Kapolda: Ada tiga komponen penting mereduksi radikalisme
Elshinta
Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:50 WIB |
Kapolda: Ada tiga komponen penting mereduksi radikalisme
Kepala Polda NTT, Inspektur Jenderal Polisi Hamidin, saat memberikan materi soal pencegahan paham radikalisme kepada anggota Polda NTT di Kupang, Kamis (13/8). Sumber Foto: https://bit.ly/3anwNZu

Elshinta.com - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Inspektur Jenderal Polisi Hamidin, mengatakan, ada tiga komponen penting yang dimanfaatkan untuk mereduksi radikalisme di Indonesia.

"Terorisme adalah fenomena global, nah kita di Indonesia sendiri untuk mereduksi berbagai paham radikalisme, kita manfaatkan beberapa kelompok agar tak menyebar luas," katanya, kepada wartawan di Kupang, Kamis (13/8).

Tiga komponen penting yang sering dimanfaatkan itu antara lain ulama dan pakar komunikasi. Namun ulama juga tidak semuanya karena harus ulama yang benar-benar peduli dengan keutuhan NKRI.

Kemudian yang kedua adalah insider atau orang-orang dalam yang sudah dilakukan pendekatan tentu saja mereka yang sudah pro dengan NKRI itu sendiri. "Lalu yang ketiga adalah komunikasi dengan aparat. Artinya aparat harus sering melakukan komunikasi dengan masyarakat untuk menangkal berbagai paham-paham radikalisme itu sendiri," ujar dia.

Orang nomor satu di Polda NTT itu juga menambahkan bahwa selama ini pemanfaatan terhadap tiga komponen ini sudah dilakukan semuanya oleh Indonesia dalam rangka menangkal paham-paham radikalisme.

Komandan berbintang dua itu bersyukur karena sejauh ini khusus untuk wilayah NTT sendiri masih bisa dikontrol dan masih aman, karena bersama berbagai organisasi berbagai paham radikalisme di tangkal. "Untuk NTT insyaa Allah masih bisa kita kontrol, dan ini juga berkat kerja sama dengan masyarakat," tambahnya, dikutip Antara.

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengimbau kepada generasi muda di NTT khususnya untuk jika belajar agama maka pelajari dengan baik, dan jika ada yang menjanggal hati atas ajakan orang untuk melakukan perbuatan atas nama agama jangan buru-buru percaya. "Koordinasikan terlebih dahulu sehingga nanti tidak terbawa-bawa menuju ke paham radikalisme itu sendiri," kata dia. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR sebut poin klaster ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja telah disetujui
Senin, 28 September 2020 - 17:20 WIB
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Firman Soebagyo mengatakan, sejumlah poin-poin dalam klaster...
Menlu: Uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac lancar, tidak ada efek berat
Senin, 28 September 2020 - 17:05 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi mengatakan, sejauh ini tidak ada laporan relawan yang ...
Polsek Berangas beri sembako kepada pasien terkena COVID-19
Senin, 28 September 2020 - 16:52 WIB
Polsek Berangas Polres Batola Polda Kalsel melakukan pengecekan dan pemberian sembako serta vitamin ...
Presiden: Pengobatan COVID-19 harus mengacu standar Kemenkes
Senin, 28 September 2020 - 16:37 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa upaya pengobatan COVID-19 harus mengacu pada standar Kemente...
Dua pekan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, jaring 21 ribuan pelanggar
Senin, 28 September 2020 - 16:25 WIB
Sebanyak 21 ribuan pelanggar terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan yang digelar petugas gabun...
Apel bersama kelompok komunitas dalam rangka Pelopor Penanganan Protokol Kesehatan
Senin, 28 September 2020 - 16:08 WIB
Bertempat di lapangan Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU) dilaksanakan Apel bersama Polres HSU dan kelo...
Operasi Sikatan Daya II digelar selama tiga hari
Senin, 28 September 2020 - 15:40 WIB
Sekitar 706 personil TNI AU dilibatkan pada latihan bersandi Sikata Daya 2020 TNI AU II. Selain meli...
Ancaman tsunami, Bupati Lumajang: Akan dijadikan bahan evaluasi ketangguhan bencana
Senin, 28 September 2020 - 15:29 WIB
Bupati Lumajang, Jawa Timur, Thoriqul Haq akan menjadikan bahan evaluasi hasil riset ITB soal ancama...
Menkumham siap hadapi gugatan Tommy Soeharto
Senin, 28 September 2020 - 15:10 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan siap menghadapi gugatan Hutomo Mandala Putra atau Tom...
Kasus COVID-19 di India lampaui 6 juta
Senin, 28 September 2020 - 14:50 WIB
Jumlah total kasus virus corona India mencapai 6 juta setelah negara itu melaporkan 82.170 infeksi b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV