Harga minyak naik tipis setelah persediaan AS berkurang
Elshinta
Kamis, 24 September 2020 - 08:56 WIB |
Harga minyak naik tipis setelah persediaan AS berkurang
Ilustrasi harga minyak dunia turun. (ANT/Shutterstock) - https://bit.ly/3hPieBc

Elshinta.com - Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didukung data pemerintah Amerika Serikat (AS yang menunjukkan persediaan minyak mentah dan bahan bakar turun pekan lalu, namun kekhawatiran tentang pandemi virus corona yang sedang berlangsung membatasi kenaikan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November naik lima sen, menjadi menetap di 41,77 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November bertambah 13 sen, menjadi ditutup pada 39,93 dolar AS per barel.

Persediaan minyak mentah, bensin dan sulingan AS semuanya turun minggu lalu, data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan. Persediaan minyak mentah berkurang 1,6 juta barel, lebih rendah dari perkiraan; stok bensin turun lebih besar dari yang diperkirakan, jatuh empat juta barel; sementara stok distilat membukukan penarikan mengejutkan 3,4 juta barel.

"Kejutan besar adalah hasil penyulingan (destilat) jauh di bawah rata-rata," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

Tetapi meningkatnya infeksi COVID-19 di negara-negara termasuk India, Prancis, dan Spanyol serta pembatasan baru pada bisnis di Inggris telah memperbaharui kekhawatiran tentang permintaan, ketika lebih banyak pasokan mungkin datang dari Libya. Di Amerika Serikat, jumlah korban tewas telah melampaui 200.000.

Aktivitas bisnis AS juga turun pada September, menunjukkan hilangnya momentum dalam ekonomi saat kuartal ketiga hampir berakhir dan pandemi tetap berlangsung.

Sementara itu, ekspor minyak diesel China pada Agustus naik dua kali lipat dari level Juli menjadi 1,09 juta ton, data bea cukai menunjukkan pada Rabu (23/9), ketika para penyuling mengirimkan bahan bakar ke luar negeri meskipun margin ekspor buruk untuk mengurangi persediaan produk minyak dalam negeri yang melimpah.

Minyak telah runtuh karena pandemi menghancurkan permintaan, dengan Brent jatuh di bawah 16 dolar AS per barel, level terendah dalam 21 tahun, pada April. Sebuah rekor pemotongan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, telah membantu mengangkat kembali harga.

OPEC menghadapi tantangan baru karena Libya, anggota OPEC yang dibebaskan dari pemotongan pasokan, bertujuan meningkatkan pasokan setelah meredanya konflik di negara itu. Sebuah kapal tanker minyak diperkirakan akan memuat minyak mentah di terminal Marsa el-Hariga Libya minggu ini, yang pertama sejak Januari, demikian Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Meksiko akan bayar efek samping vaksin COVID-19
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:30 WIB
Pemerintah Meksiko akan membayar untuk menutupi semua kewajiban yang timbul jika terdapat efek sampi...
Emas menguat didorong pelemahan dolar dan spekulasi stimulus AS
Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Emas naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mencatat kenaikan untuk hari kedua be...
UNICEF mulai amankan ratusan juta jarum suntik untuk vaksin COVID-19
Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:20 WIB
UNICEF, badan PBB yang menyediakan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak, pada Senin (19/10) mengataka...
Ada nama jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi
Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:10 WIB
Nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai sebuah nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada S...
Emas menguat, rebound dari penurunan akhir pekan lalu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:50 WIB
Emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), rebound dari penurunan akhir pekan lalu...
Infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:02 WIB
Jumlah infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta pada Senin, mengalami peningkatan 55.722 kas...
Prancis akan usir 231 tersangka ekstremis usai serangan terhadap guru
Senin, 19 Oktober 2020 - 11:55 WIB
Prancis sedang bersiap untuk mengusir 231 orang asing dalam daftar pantauan pemerintah untuk dugaan ...
Bursa Asia menguat di awal pekan, didorong optimisme stimulus AS dan vaksin Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:58 WIB
Mayoritas bursa Asia dibuka menguat pada awal perdagangan pekan ini.
Armenia dan Azerbaijan saling tuduh langgar gencatan senjata
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:24 WIB
Armenia dan Azerbaijan pada Minggu saling tuduh melanggar gencatan senjata kemanusiaan yang baru dal...
Bahasa Indonesia masuk pendidikan ekstra kurikuler sekolah di Ottawa
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Bahasa Indonesia masuk dalam program pendidikan ekstra kurikuler di sebagian taman kanak-kanak (TK) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV