Tujuh sekolah di Jateng akan gelar uji coba belajar tatap muka
Elshinta
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tujuh sekolah di Jateng akan gelar uji coba belajar tatap muka
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Plt Kadinas Dikbud Jateng Padmaningrum. Foto: Humas Pemprov Jateng/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah segera menggelar uji coba sekolah tatap muka. Tujuh sekolah di tiga kabupaten/kota di Jateng ditunjuk untuk menjadi pionir dalam program itu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Padmaningrum menyampaikan hal itu kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (26/8).

 Padmaningrum menjelaskan, tiga daerah yang akan menjadi lokasi uji coba adalah Kabupaten Temanggung, Wonosobo dan Kota Tegal.

"Pemilihan tiga daerah itu karena grafik penularan covidnya sudah mulai melandai. Sehingga, kami memulai uji coba di tujuh sekolah di tiga daerah tersebut," kata dia.

Tujuh sekolah yang ditunjuk melakukan uji coba  adalah SMAN 1 Parakan dan SMKN 1 Temanggung, SMAN 2 dan SMKN 2 Wonosobo, SMAN 2 dan SMKN 2 Kota Tegal dan satu SMA swasta di Tegal yakni SMA Pius.

"Ini baru uji coba, bukan sekolah seperti biasanya. Jadi sebelum uji coba itu, semua sekolah yang ditunjuk sudah melakukan simulasi, menyediakan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan, menggelar rapat dengan orang tua siswa dan lainnya," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Pelaksanaan uji coba itu lanjut Padmaningrum akan dilaksanakan awal September bulan depan. Setiap sekolah yang menggelar uji coba belajar tatap muka itu, dibatasi jumlah siswanya sepertiga atau maksimal separuh dari jumlah siswa perkelasnya. Jam belajar di sekolah juga dibatasi, yakni maksimal 4 jam per shift.

"Termasuk kami juga akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat mulai siswa berangkat hingga pulang. Untuk transportasi, jika ada siswa yang tidak memiliki kendaraan, maka kami meminta sekolah bekerjasama dengan angkutan desa atau angkutan di daerah setempat, dengan juga membatasi jumlah siswa dan kebersihan angkutan itu," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa tiga daerah yang akan menggelar sekolah tatap muka sudah mempersiapkannya dengan baik. Regulasi, pemenuhan sarana prasarana dan simulasi juga sudah dilakukan.

"Awal September ini nanti mulai uji cobanya di tiga wilayah itu. Pertimbangannya tadi daerahnya sudah kuning menuju putih. Nanti saat pelaksanaanya, saya minta diawasi. Kalau perlu dinas atau cabang dinas pendidikan menerjunkan tim untuk melakukan supervisi," kata Ganjar.

Ganjar sudah melihat sendiri video tentang simulasi sekolah tatap muka di tiga daerah itu. Dari video tersebut, Ganjar yakin semuanya bisa berjalan dengan baik. 

Ganjar menerangkan, apabila uji coba sekolah tatap muka ini berjalan lancar, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan. Namun apabila ada yang kurang, maka semua itu harus menjadi bahan evaluasi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sistem daring terganggu jaringan, Komisi l minta BAKTI lakukan penanganan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:32 WIB
Pada pembelajaran sistem daring, tidak semua lokasi tersambung layanan internet yang baik. Oleh kere...
Kemenag pastikan kenaikan dana BOS madrasah dan pesantren Rp890 miliar segera cair 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Sempat tertunda, Kementerian Agama memastikan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sis...
Ringankan belajar daring, Komisi X DPR RI kucurkan PIP 25 ribu murid Lumajang-Jember
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:11 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Mohamad Nur Purnamasidi mengatakan, penanganan dampak Covid-19 bagi pendidi...
Satgas TMMD Ke-109 gelar lomba mewarnai gambar burung garuda tingkat SD
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:11 WIB
Untuk lebih memperkenalkan lambang negara Indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-ana...
AKFAR Yarsi Pontianak wisuda 187 mahasiswanya
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:55 WIB
Akademi Farmasi (AKFAR) Yarsi Pontianak, Kalimantan Barat menggelar Rapat Terbuka Senat,dalam rangka...
Kementerian ESDM serahkan  bantuan 3 pembangkit listrik pada UMM
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi...
 Bhabinkamtibmas di Majalengka, berbagi ilmu di Rumah Baca Lebah Madu
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:48 WIB
Salah satu yang rutin ia lakukan adalah mengunjungi Rumah Baca Lebah Madu yang berlokasi di Kelurah...
 Satgas Kemenag bantu pesantren terdampak Covid-19
Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:15 WIB
Sejumlah santri di beberapa pesantren terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagai upaya penanganan, Keme...
Mendikbud minta guru penggerak hadirkan pembelajaran yang bermakna
Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:49 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meminta para guru penggerak mengh...
Memprihatinkan, demo 13 Oktober diikuti sampai 806 pelajar
Kamis, 15 Oktober 2020 - 09:43 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut aksi unjuk rasa tanggal 13 Oktober 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV