Gunung Penanggungan dipastikan aman, seluruh jalur pendakian kembali dibuka 
Elshinta
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Gunung Penanggungan dipastikan aman, seluruh jalur pendakian kembali dibuka 
Sumber foto: https://bit.ly/3jd9SU7/elshinta.com

Elshinta.com - Jalur pendakian Kedungudi di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kembali dibuka pasca kebakaran yang terjadi padang savana Gunung Penanggungan, Senin (24/8) kemarin. Ini setelah Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan memastikan aman bagi pendaki.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangku Hutan Wilayah Penanggungan (KBK KPH) / Asisten Perhutani (Asper) Penanggulangan, KPH Pasuruan, Agung Wibowo mengatakan, seluruh jalur pendakian di Gunung Penanggungan sudah dipastikan aman. Sehingga pihaknya kembali membuka jalur pendakian.

“Aktivitas pendakian di Gunung Penanggungan sudah diperbolehkan namun tetap pengawasan diperketat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. Namun kami tetap memperketat persyaratan pendakian agar pendaki agar lebih patuh menjaga lingkungan alam,” ungkapnya, Selasa (25/8). 

Khusus pendaki pemula, pihaknya menghimbau dan melarang menyalakan api unggun dan membuang puntung rokok sembarang di Gunung Penanggungan. Apalagi, saat ini dalam kondisi cuaca kemarau sehingga dikhawatirkan daun atau rumput kering mudah tersulut api yang memicu kebakaran.

“Kami memperketat pos penjagaan dan memeriksa secara detail setiap barang bawaan atau perbekalan yang dibawa pendaki. Kita selalu membekali pendaki dengan kantong agar membawa kembali sampah termasuk puntung rokok. Kebakaran kemarin, diduga adanya aktivitas pendaki yang memasak di area terbuka,” katanya mengutip beritajatim.
 
Meskipun bara api dari sisa aktivitas memasak sudah dipastikan padam, namun lanjut Agung, diduga bara api tersebut terbawa angin yang terkena rumput kering sehingga menyebabkan kebakaran. Padahal sesuai aturan tidak diperbolehkan menyalakan api ditempat terbuka
untuk memasak karena rentan terjadi kebakaran.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Lestari Gunung Penanggungan jalur Tamiajeng, Khoirul Anam menambahkan, jika jalur pendakian seluruhnya sudah dibuka. Kondisi di atas dipastikan aman karena api telah padam sehingga pihak Perhutani telah mengizinkan kembali dibuka jalur pendakian menuju Puncak Pawitra.

“Kita sudah memastikan tidak ada api usai kebakaran apalagi yang terbakar itu adalah rumput kering sehingga bara api tidak sampai mengendap dan dipastikan aman. Kita akan memperketat dan mengarahkan bagi pendaki agar menjaga lingkungan, tidak menimbulkan kebakaran dan petugas akan meningkatkan kesiagaan selama 24 jam,” ujarnya.

Pihaknya menghimbau pendaki agar mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan perbekalan lantaran kondisi cuaca kemarau dan angin sangat kencang. Seperti, mempersiapkan air mineral minimal tiga liter setiap orang lantaran cuaca angin kering yang mengakibatkan lebih cepat dahaga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Domba bertanduk empat di Majalengka, satu ekor dihargai dua ratus juta rupiah
Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:47 WIB
Seekor Domba berkelainan genetik di Majalengka, Jawa Barat dihargai ratusan juta rupiah. Pasalnya D...
Ingat, pengguna sepeda di malam hari tak pakai lampu akan kena sanksi
Jumat, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bagi para pengguna sepeda harap memperhatikan keselamatan dalam berkendara. Ada sanksi yang disiapka...
 6 ide mendekorasi kamar dengan koleksi foto, bakal instagramable banget!
Rabu, 16 September 2020 - 13:36 WIB
Hanya dengan melihat foto, kita bisa mengingat kembali kenangan-kenangan yang sudah terekam dalam fo...
Gunung Penanggungan dipastikan aman, seluruh jalur pendakian kembali dibuka 
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Jalur pendakian Kedungudi di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kembali dibuka pasca ...
 Bisnis aqua scape yang tetap bertahan di masa pandemi Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:46 WIB
Bisnis serta dunia hobby aqua scape masih bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan di era p...
Cukupi kebutuhan pangan, manfaatkan waktu di rumah karena COVID-19 dengan berkebun
Selasa, 05 Mei 2020 - 11:24 WIB
Masyarakat didorong untuk memanfaatkan ruang terbatas di rumah untuk berkebun atau menanam tanaman, ...
Benarkah kepribadian seseorang bisa dilihat dari hobi yang digeluti?
Kamis, 12 Maret 2020 - 11:29 WIB
Hobi merupakan kebiasaan-kebiasaan yang kerap kali dilakukan oleh seseorang guna mendapatkan kesenan...
 Manfaat tersembunyi dari hobi kerajinan tangan
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:22 WIB
Kerajinan tangan sangat luas, banyak sekali ragamnya seperti merajut, menjahit, membuat keramik, mem...
Dari hobi crafting hasilkan pundi-pundi rupiah
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:48 WIB
Kegemaran Dianisa Rizkika dalam dunia crafting dengan bunga kering membuatnya berani memutuskan untu...
Ini manfaat mengagumkan dari hobi membaca
Jumat, 13 Desember 2019 - 17:07 WIB
Bagi beberapa orang, aktivitas membaca sering kali dianggap sebagai aktivitas yang membosankan. Pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV