MemoRI 19 September
19 September 1945, peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato Surabaya
Elshinta
Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
19 September 1945, peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato Surabaya
Sumber Foto: https://bit.ly/2ZLjoXl

Elshinta.com - Sejarah hari ini, 75 tahun silam tepatnya pada 19 September 1945 terjadi peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato.

Peristiwa ini didahului oleh gagalnya perundingan antara Soedirman (residen Surabaya) dan Mr. W.V.Ch Ploegman untuk menurunkan bendera Belanda.

Dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa Hotel Yamato yang terjadi pada 19 September 1945 merupakan awal mula aksi 10 November yang terjadi di Surabaya.

Tepat pada 19 september 1945, rakyat Surabaya menyobek warna biru pada bendera triwarna merah-putih-biru milik Belanda yang dikibarkan di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit), Surabaya.

Belanda yang dengan sengaja mengibarkan bendera itu memicu kemarahan rakyat Surabaya, padahal Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan sebulan sebelum peristiwa.

Di saat yang sama, Indonesia tengah menggalakkan pengibaran bendera Merah Putih di seluruh negeri berdasarkan pada maklumat Presiden Soekarno pada 31 Agustus 1945.

Belanda yang dengan sengaja mengibarkan bendera itu memicu kemarahan rakyat Surabaya, padahal Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan sebulan sebelum peristiwa.

Di saat yang sama, Indonesia tengah menggalakkan pengibaran bendera Merah Putih di seluruh negeri berdasarkan pada maklumat Presiden Soekarno pada 31 Agustus 1945.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
20 Oktober 1968, Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW selalu diperingati oleh umat Islam. Peristiwa perjalanan rit...
 Jaga kondusifitas wilayah, elemen masyarakat Kudus tandatangani deklarasi cinta damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:56 WIB
Menyikapi kejadian adanya unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung anarkis, Forkopimda bersama se...
Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten melaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Ras...
Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56 WIB
Deklarasi Subang Cinta Damai yang diselenggarakan di Aula Pemda banyak dipertanyakan karena tidak me...
 Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:58 WIB
Wartawan yang tergabung dalam berbagai lembaga seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI melakukan aksi demo di...
Polsek Megamendung gelar Operasi Yustisi sasar pelanggar prokes
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Tim gabungan pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) Polsek Megamendung, Koramil, dan Sat Pol PP ...
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:34 WIB
Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni Portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia me...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga malam hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:35 WIB
Wilayah Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan pada sore hingga malam hari nanti.
Warga Jember temukan mayat di hutan Gunung Manggar
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:10 WIB
Dua orang warga menemukan sesosok mayat lelaki tanpa identitas di di hutan Gunung Manggar, Dusun Dem...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat sore hingga petang hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jawa Barat berpeluang diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV