Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Elshinta
Sabtu, 19 September 2020 - 12:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Beredarnya draft kurikulum baru yang menyebutkan penghapusan Mata Pelajaran Sejarah di tingkat SMK, serta penggabungan Mata Pelajaran Sejarah ke dalam IPS di kelas X dan menjadikan Mata Pelajaran Sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di kelas XI dan XII pada tingkat SMA menuai kritik dan bahkan penolakan. Salah satu bentuk penolakan datang dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FIS-UNJ) 

Dalam pernyataan sikapnya yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (19/9), seperti disampaikan Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ, Humaidi, M. Hum, draft kurikulum baru tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan bagi para pendidik dan masyarakat Indonesia yang berpandangan bahwa arti penting mempelajari sejarah bukanlah sebuah hal yang sifatnya pilihan. 

Humaidi mengatakan, mempelajari sejarah adalah sebuah kewajiban yang menyangkut kepada bangunan identitas kebangsaan dan akar-akar kebudayaan nasional. Mempelajari sejarah merupakan sebuah kewajiban agar peserta didik mengenali sejarah bangsanya, sehingga menguatkan kecintaan kepada tanah air. 

"Terpenting, belajar sejarah juga sangat penting untuk melatih berfikir kritis, berfikir kreatif dan bahkan menjadi problem solver bagi masa depan," kata Humaidi.

Humaidi mengakui, bahwa mencintai tanah air memang tidak hanya lewat belajar sejarah. "Tapi tanpa mempelajari sejarah yang satu, sejarah Indonesia, berarti kita sedang melemahkan pondasi kebangsaan kita," ucapnya.

Atas dasar pandangan, tersebut Humaidi menegaskan pihaknya menolak perubahan kurikulum sebagaimana draft perubahan yang telah beredar luas. Sebab, sejarah tetap diperlukan dan menjadi mata pelajaran wajib dan bukan mata pelajaran pilihan. 

Pihaknya pun meminta agar mata pelajaran Sejarah dimasukkan dalam Kelompok Dasar (istilah dalam struktur penyederhanaan kurikulum) sebagai mata pelajaran wajib yang diajarkan untuk semua anak bangsa, di semua kelas dan di semua jenjang sekolah baik SMA, SMK, MA dan MK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Direktur WAMY Indonesia minta guru kreatif jalankan pembelajaran daring
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:36 WIB
Pandemi Covid 19 yang hingga kini belum berakhir hal ini berdampak pembelajaran jarak jauh masih tet...
 Satgas Pamtas Yonif 125 ajarkan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SD YPK Toray
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:11 WIB
Pentingnya mengajarkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini, Satg...
Dapat ijin Satgas Covid 19, Universitas Majalengka gelar wisuda secara luring
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:27 WIB
Lebih dari 700 Mahasiswa Universitas Majalengka mengikuti proseai wisuda Sarjana dan Magister tahun ...
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITN Malang gelar Semsima 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:28 WIB
Untuk kali ke tiga Institut Tehnologi Nasional (ITN) Malang, Fakultas Tehnik Sipil dan Perencanaan k...
Inovasi serius ditengah pandemi, Pesantren Darul Falah produksi masker
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:37 WIB
Ditengah pandemi Covid-19 Pesantren Darul Falah Cisalak Subang, Jawa Barat berinovasi serius mengemb...
Kemenag siapkan bantuan Rp1,178 triliun untuk PJJ Pendidikan Agama
Jumat, 23 Oktober 2020 - 17:27 WIB
Kementerian Agama akan segera menyalurkan bantuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk Pendidikan Aga...
Menaker: Perguruan tinggi bisa dampingi para pencari kerja 
Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:57 WIB
Perguruan tinggi diharapkan dapat berperan secara aktif dalam memberikan pendampingan bagi masyaraka...
Kepala sekolah harus miliki inisiatif dalam pengelolaan sekolah
Jumat, 23 Oktober 2020 - 12:53 WIB
Kepala sekolah harus memiliki inisiatif dalam mengelola sekolah. Karena kepala sekolah mempunyai f...
Peringati Hari Santri, Pemprov Jateng berikan penghargaan 15 duta ponpes 
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:58 WIB
Sebanyak 15 duta pondok pesantren di Jawa Jawa Tengah mendapat penghargaan dari Wakil Gubernur Jawa ...
Santri berperan besar dalam menekan penyebaran Covid-19
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:55 WIB
Pondok pesantren memiliki budaya sendiri. Oleh sebab itu dalam menangani sebaran Covid-19 di pondok ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV