AS larang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi mulai akhir pekan ini
Elshinta
Sabtu, 19 September 2020 - 11:14 WIB |
AS larang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi mulai akhir pekan ini
Sumber foto: https://s.id/rwvnu

Elshinta.com - Pemerintahan Donald Trump pada Jumat waktu setempat mengumumkan bahwa mereka melarang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi di negara itu mulai Minggu malam, sebuah langkah yang mengindikasikan memburuknya hubungan Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Pejabat administrasi menyebut larangan itu diperlukan untuk melindungi keamanan nasional dan mencegah Beijing mengeksploitasi aplikasi untuk mengumpulkan data pengguna atau menyebarkan propaganda, demikian Washington Post melaporkan, dikutip Antara, Sabtu (19/9).

Tetapi tindakan tersebut menuai kritik cepat dari para pembela Amandemen Pertama seperti American Civil Liberties Union dan bahkan dari saingan TikTok, Instagram.

Pejabat pemerintahan saat ini dan sebelumnya mengatakan mereka tidak dapat mengingat contoh masa lalu dari pemerintah AS yang melarang teknologi informasi dalam skala ini, praktik yang lebih umum di negara-negara otoriter seperti Tiongkok, dimana Facebook, Google, Twitter dan aplikasi Barat lainnya dilarang.

TikTok telah berkembang pesat di Amerika Serikat, memiliki sekitar 100 juta pengguna setiap tiga bulan, sedangkan WeChat sekitar 3,3 juta pengguna aktif bulanan per Agustus, menurut penyedia analitik App Annie.

Orang-orang tampak terburu-buru mengunduh WeChat pada hari Jumat, sebelum larangan diberlakukan. WeChat naik ke No. 100 pada Jumat sore di antara aplikasi iPhone gratis di App Store AS, dari No. 1.385 pagi itu, menurut penyedia data Sensor Tower.

Larangan itu datang hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden AS yang kontroversial dimana Tiongkok sering menjadi sasaran bagi Presiden Trump dan kandidat Demokrat Joe Biden, mulai dari diskusi tentang pandemi virus corona hingga teknologi dan perdagangan.

Langkah ini juga mengikuti tindakan AS selama berbulan-bulan yang bertujuan untuk melawan Tiongkok di berbagai bidang, dan itu mungkin merupakan tanda paling jelas bahwa Amerika Serikat meninggalkan kebijakan keterlibatan selama beberapa dekade dengan Tiongkok.

"Tindakan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Presiden Trump akan melakukan segala daya untuk menjamin keamanan nasional kita dan melindungi Amerika dari ancaman Partai Komunis Tiongkok," kata Menteri Perdagangan Wilbur Ross dalam sebuah pernyataan.

WeChat adalah aplikasi perpesanan paling populer di China. Dengan basis pengguna bulanan 1 miliar, di bawah Facebook dan WhatsApp. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump tolak format virtual, debat presiden AS sesi dua dibatalkan
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:11 WIB
Debat kandidat presiden Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pada 15 Oktober, antara petahana Presi...
Trump: Saya berhenti minum obat sejak 8 jam lalu
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News Jumat malam mengaku bahwa diri...
Dr. Fauci: Obat antibodi Regeneron bantu kesehatan Trump
Jumat, 09 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Pakar penyakit menular Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa kesehatan Presiden Donald ...
Dolar relatif stabil ketika pasar menunggu berita stimulus AS
Jumat, 09 Oktober 2020 - 08:58 WIB
Dolar AS sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (...
Masih dirawat akibat COVID-19, Trump ingin tetap berkampanye
Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:47 WIB
Presiden Donald Trump, yang masih dirawat di Gedung Putih karena infeksi COVID-19, merencanakan lebi...
Tekan risiko COVID-19, debat cawapres AS akan dilengkapi kaca pemisah
Selasa, 06 Oktober 2020 - 21:45 WIB
Kaca pembatas akan dipasang pada acara debat calon wakil presiden (cawapres) Amerika Serikat, Rabu, ...
Pompeo persingkat lawatan ke Asia usai Trump positif COVID-19
Minggu, 04 Oktober 2020 - 16:45 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mempersingkat lawatan ke Asia, dengan hanya ber...
Donald dan Melania Trump positif COVID-19
Jumat, 02 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump positif terinfeksi COVID-19 sete...
New York denda orang-orang yang menolak gunakan masker
Rabu, 30 September 2020 - 15:47 WIB
Kota New York akan mengenakan denda pada orang-orang yang menolak untuk mengenakan penutup wajah ata...
Pangeran Harry dan Meghan dorong warga Amerika untuk ikut pemilu
Rabu, 23 September 2020 - 20:25 WIB
Pangeran Inggris Harry dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Meghan, telah meminta warga Amerika ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV