Presiden instruksikan pembangunan Pelabuhan Patimban dipercepat
Elshinta
Selasa, 22 September 2020 - 13:15 WIB |
Presiden instruksikan pembangunan Pelabuhan Patimban dipercepat
Presiden instruksikan pembangunan Pelabuhan Patimban dipercepat. Foto: Antara.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan dilakukannya percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas mengenai Percepatan Proyek Strategis Nasional Patimban melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (22/9) mengatakan kehadiran pelabuhan utama baru tersebut akan berperan penting bagi pertumbuhan dan perdagangan di wilayah Jawa Barat.

"Pelabuhan Patimban ini memiliki peran yang penting dan strategis dalam pertumbuhan dan perdagangan di wilayah Jawa Barat dan dikembangkan saling mengisi dengan (pelabuhan) Tanjung Priok," ujarnya.

Pantai Utara Jawa yang telah terhubungkan dengan sarana jalan tol ke depannya harus dapat menjadi sebuah super koridor ekonomi.

Pembangunan pelabuhan Patimban akan menjadi salah satu kunci untuk dapat mewujudkan hal tersebut sehingga kawasan-kawasan industri, pariwisata, dan sentra pertanian akan saling terhubung.

"Dengan Pelabuhan Patimban ini akan terbangun segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi, yaitu Pelabuhan Patimban, Airport Kertajati, juga kawasan di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sebagai sebuah kawasan industri, saling terkoneksi dan saling mendukung satu dengan yang lain sehingga memiliki daya saing terutama untuk produk-produk ekspor dan lebih khusus lagi di bidang otomotif," kata Presiden.

Terkait percepatan pembangunan tersebut, Kepala Negara meminta jajarannya untuk sekaligus memperhatikan dampak sosial ekonomi bagi para nelayan setempat.

Presiden meminta agar apabila terdapat nelayan setempat yang mungkin terdampak oleh pembangunan tersebut, pihaknya dapat bersegera bergerak dan memberi bantuan kepada para nelayan tersebut.

"Tolong dilihat betul, kalau memerlukan dukungan sarana dan prasarana untuk kapal misalnya bagi para nelayan yang terdampak ini agar KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) bisa memberikan bantuannya kepada para nelayan," tuturnya.

Selain itu, pembangunan Pelabuhan Patimban ini juga harus diikuti dengan model pengembangan pelabuhan utama yang terkonsolidasi. Nantinya, tiap-tiap pelabuhan utama sudah harus memiliki segmen tersendiri yang dapat saling mengisi antara satu pelabuhan dengan pelabuhan lainnya.

"Patimban, Tanjung Priok, dan 28 pelabuhan utama lainnya harus betul-betul terkonsolidasi sehingga arah ke depan pengembangannya itu menjadi konkret dan jelas, mempunyai segmen yang saling mengisi. Kita harapkan agar konsolidasi ini dapat mempercepat pertumbuhan sentra-sentra ekonomi regional, juga memberikan kecepatan pelayanan di bidang logistik, membuat produk-produk ekspor kita semakin efisien dan kompetitif," tuturnya, dikutip Antara.

Pada November 2019, Presiden Joko Widodo telah meninjau perkembangan pembangunan Pelabuhan Patimban yang merupakan proyek pembangunan bertahap dan jangka panjang dengan nilai investasi sebesar Rp29 triliun hingga Rp50 triliun.

Total luas area pelabuhan Patimban secara keseluruhan mencapai 654 hektare. Dari jumlah tersebut, 300 hektare di antaranya akan diperuntukkan bagi peti kemas dan terminal kendaraan. Adapun untuk kapasitas pelabuhannya nantinya akan mencapai sebesar 7,5 juta TEUs.

Dengan kapasitas tersebut, Pelabuhan Patimban ini nantinya akan menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia yang disiapkan untuk mendukung kegiatan ekspor dan impor. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BPKP Sumut dan Pemkab Langkat gelar workshop penggunaan dana desa
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:27 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan dan Pengawasan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Pemkab Lan...
Danrem Merauke tutup TMMD ke-109 di Kampung Kakuna perbatasan RI-PNG
Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:46 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-109 Tahun Anggaran 2020 Kodim 1711/BVD yang d...
BISA digelar di perkampungan religius Babussalam 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:11 WIB
Wakil Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin membuka sosialisasi Bersih Indah Sehat Aman (BISA...
TMMD Kodim 1711 cat sekolah dan Balai Kampung Kakuna
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:45 WIB
Kepedulian kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun ...
Calon-calon pabrik vaksin COVID-19 di Bogor
Minggu, 18 Oktober 2020 - 12:00 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang...
Mendes PDTT optimistis SDGs Desa mampu entaskan kemiskinan di desa
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 16:11 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mera...
 Satgas TMMD tuntaskan perbaikan Jembatan Babirah di Kalteng
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Satuan Tugas TMMD Reguler ke-109 berhasil menuntaskan salah satu sasaran fisik kegiatan yaitu perbai...
 Tim Wasev Mabes TNI AD kunjungi lokasi TMMD 109 Kodim 1711 di Kampung Kakuna
Jumat, 16 Oktober 2020 - 15:46 WIB
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf Iwan Maruf Zainudin didam...
Stafsus: Presiden terus berkomitmen bangun SDM Papua
Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:23 WIB
Staf Khusus (Stafsus) Presiden sekaligus Duta SDG`s, Billy Mambrasar memuji Program ADEM (Afirmasi P...
Kementerian PUPR tunggu kejelasan status lahan untuk bangun aliran tersier di Lumajang
Minggu, 11 Oktober 2020 - 13:48 WIB
Kementerian PUPR dalam kunjungan kerjanya bersama anggota DPR RI Komisi VII Charles Meikyansah ke Ka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV