Pengusaha pasrah PSBB total di Jakarta diperpanjang
Elshinta
Sabtu, 26 September 2020 - 19:29 WIB |
Pengusaha pasrah PSBB total di Jakarta diperpanjang
Sumber foto: https://s.id/s1tNo

Elshinta.com - Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengakui pengusaha pasrah dan akan tetap mendukung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di Jakarta yang diperpanjang hingga 11 Oktober 2020.

"Bagi dunia usaha tidak ada pilihan juga bahwa kami harus menerima dan melaksanakan aturan main PSBB sekalipun membatasi ruang gerak operasional usaha kami," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (26/9).

Sarman menuturkan perpanjangan PSBB total sudah pasti semakin memberatkan pengusaha mulai transaksi yang minim, omzet yang turun hingga 80 persen, arus kas (cashflow) semakin tertekan serta biaya operasional yang akan semakin membebani pengusaha.

Namun, risiko-risiko tersebut harus dihadapi dan ditanggung bersama. Ia berharap penerapan PSBB kali ini jadi pembatasan terakhir agar ada kepastian bagi dunia usaha. Ia berharap, semakin cepat mengendalikan dan menekan penularan COVID-19,  akan semakin cepat pula upaya pemulihan ekonomi.

"Karena jika pandemi COVID-19 ini semakin berkepanjangan maka masalah yang akan timbul akan semakin besar seperti angka PHK yang semakin bertambah,semakin banyaknya UMKM yang akan tutup, angka kemiskinan bertambah dan munculnya berbagai masalah sosial," katanya.

Sarman yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta itu menambahkan dunia usaha kini lebih mengkhawatirkan pandemi yang berkepanjangan ketimbang resesi. "Bagi kami pengusaha tidak khawatir dengan resesi, yang kami khawatirkan jika pandemi ini berkepanjangan. Kita menyadari bahwa fundamental ekonomi kita masih kuat, jika pandemi ini segera kita akhiri maka dengan normalnya kembali berbagai aktivitas ekonomi dan bisnis maka kita akan cepat keluar dari resesi," terangnya, dikutip Antara.

Dengan demikian, kunci utama masalah ekonomi di tengah pandemi yakni bagaimana semua pihak berperan serta mematikan penyebaran COVID-19 dengan konsisten melaksanakan protokol kesehatan.

Sarman berharap pemerintah dapat memperketat pengawasan, penindakan secara tegas serta sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan selama PSBB jilid II sehingga efektivitas kebijakan untuk menekan penyebaran COVID-19 dapat dirasakan. "Tidak ada lagi toleransi dan dispensasi ini pertaruhan akan masa depan ekonomi dan keselamatan semua,tindakan tegas kepada setiap orang yang melanggar protokol kesehatan menjadi sesuatu yang harus diterapkan secara tegas dan konsisten," pungkasnya. (Ank) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nelayan Lebak selatan panen udang lobster raup keuntungan
Minggu, 29 November 2020 - 13:10 WIB
Nelayan Lebak Selatan Provinsi Banten sejak sepekan terakhir ini panen udang lobster sehingga meraup...
Asosiasi: UU Cipta Kerja gairahkan industri e-commerce Indonesia
Minggu, 29 November 2020 - 12:55 WIB
Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) menilai UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menggairahka...
Bumi Alumni ajak pelaku UMKM bangun jejaring pasar di Jepang
Sabtu, 28 November 2020 - 23:03 WIB
Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) yang merupakan wadah mandiri alumni UNPAD mengadakan pertemuan secara ...
Penyiksaan WNI kembali terjadi, Kemlu RI panggil dubes Malaysia
Sabtu, 28 November 2020 - 18:22 WIB
Kementerian Luar Negeri RI memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar pada Ju...
Kiara ingin Menteri KKP baru berani cabut aturan ekspor benih lobster
Sabtu, 28 November 2020 - 14:38 WIB
Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati menginginkan agar siapa pun ya...
Tingkatkan perekonomian masyarakat perbatasan, Satgas Yonif 125 berikan bantuan jaring ikan
Sabtu, 28 November 2020 - 10:55 WIB
Sebagai wujud kepedulian dan upaya meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah perbatas...
Astra Tol Cipali tingkatkan fasilitas jelang libur Natal dan Tahun Baru
Sabtu, 28 November 2020 - 10:24 WIB
Memasuki Libur Nataru 2020, Astra Tol Cipali memprediksi volume lalu lintas yang melintasi Gerbang T...
Bank DKI ajak warga Rusun DKI Jakarta kembangkan usaha hidroponik
Sabtu, 28 November 2020 - 09:26 WIB
Ajak masyarakat DKI Jakarta kembangkan usaha hidroponik, Bank DKI bersama warga Rusun Pondok Bambu, ...
 26 negara hadiri World Zakat Forum 2020
Sabtu, 28 November 2020 - 09:11 WIB
Sebanyak 1.282 pegiat zakat dari organisasi pengelola zakat di 26 negara menjadi peserta dalam Konfe...
Ekonomi Kota Malang belum menggeliat 
Jumat, 27 November 2020 - 16:54 WIB
Laju Inflasi di Kota Malang kurang menggairahkan jelang Natal dan Tahun Baru 2021.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV