Cari pakan alternatif, KKP dorong produksi magot dan pakan buatan secara mandiri
Elshinta
Kamis, 24 September 2020 - 19:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Cari pakan alternatif, KKP dorong produksi magot dan pakan buatan secara mandiri
Sumber foto: https://bit.ly/2RQOPv3/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tegal bekerja sama dengan Komisi IV DPR telah menyelenggarakan pelatihan budidaya magot bagi masyarakat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada 21-22 September 2020.

Pelatihan diikuti 100 peserta yang mayoritas merupakan pembudidaya ikan lele dan nila setempat.

Pada saat yang bersamaan, BP3 Ambon turut menyelenggarakan pelatihan membuat pakan ikan buatan bagi masyarakat dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Sebanyak 298 peserta mengikuti pelatihan ini sebagai upaya untuk menekan biaya produksi budidaya ikan di masyarakat melalui inovasi magot dan pakan buatan. 

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Sjarief Widjaja mengatakan, hal ini menjadi langkah dalam mengatasi tingginya harga pakan pabrikan yang masih menjadi salah satu persoalan dalam budidaya perikanan. 

"Pakan memiliki kontribusi biaya operasional paling besar pada produksi budidaya ikan yakni sekitar 60 persen sampai 70 persen. Untuk itu, KKP terus berupaya mencari pakan alternatif sehingga masyarakat bisa membuat pakan mandiri dari bahan baku yang tersedia di sekitarnya. Dari situ nanti biaya produksi budidaya bisa ditekan," ucap Sjarief dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (23/9).   

Sjarief menjelaskan magot merupakan larva dari lalat buah atau sayur yang disebut sebagai black soldier fly (BSF).

Magot dapat diternakan dengan mudah menggunakan sisa-sisa limbah organik (rumah tangga) seperti buah, sayur, dan sisa-sisa makanan sebagai medianya.

"Kita bisa kumpulkan sisa-sisa limbah organik, kemudian potong dan uraikan. Lalu, siapkan telur-telur magot di situ dan dia akan tumbuh berkembang. Setiap 2 minggu kita akan panen. Sebagiannya dapat kita besarkan menjadi lalat sehingga akan berbiak terus," ungkap Sjarief mengutip pasardana.

Ia menambahkan, kandungan protein yang terdapat dalam magot pun cukup tinggi yakni sekitar 40 persen sampai 45 persen.

Hal ini menjadikannya ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kualitas warna ikan. Selain itu, magot juga dapat mempercepat pertumbuhan ikan dan kematangan gonad. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertamina MOR VIII gelontorkan Rp2 miliar dana kemitraan UMKM di Papua
Rabu, 28 Oktober 2020 - 19:15 WIB
Pertamina (Persero) MOR VIII Papua Maluku menggelontorkan dana kemitraan dengan total Rp2.600.000.00...
Pasar rakyat online Depok berdayakan ojek pangkalan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:50 WIB
Program Pasar Rakyat Online Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok Jawa Barat ...
Presiden: Ekonomi syariah miliki potensi besar untuk dikembangkan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:07 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi besar u...
Rel jalur ganda kereta api Jombang-Mojokerto beroperasi
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:56 WIB
Rel jalur ganda (double track) perlintasan kereta api dari Stasiun Kereta Api Mojokerto hingga Stasi...
Dispar Mataram peroleh Rp7,902 miliar untuk bantuan hotel dan restoran
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:45 WIB
Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendapatkan dana hibah sebesar Rp7,902 miliar un...
Wamendes PDTT Budi Arie katakan bangsa ini terancam krisis petani
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:07 WIB
Desa, Pemuda, Organik adalah tiga kata kunci yang diutarakan Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa P...
Menteri Erick siap dukung UMKM dalam infrastruktur hingga akses pasar
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:06 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir siap mendukung para pelaku UMKM dalam tiga aspek utama yakni infrastruktu...
Pemerintah kembangkan lumbung pangan kentang dan bawang di Humbang Hasundutan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:56 WIB
Presiden Jokowi didamping Mentan Syahrul Yasin Limpo,Gubernur Sumut,Edy Rahmayadi meninjau kawasan l...
Bansos Tahap III Provinsi Jabar di Subang disalurkan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 11:55 WIB
Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Tahap III Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi disalurkan un...
Unjani peduli pemulihan UMKM di masa pandemi Covid-19
Rabu, 28 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Kebijakan social distancing yang diterapkan pemerintah sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV