Fadil, yang terakkhir menjawab Deputi Hukum dan HAM pada Kemenko Polhukam lalu membuka jendela pintu mobil dinas dan melambaikan tangan (permisi mau pulang).  Namun, tak sepotong katapun keluar dari bibirnya. Mobil yang membawanya meluncur meninggalkan kantor Jampidum. 

Kasus dugaan penipuan, dengan tersangka RO ini sudah dinyatakan lengkap (P 21), 6 Agustus 2020. Sepekan kemudian, 12 Agustus diikuti pelimpahan tahap II, berupa penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polres 50 Kota ke Kacabjari Suliki,  Payakumbuh, Sumbar.

Kesimpang-siuran terjadi. Ada yang mengatakan berkas perkara segera dilimpahkan ke pengadilan setempat. Sebaliknya, perkara telah dihentikan penuntutan. Penerbitan SKP 3, alasan,  sudah ada perdamaian, meski dalam perjalananan tidak ada titik temu.

Pimpinan Kejati (Kejaksaan Tinggi) Sumbar dan Jajarannya dipanggil untuk menghadap atasan, Jumat (18/9). Kabar terakhir, tengah menunggu arahan dari Jaksa Agung. 

Dari berbagai informasi yang dihimpun, kasus RO terkait dengan dugaan penipuan sebesar Rp1,7 miliar kepada Zamhar. Namun, diduga pinjaman tersebut tak pernah dikembalikan. 

Pinjaman itu diduga guna membiayai kampanye RO dalam Pileg 2019, di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar. Jamimannya, satu unit hunian Apartemen mewah dan satu unit mobil. 

Zamhar melaporkan ke  Polsek Suliki, dengan nomor Laporan LP/K/67/9/2019/sektorsuliki tanggal 22 Oktober 2019. Reska ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 29 Januari 2020 dengan surat ketetapan S.Tap//05/I/res .1.11/2020. 

Pengacara Reska mengajukan praperadilan yang dijadwalkan sidang tanggal 18-19 Februari  2020 dengan nomor perkara 01/PID.PRA/2020/PN-TJP Praperadilan Reska ditolak 2 Februari 2020 keputusan nomor: 1/pid.pra/2020/PN-Tjp. 

Reska diperiksa sebagai tersangka 5 Maret 2020. Polres 50 Kota menyatakan berkas perkara Reska dalam status dilengkapi (P-19), Maret. Berkas P-19 kedua dikirim, 29 April 2020.

Dalam perjalanannya, proses penanganan kasus mengalami pelambatan. Proses yang harusnya cepat menjadi lama. Akhirnya, pengacara Zamhar melayangkan surat permohonan perlindungan hukum ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar. Tembusan ke Presiden, Komisi III dan VII DPR,  Kejagung,  Komisi Ombudsman Nasional dak Kacabjari Suliki. Dugaan karena perkara jalan di tempat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petugas Lapas Tungkal gagalkan penyelundupan sabu-sabu dalam pempek
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:39 WIB
Zulkifli (24) seorang pemuda Sungai Saren, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi ditangkap petugas la...
Tidak ada razia selama Operasi Zebra Jaya 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 - 09:55 WIB
Polda Metro Jaya tidak melakukan razia di suatu lokasi tertentu (stasioner) selama Operasi Zebra Jay...
Dirut BEI Inarno Djajadi  berharap tata kelola makin terjaga
Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:31 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi berharap tata kelola di pasar modal ke d...
Jrx SID jelaskan arti postingannya sebut \
Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:01 WIB
Terdakwa atas dugaan kasus ujaran kebencian dan dugaan pencemaran nama baik IDI, Jrx, menjelaskan ma...
Vanessa Angel minta tak dipisahkan dengan anak saat jalani hukuman
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:04 WIB
 Terdakwa kasus kepemilikan psikotropika Vanessa Angel meminta kepada majelis hakim untuk tidak mem...
Dua mantan anggota DPRD Kota Bandung divonis 5 dan 6 tahun penjara
Senin, 26 Oktober 2020 - 15:01 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis kepada dua mantan anggota DPRD Kota Bandun...
Operasi Zebra Jaya sasar 5 jenis pelanggaran 
Senin, 26 Oktober 2020 - 13:26 WIB
Operasi Zebra Jaya 2020 resmi digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai hari ini hingga...
150 aparat gabungan Jakarta Timur gelar Operasi Zebra di tiga titik
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Sebanyak 150 personel gabungan Jakarta Timur menggelar Operasi Zebra 2020 di tiga titik tersebar di ...
 Rawan korupsi, KPK monitor Pilkada di NTB
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:25 WIB
Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi dari 26 daerah yang pernah terjadi tindak pi...
Polres Cianjur proses hukum pendaki berfoto bugil
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:12 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, akan memproses secara hukum pelaku foto bugil di kawasan Alun-Alun Surya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV