Tiongkok tangkap belasan orang di lepas pantai Guangdong
Elshinta
Jumat, 28 Agustus 2020 - 07:26 WIB |
Tiongkok tangkap belasan orang di lepas pantai Guangdong
Polisi huru-hara menembakkan gas air mata ke keramaian untuk membubarkan pengunjuk rasa protes undang-undang keamanan nasional dalam peringatan penyerahan Hong Kong ke Tiongkok oleh Inggris di Hong Kong, Tiongkok, Rabu (1/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Otoritas Tiongkok menangkap sedikitnya 10 orang setelah mencegat sebuah kapal di lepas pantai provinsi selatan Guangdong, menurut Biro Patroli Pantai setempat di media sosial miliknya.

Media Hong Kong, yang mengutip sumber rahasia, menyebutkan 12 orang dari bekas koloni Inggris tersebut ditangkap saat sedang berlayar menuju Taiwan, di mana mereka berencana mengajukan suaka politik.

Tidak diketahui pasti tuntutan apa yang dapat ditujukan kepada mereka dengan pelanggaran tersebut. Namun, jika terkonfirmasi, itu akan menjadi sebuah contoh langka dari otoritas Tiongkok yang menangkap orang-orang dari Hong Kong yang berupaya meninggalkan wilayah tersebut.

Penjaga Partroli Guangdong di platform media sosial mereka pada Rabu sore menyebutkan bahwa orang-orang yang berada di kapal itu ditangkap pada 23 Agustus.

Dua dari mereka yang ditahan bermarga Li dan Tang, katanya tanpa penjelasan lebih lanjut.

Media Hong Kong mengidentifikasi salah satunya sebagai Andi Li, yang menurut media baru-baru ini ditangkap di bawah undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan oleh Beijing terhadap Hong Kong pada 30 Juni.

Chris Tang, kepala Kepolisian Hong Kong, mengatakan saat konferensi pers bahwa pihaknya tidak menerima informasi apa pun dari otoritas daratan perihal penangkapan tersebut.

UU keamanan, yang ditentang oleh banyak pihak di Hong Kong, menghukum apa yang secara luas didefinisikan oleh Beijing sebagai subversi, pemisahan diri, terorisme dan kolusi dengan pasukan asing hingga seumur hidup di penjara.

Taiwan terbukti menjadi tujuan populer bagi orang-orang di Hong Kong, yang bertujuan meninggalkan wilayah tersebut saat Beijing mengencangkan cengkeramannya, dan Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen berjanji akan membantu mereka yang tiba, demikian Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Meksiko akan bayar efek samping vaksin COVID-19
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:30 WIB
Pemerintah Meksiko akan membayar untuk menutupi semua kewajiban yang timbul jika terdapat efek sampi...
Emas menguat didorong pelemahan dolar dan spekulasi stimulus AS
Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Emas naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mencatat kenaikan untuk hari kedua be...
UNICEF mulai amankan ratusan juta jarum suntik untuk vaksin COVID-19
Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:20 WIB
UNICEF, badan PBB yang menyediakan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak, pada Senin (19/10) mengataka...
Ada nama jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi
Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:10 WIB
Nama Presiden Joko Widodo diabadikan sebagai sebuah nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada S...
Emas menguat, rebound dari penurunan akhir pekan lalu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:50 WIB
Emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), rebound dari penurunan akhir pekan lalu...
Infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:02 WIB
Jumlah infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta pada Senin, mengalami peningkatan 55.722 kas...
Prancis akan usir 231 tersangka ekstremis usai serangan terhadap guru
Senin, 19 Oktober 2020 - 11:55 WIB
Prancis sedang bersiap untuk mengusir 231 orang asing dalam daftar pantauan pemerintah untuk dugaan ...
Bursa Asia menguat di awal pekan, didorong optimisme stimulus AS dan vaksin Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:58 WIB
Mayoritas bursa Asia dibuka menguat pada awal perdagangan pekan ini.
Armenia dan Azerbaijan saling tuduh langgar gencatan senjata
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:24 WIB
Armenia dan Azerbaijan pada Minggu saling tuduh melanggar gencatan senjata kemanusiaan yang baru dal...
Bahasa Indonesia masuk pendidikan ekstra kurikuler sekolah di Ottawa
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Bahasa Indonesia masuk dalam program pendidikan ekstra kurikuler di sebagian taman kanak-kanak (TK) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV