Disalip anak didiknya, Rossi berkelakar menyesal dirikan Akademi VR46
Elshinta
Senin, 14 September 2020 - 09:32 WIB |
Disalip anak didiknya, Rossi berkelakar menyesal dirikan Akademi VR46
Pebalap tim Monster Energy Yamaha Valentino Rossi di sesi latihan Grand Prix San Marino, Sirkuit Misano. (12/9/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Valentino Rossi tak pernah menyangka setelah ia mendirikan Akademi Pebalap VR46 pada 2013 silam suatu ketika anak-anak didiknya bakal mengalahkannya di balapan, dan pebalap veteran asal Italia itu berkelakar menyesalinya.

Di Grand Prix San Marino yang digelar di Sirkuit Misano, pebalap tim Monster Energy Yamaha itu menyaksikan kedua murid jebolan akademinya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia keluar sebagai juara dan runner-up.

Itu merupakan kemenangan pertama bagi Morbidelli di kelas premier sedangkan Bagnaia, yang kembali membalap setelah absen tiga balapan karena cedera tulang kering, bertarung habis-habisan dengan kondisi yang belum 100 persen fit hingga upayanya terbayar dengan podium pertamanya setelah dua musim di MotoGP.

Morbidelli menjalani debut MotoGP pada musim 2018 sebagai juara dunia Moto2, sekaligus menjadi pebalap pertama dari Akademi VR46 rintisan Rossi yang naik ke kelas premier. Bagnaia menyusul kompatriotnya dari Italia itu ke MotoGP satu musim berselang setelah merebut titel Moto2 2018.

Sementara itu Rossi, mengenakan helm dengan desain bertema obat kuat viagra untuk balapan di kandangnya itu, cukup ketat memberi perlawanan.

Namun sayang, ia gagal berpesta bersama Morbidelli dan Bagnaia di mimbar setelah disalip pebalap Suzuki Joan Mir di lap terakhir dan harus puas finis P4.

"Sangat disayangkan, karena podium ini selalu spesial, terlebih di Misano. Berbagi podium dengan Franco dan Pecco seperti satu balapan di ranch," kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

"Aku melakukan kesalahan kecil, Mir sangat kuat di saat itu, dengan waktu lap yang baik di bagian akhir lomba dan pada akhirnya dia mampu mengalahkan aku, disayangkan karena tinggal dua kilometer lagi," kata Rossi yang finis 0,353 detik di belakang Mir atau 2,643 detik dari sang juara.

Meski demikian, juara dunia sembilan kali itu patut berbangga dengan anak-anak didiknya. Selain Morbidelli dan Bagnaia yang naik podium hari itu, Luca Marini dan Marco Bezzechhi mempersembahkan finis 1-2 bagi tim Sky Racing Team VR46 di kelas Moto2.

"Kami sangat bangga dengan para rider kami ini sesuatu yang sangat spesial, juga saudaraku (tiri) Luca dan Bez finis pertama dan kedua di Moto2, jadi bagi kami ini sesuatu yang tidak kami kira" kata The Doctor.

"Jujur ketika aku membalap di belakang Franco dan Pecco menyalipku, aku rasa bukan ide yang bagus mendirikan akademi ini," kata Rossi sambil tertawa.

"Tapi di sisi lain kami sangat, sangat bangga dari hasil kerja para rider kami," ujarnya menambahkan.

Setelah enam Grand Prix, Rossi berada di peringkat enam klasemen dengan raihan 58 poin, unggul hanya satu poin dari Morbidelli, sedangkan pucuk klasemen dihuni pebalap Ducati Andrea Dovizioso dengan 76 poin.

Rossi akan memiliki kesempatan bertarung lagi di Misano dengan anak-anak didiknya itu pekan depan di Grand Prix Emilia Romagna di saat juara bertahan Marc Marquez masih bakal absen karena memulihkan diri dari cedera lengan sejak seri pembuka di Spanyol, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dovizioso sampaikan salam perpisahan kepada Ducati
Senin, 23 November 2020 - 07:40 WIB
Andrea Dovizioso mengakhiri delapan musim karirnya bersama tim pabrikan Ducati setelah menyelesaikan...
Morbidelli ungkap inspirasi di balik kemenangan runner-up MotoGP 2020
Senin, 23 November 2020 - 07:25 WIB
Pebalap tim satelit Petronas Yamaha Franco Morbidelli membuktikan diri, meski memakai motor Yamaha Y...
Rossi jalani perpisahan emosional dengan tim pabrikan Yamaha
Senin, 23 November 2020 - 07:10 WIB
uara dunia sembilan kali Valentino Rossi menjalani perpisahan dengan tim Monster Energy Yamaha setel...
Jalan terjal di antara Suzuki dan mahkota ketiga di MotoGP Portugal
Minggu, 22 November 2020 - 06:40 WIB
Tim Suzuki Ecstar dihadapkan dengan jalan terjal dalam upayanya melengkapi mahkota ketiga mereka dal...
Espargaro ungkap defisit akselerasi untungkan Aprilia di Portimao
Sabtu, 21 November 2020 - 06:10 WIB
Aleix Espargaro mengungkapkan bahwa defisit akselerasi motor Aprilia cocok dengan karakteristik Sirk...
Rossi bersiap untuk perpisahan emosional di balapan pemungkas MotoGP
Jumat, 20 November 2020 - 13:20 WIB
Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi mengatakan bahwa mengakhiri 15 tahun kemitraan dengan tim ...
Joan Mir akhirnya juara dunia MotoGP
Senin, 16 November 2020 - 09:55 WIB
Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya pada Minggu satu pekan...
Lecuona positif COVID-19, kembali absen di Valencia
Minggu, 15 November 2020 - 06:01 WIB
Pebalap tim KTM Tech3 Iker Lecuona kembali akan melewatkan Grand Prix MotoGP di Valencia, Spanyol, s...
Fokus Vinales bukan ke perebutan gelar MotoGP di GP Valencia
Jumat, 13 November 2020 - 06:30 WIB
Maverick Vinales di Grand Prix Valencia akhir pekan konsen bagaimana dia dan Yamaha bisa memperbaiki...
Quartararo bakal nikmati balapan di GP Valencia
Jumat, 13 November 2020 - 06:15 WIB
Jagoan tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo akan berusaha lebih rileks membalap di Grand Prix Valenc...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV