Produsen mobil listrik ini akan perluas jaringan di Asia dan Timur Tengah
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 10:56 WIB |
Produsen mobil listrik ini akan perluas jaringan di Asia dan Timur Tengah
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Pembuat kendaraan listrik yang berbasis di Swedia dan dimiliki oleh Geely Tiongkok, Polestar memiliki rencana besar untuk lebih aktif menambah jumlah gerai serta akan memperluas jaringan ke negara-negara baru seperti di Asia dan Timur Tengah.

Polestar sendiri dikabarkan sudah mulai memproduksi sedan Polestar 2 pada tahun ini di Tiongkok, dan akan menjual kendaraan tersebut ke Tiongkok, Eropa dan juga Amerika Serikat.

"Dalam hal perluasan pasar, perusahaan akan memperluas jaringan penjualannya dan melihat pasar baru di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah," kata Kepala Eksekutif, Thomas Ingenlath yang dikutip dari Reuters, Rabu.

Ingenlath adalah salah satu dari sedikit eksekutif internasional yang menghadiri pameran mobil di Beijing, yang dimulai pada hari Sabtu. Dia melakukan karantina wajib selama 14 hari setelah kedatangannya di Tiongkok.

Kekuatan ruang pamer menjadi hal yang sangat penting bagi pembuat kendaraan listrik (EV), saat mereka meluncurkan model baru untuk Polestar yang dirancang untuk menghadapi rival terdekatnya, seperti Tesla TSLA.O.

"Kami akan menggandakan jumlah ruang yang kami miliki saat ini pada akhir tahun. Jumlah ini akan terus berkembang pesat seiring dengan upaya kami untuk menggandakan jumlah pasar dalam 18-24 bulan ke depan," kata Ingenlath, mengacu pada "Polestar Space", nama yang diberikan untuk showroom-nya.

Saat ini, Polestar telah mengoperasikan 23 showroom secara global dan berencana untuk menambah setidaknya hingga 45 showroom pada akhir tahun ini. Polestar sendiri saat ini telah menjual mobil di sembilan negara.

"Mulai tahun depan, kami akan melihat pasar baru di sekitar Asia Pasifik dan Timur Tengah," kata Ingenlath, tanpa menyebutkan negara mana yang ditargetkan.

Dikabarkan bahwa, Polestar berencana untuk meluncurkan kendaraan sport-utility (SUV) yang akan dibuat di sebuah pabrik di China, dan memiliki arsitektur pendukung yang berbeda dari Polestar 2.

Perusahaan, yang menargetkan penjualan tahunan lebih dari 50.000 dalam dua hingga tiga tahun, pasti akan "bertahan dan tetap menjadi merek premium", kata Ingenlath.

Dia mengatakan akan memiliki produk yang lebih besar dan lebih sporty di masa depan tetapi tidak akan mengubah harganya secara radikal, demikian Antara. (Cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Renault akan akhiri kolaborasi produksi van Fiat Talento
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:59 WIB
Renault akan berhenti membuat van Fiat Talento untuk Fiat Chrysler (FCA), menurut wakil kepala eksek...
Pacu industri otomotif, Menperin lihat peluang modifikasi kendaraan
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:22 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memacu kinerja industri otomotif agar semakin memberikan kont...
Produksi Tesla bisa tembus 500 ribu unit pada 2020
Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:27 WIB
Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc memiliki peluang untuk memproduksi 500 ribu m...
Nissan Magnite 2020 siap meluncur di India Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020 - 11:37 WIB
Nissan India secara virtual akan memperkenalkan kendaraan sport utilitas (SUV) terbarunya yang ditun...
Ford uji pikap F-150 hybrid
Minggu, 11 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Ford tengah menguji all-new F-150 2021 yang menggunakan mesin 3.5 liter PowerBoost full hybrid ber...
Suzuki akan luncurkan kendaraan baru di IMX 2020
Selasa, 06 Oktober 2020 - 20:52 WIB
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan akan membuat banyak kejutan dengan peluncuran mobil-mobil...
DP kredit kendaraan ramah lingkungan 0 persen mulai diberlakukan
Jumat, 02 Oktober 2020 - 10:59 WIB
Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan uang muka (down payment/dp) bagi pemberian Kredit/Pembi...
Risiko mesin mengelitik jika pakai BBM RON rendah
Selasa, 29 September 2020 - 19:36 WIB
Ahli motor bakar Institut Teknologi Bandung (ITB) Iman K Reksowardojo mengingatkan, penggunaan bahan...
Ada 120 potensi bahaya di jalan yang hantui pengendara roda dua
Selasa, 29 September 2020 - 12:12 WIB
Ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat menghantui para bikers saat berkendara di jalan raya, demiki...
Lamborghini Urus Graphite Capsule hadir di Beijing Auto Show
Senin, 28 September 2020 - 13:10 WIB
Produsen kendaraan sport asal Italia, Lamborghini telah menghadirkan model terbaru dari Lamborghini ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV