Pilkada Depok, deklarasi paslon Pradi-Afifah kritik rezim Idris-Pradi
Elshinta
Jumat, 04 September 2020 - 10:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Pilkada Depok, deklarasi paslon Pradi-Afifah kritik rezim Idris-Pradi
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasangan bakal calon (Paslon) Pilkada Kota Depok Pradi Supriatna dan Afifah Aliah deklarasikan diri. Pradi Supriatna adalah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok dan Afifah Aliah ialah politisi PDIP. 

Dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, Jumat (4/7) pasangan kombinasi figur petahana dengan figur baru ini diusung oleh kombinasi parpol Gerindra, PDIP, Golkar, PAN, PKB, PSI yang punya anggota di DPRD Kota Depok. Ikut pula mendukung parpol non parlement yaitu Perindo, Hanura, Nasdem, dan PBB. 

Saat ini, Pradi Supriatna masih menjabat Wakil Wali Kota Depok berduet dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris. Sedangkan Mohammad Idris yang pisah dengan Pradi, di Pilkada 2020 berduet dengan anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat. 

Dalam deklarasi di Resto Betawi Ngoempoel ini, sejumlah kritikan dilayangkan oleh Faksi Betawi Ngoempoel ini kepada rezim kewalikotaan saat ini. 

Diawali dengan orasi politik Afifah, bahwa selama tiga periode dalam 15 tahun rezim Wali dari PKS--Nur Mahmudi Ismail dan Mohammad Idris tiada pembangunan kota yang signifikan selain pembangunan yang  dilakukan oleh wali pertama yaitu Badrul Kamal yang politisi Golkar (1999-2004). 

"Kota Depok sudah berusia 20 tahun. Pembangunan hanya ada lima tahun periode pertama Badrul Kamal (walinya). Sedangkan, setelah itu, selama 15 tahun kemudian (masa PKS) tidak ada pembangunan. Lihat RSUD yang bangun Badrul Kamal juga (Jalan) Margonda, (Jalan Juanda)," sebutnya. 

Setelahnya, Pradi Supriatna menyampaikan orasi politik 'Kota Depok Lebih Baik'. Petahana saat ini sebagai Waki Kota Depok optimis menyajikan kemungkinan-kemungkinan pembangunan yang hendak dilakukan bila paslon Pradi-Afifah memenangkan pilkada, diantaranya, 

"Kita akan bangun Kota Depok lebih baik. Pelbagai bidang pembangunan akan kita lakukan, kesehatan, pendidikan, dan ekowisata. Kota Depok punya perguruan tinggi yakni UI, Gunadarma, dan UIII, ini jadi potensi ekopendidikan," ujar Pradi. 

Sebelumnya, Ketua Team Pemenangan Pradi-Afifah, Nuroji menyampaikan orasi secara puisi, menyebutkan sejumlah kritik kepada program A Smart City dan A Friendly City rezim petahana. 

Nuroji mengklaim pembangunan Kota Depok gagal total sehingga menjadi kepura-puraan saja. 

"Kota Depok kehilangan nuansa kemanusiaan dengan berpura-pura menjadi kota pura-pura Adipura, pura-pura bersahabat (friendly city), pura-pura cerdas (smart city). Selain itu juga pura-pura berbudaya, padahal gegar budaya, pura-pura Islam, pura-pura NU, tidak ada sekolah madrasah satu pun, sedangkan yang banyak adalah (sekolah) IT (Islam terpadu). Orang sakit tidak dapat perawatan malah mati," sebut Nuroji lantang. 

Selain itu, Nuroji mengatakan rezim sekarang membangun kepada kelompoknya dengan penuh kecurigaan kepada teman seirinng koalisi. Sebelumnya, duet Idris-Pradi adalah koalisi Gerindra dengan PKS. Namun, sekarang duet petahana ini pecah. Sekarang Orasi dab Idris tetap maju jadi 'penganti' pilkada. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Golkar nyatakan kesetiaannya dukung pemerintahan Jokowi-Ma`ruf Amin
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:36 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan kesetiaan partai-nya mendukung pemerintahan P...
Presiden: Pandemi COVID-19 jadi momentum penguatan kesehatan nasional
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:25 WIB
Presiden Joko Widodo mengatakan pandemi COVID-19 dapat menjadi momentum bagi penguatan ketahanan kes...
 Blusukan ke pasar, anak Pramono Anung serap aspirasi pedagang
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:36 WIB
Dua hari libur tidak ada agenda jadwal kampanye, Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono, Jum...
Survei: Tingkat kepuasan publik tertinggi pada Prabowo Subianto
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:36 WIB
Survei oleh Indonesia Political Review (IPR) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pa...
DPP PKB `all out` menangkan Ladup
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:12 WIB
DPP PKB akan all out guna menangkan pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono dalam Pilkada Kabupa...
Demo UU Omnibus Law, Pengamat: Protes bagian dari partisipasi sipil
Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:46 WIB
Ruang konstitusional bagi publik untuk menyampaikan keberatannya terhadap produk undang-undang hanya...
Omnibus Law gagal diterima masyarakat akibat kurang sosialisasi 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:58 WIB
Fungsionaris Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago mengatakan UU Omnibus Law yang terjadi pro kontra...
Ketum Partai Emas minta kompetensi santri di berbagai bidang terus ditingkatkan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:57 WIB
Hari Santri Nasional jatuh tepat pada hari ini, Kamis (22/10). Sejumlah doa atau harapan diutarakan ...
Relawan dukung Jokowi reshuffle kabinet
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:26 WIB
Kalangan aktivis 98 menilai ada sejumlah menteri yang tidak layak bertahan di posisinya. Mereka mend...
Presiden Jokowi ke Sultra resmikan pabrik gula dan jembatan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:11 WIB
Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka kunjungan kerja untuk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV