Jawa Tengah kaji ulang rencana pembelajaran tatap muka di tiga wilayah
Elshinta
Selasa, 25 Agustus 2020 - 21:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Jawa Tengah kaji ulang rencana pembelajaran tatap muka di tiga wilayah
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Provinsi Jawa Tengah terpaksa mengaji ulang rencana uji coba  pembelajaran secara tatap muka di tiga kabupaten yang telah berzona hijau dalam masa pandemi Covid-19 karena ada kasus paparan Covid-19 di sekolah di Kabupaten Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Padmaningrum pada acara webinar "Tarik Ulur Pembelajaran Jarak Jauh" yang diikuti puluhan jurnalis Jawa Tengah, Selasa (25/8); sebenarnya ujicoba itu sudah akan dilakukan di enam sekolah di Kabupaten Wonosobo, Temanggung, dan Kota Tegal.

"Di tiap kabupaten kami memilih satu SMA dan satu SMK. Namun karena ada kasus paparan Covid-19 di sekolah PAUD, SD, dan SMP di Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal; rencana itu kami evaluasi ulang,"  kata Padmaningrum seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Ia mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng dalam membuka sekolah tidak sembarangan. "Bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid kami melakukan penjaringan kabupaten/kota dan rapat hingga tiga kali. Kami membuat film sistem pendidikan seperti apa yang akan dilakukan nanti. Belajar tatap muka baru akan kami laksanakan bila semua memang benar-benar aman," tuturnya.

Di Kota Tegal, sebanyak 32 SMP negeri dan swasta telah melakukan gabungan belajar daring dan tatap muka karena kota itu zona hijau. Namun pada awal Agustus diketahui salah satu orangtua siswa positif terpapar Covid-19. Maka belajar tatap muka pun dihentikan.

Sementara di Kabupaten Tegal yang telah menerapkan belajar tatap muka ada salah satu siswa SD yang positif terpapar Covid-19 pada akhir Juli. Ia tertular kakeknya yang telah terpapar Covid-19. Akhirnya belajar tatap muka dihentikan sejak minggu pertama Agustus lalu.

Padmaningrum menegaskan, belajar tatap muka baru akan diujicobakan bila keadaan betul-betul dipandang aman. Dalam penerapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini maka hanya berlangsung sekitar  3 - 4 jam. Gerbang masuk sekolah dan keluar sekolah juga berbeda. Bahkan harus dipastikan juga para siswa berangkat, selama di sekolah, hingga pulang tetap aman dari potensi terpapar Covid-19.

"Para siswa juga tidak boleh jajan di sekolah. Harus membawa bekal sendiri," katanya.

Sementara itu  dengan banyaknya keluhan terkait daya kreativitas guru yang terbatas saat Pembelajaran Jarak Jauh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng  telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Direktur WAMY Indonesia minta guru kreatif jalankan pembelajaran daring
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:36 WIB
Pandemi Covid 19 yang hingga kini belum berakhir hal ini berdampak pembelajaran jarak jauh masih tet...
 Satgas Pamtas Yonif 125 ajarkan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SD YPK Toray
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:11 WIB
Pentingnya mengajarkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini, Satg...
Dapat ijin Satgas Covid 19, Universitas Majalengka gelar wisuda secara luring
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:27 WIB
Lebih dari 700 Mahasiswa Universitas Majalengka mengikuti proseai wisuda Sarjana dan Magister tahun ...
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITN Malang gelar Semsima 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:28 WIB
Untuk kali ke tiga Institut Tehnologi Nasional (ITN) Malang, Fakultas Tehnik Sipil dan Perencanaan k...
Inovasi serius ditengah pandemi, Pesantren Darul Falah produksi masker
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:37 WIB
Ditengah pandemi Covid-19 Pesantren Darul Falah Cisalak Subang, Jawa Barat berinovasi serius mengemb...
Kemenag siapkan bantuan Rp1,178 triliun untuk PJJ Pendidikan Agama
Jumat, 23 Oktober 2020 - 17:27 WIB
Kementerian Agama akan segera menyalurkan bantuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk Pendidikan Aga...
Menaker: Perguruan tinggi bisa dampingi para pencari kerja 
Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:57 WIB
Perguruan tinggi diharapkan dapat berperan secara aktif dalam memberikan pendampingan bagi masyaraka...
Kepala sekolah harus miliki inisiatif dalam pengelolaan sekolah
Jumat, 23 Oktober 2020 - 12:53 WIB
Kepala sekolah harus memiliki inisiatif dalam mengelola sekolah. Karena kepala sekolah mempunyai f...
Peringati Hari Santri, Pemprov Jateng berikan penghargaan 15 duta ponpes 
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:58 WIB
Sebanyak 15 duta pondok pesantren di Jawa Jawa Tengah mendapat penghargaan dari Wakil Gubernur Jawa ...
Santri berperan besar dalam menekan penyebaran Covid-19
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:55 WIB
Pondok pesantren memiliki budaya sendiri. Oleh sebab itu dalam menangani sebaran Covid-19 di pondok ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV