Berapa lama Covid-19 bertahan di dalam tubuh?
Elshinta
Senin, 21 September 2020 - 19:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Berapa lama Covid-19 bertahan di dalam tubuh?
Covid-19. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Covid-19 masih merajalela. Jumlah pasien yang terpapar virus ini terus bertambah. Berbagai gejala atau tanpa gejala muncul dari pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien sembuh dan meninggal pun silih berganti. Sebenarnya berapa lama virus Corona ini bertahan di dalam tubuh manusia?

Dari hasil penelitian yang dilakukan para peneliti di China menunjukkan bahwa virus Corona bisa bertahan di dalam tubuh seseorang yang terinfeksi rata-rata 20 hari. Namun, virus Corona juga disebut bisa bertahan selama 37 hari atau sekitar 5 minggu lamanya.

Penelitian ini dilakukan terhadap 191 pasien Corona. Termasuk 54 pasien meninggal yang dirawat di Rumah Sakit Jinyintan dan Rumah Sakit Paru Wuhan.

“Dalam penelitian ini, kami menemukan bahwa RNA SARS-CoV-2 yang terdeteksi bisa bertahan dalam waktu rata-rata 20 hari,” tulis penelitian tersebut mengutip Fox News yang dikutip pmjnews.

Para peneliti juga menemukan perbandingan dengan mendeteksi jumlah virus atau viral load dari spesimen pernapasan, pada sekitar sepertiga pasien Corona, selama 4 minggu usai penyakit muncul.

Berapa lama masa berkembangnya gejala Corona?

Dikutip dari The Sun, pada pasien dengan gejala infeksi yang parah, gejala sesak napas sering dialami selama 7-10 hari. Rata-rata dari mereka yang mengalami gejala ini, akan diarahkan untuk perawatan intensif pada hari ke-10.

Menurut peneliti di China, gejala awal  Covid-19 bisa berkembang sekitar 18-22 hari, jika mereka berhasil melalui masa perawatan intensif.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IDI: Peningkatan penyakit tidak menular mengancam Indonesia
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:39 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng Mohammad Faqih mengemukakan, Indon...
Hari Dokter Nasional, momentum warga bantu paramedis tangani COVID-19 
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:45 WIB
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin menyatakan peringata...
Osteoporosis bukan hanya disebabkan kekurangan kalsium
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:54 WIB
Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk dr Karina Besinga SpO...
Cegah Covid-19, manajemen dirikan tenda darurat di halaman parkir RSUD dr Soedarso
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:47 WIB
Mengantisipasi membludaknya pasien di ruang IGD dan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan rumah ...
Bupati Lebak tutup lokasi wisata saat liburan panjang
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:38 WIB
Bupati Lebak, Provinsi Banten Iti Octavia Jayabaya menyatakan menutup seluruh lokasi tujuan wisata...
Luncurkan Program \
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:37 WIB
Luncurkan Program \"Manuto Yo Mas\", RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus diminta tak hanya pamer di medsos.
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang gencar sasar hingga Puskesmas
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:28 WIB
Untuk mencegah penyebaran kasus Covid 19 di Kabupaten Subang, Jawa Barat dilakukan penyisiran sampai...
Ustadz Yusuf Mansur: Hadapi pandemi COVID-19 bukan sebagai beban
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:52 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur`an, Ustadz Yusuf Mansur mengatakan, para santri dan pengurus di...
Satgas COVID-19: Patuh 3M bisa akhiri pandemi!
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:45 WIB
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19, Dr Sonny B. Harmadi mengatakan, patuh memakai maske...
Anggota DPR dorong Kemenkes beri vaksin COVID-19 gratis
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:27 WIB
Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mendorong Kementerian Kesehatan untuk membiayai vaksin COVID-19 a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV