MemoRI 06 September
6 September 2000: Jenderal Besar A.H Nasution wafat
Elshinta
Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
6 September 2000: Jenderal Besar A.H Nasution wafat
Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution. Sumber Foto: https://bit.ly/32ZAAZP

Elshinta.com - Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. 

AH Nasution merupakan salah satu tokoh TNI AD yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September. Meski selamat dari upaya penculikan tersebut, namun AH Nasution harus kehilangan putrinya Ade Irma Suryani Nasution beserta ajudannya, Lettu Pierre Tendean.

Kiprahnya ini mulai berkibar setelah sempat menjadi guru di Bengkulu dan Palembang, serta pegawai Kotapraja Bandung. Terhitung sejak tahun 1943, Jenderal Bintang Lima yang akrab dipanggil Pak Nas ini mulai mengawali karirnya di bidang militer melalui Akademi Militer Bandung.

Usai pendidikan, Pak Nas langsung menjabat sebagai Komandan Divisi III Siliwangi/TKR-TRI Bandung pada tahun 1945-1946. Setelah itu, jabatan Komandan Divisi I Bandung pun sempat dijabatnya pada periode tahun 1946-1948. Sejak itulah, karir pria penggemar bacaan sejarah ini langsung melesat cepat.

Tak hanya itu saja kiprah Pak Nas di dunia ketentaraan. Jabatan sebagai Wakil Panglima Komando Tertinggi pada tahun 1965 tengah dijabatnya, tepat sebelum terjadi peristiwa G30S-PKI. Pada peristiwa ini, Pak Nas sendiri harus merelakan putrinya Ade Irma Suryani yang gugur ditembak PKI yang berseragam pasukan Cakrabirawa. Sedangkan posisi strategis terakhirnya yang sempat dijabatnya adalah Ketua MPRS untuk periode 1966-1972.

Pak Nas akhirnya kembali ke hadirat Sang Pencipta, setelah tak lagi sanggup bertahan melawan penyakit diabetes dan stroke. Dia meninggal pada Rabu pagi pukul 7.30 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kepulan asap keluar di depan Masjid Istiqlal akibat kabel listrik terbakar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawa...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat malam hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:11 WIB
Wilayah Jawa Barat masih berpotensi diguyur hujan hingga malam hari.
5 orang terduga perusuh di Jember ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:57 WIB
Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menangkap lima orang yang diduga terlibat kerusuhan saat...
Peringatan dini cuaca Banten siang hingga sore hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:38 WIB
Wilayah Banten berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari nanti.
Sepekan menghilang, pencarian tiga anak di Langkat terus dilakukan 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Hilangnya tiga bocah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara hingga kini masih misteri. Namun upaya pen...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat siang hingga jelang sore hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 13:55 WIB
Wilayah Jawa Barat berpeluang diguyur hujan pada siang hingga jelang sore hari ini.
Peringatan dini cuaca Banten siang hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:46 WIB
Wilayah Banten berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:38 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan sepanjang siang hari ini.
25 Oktober 2010, gempa Magnitudo 7,7 guncang Kepulauan Mentawai
Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan lepas pantai Sumatera atau Kepulauan Mentawai.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga malam hari ini
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:46 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga malam hari ini.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV