Petugas medis Rusia dapat suntikan vaksin COVID-19 dalam dua pekan
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:45 WIB |
Petugas medis Rusia dapat suntikan vaksin COVID-19 dalam dua pekan
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua pekan ke depan, dan menolak kekhawatiran keamanan "tidak mendasar" yang disuarakan sejumlah ahli atas persetujuan cepat Moskow terhadap obat tersebut.

Menteri Kesehatan Mikhail Murashko mengatakan vaksin yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow akan diberikan kepada orang-orang, termasuk dokter, secara sukarela, dan akan segera siap.

"Paket pertama vaksin medis penangkal infeksi virus corona akan diterima dalam dua pekan ke depan, utamanya untuk dokter," ujar dia, Rabu (12/8) mengutip Antara.

Presiden Vladimir Putin pada Selasa (11/8) mengatakan bahwa Rusia telah menjadi negara pertama yang memberikan persetujuan peraturan untuk vaksin COVID-19, setelah kurang dari dua bulan pengujian pada manusia.

Vaksin tersebut belum menyelesaikan uji coba terakhirnya. Hanya sekitar 10 persen uji klinis yang berhasil dan beberapa ilmuwan khawatir Moskow mungkin menempatkan prestise nasional di atas keselamatan.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saat ini masker lebih efektif cegah COVID-19 dibanding vaksin
Minggu, 20 September 2020 - 15:29 WIB
Vaksin yang selama ini dinantikan banyak orang untuk menyelamatkan diri dari COVID-19 ternyata diseb...
Menlu Iran: Dunia harus menentang sanksi AS
Minggu, 20 September 2020 - 11:24 WIB
Komunitas dunia harus menentang penggunaan sanksi-sanksi Amerika Serikat untuk memberlakukan keingin...
Mantan PM Kanada Turner tutup usia
Minggu, 20 September 2020 - 10:51 WIB
Mantan Perdana Menteri Kanada John Turner, yang menjabat hanya 11 pekan dan memimpin Partai Liberaln...
Trump dukung kesepakatan memungkinkan TikTok terus beroperasi di AS
Minggu, 20 September 2020 - 10:10 WIB
Presiden AS Donald Trump mengatakan dia mendukung kesepakatan yang memungkinkan TikTok terus beroper...
Tiongkok akan balas AS atas larangan TikTok dan WeChat
Minggu, 20 September 2020 - 08:50 WIB
Pemerintah Tiongkok menyiapkan tindakan balasan terhadap pemerintah Amerika Serikat yang melarang ap...
Harga minyak melonjak, terkerek ancaman OPEC soal pangkas produksi
Jumat, 18 September 2020 - 09:52 WIB
Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), berbalik positif ketika OPEC da...
Harga emas anjlok terseret aksi ambil untung
Jumat, 18 September 2020 - 07:48 WIB
Harga emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul aksi ambil untung...
Kasus positif COVID-19 di Inggris naik 167% sejak akhir Agustus
Kamis, 17 September 2020 - 21:11 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 167% pada angka positif COVID-19 di Inggris sejak akhir Agustus, demikian ...
WHO: Amerika Latin terlalu dini cabut pembatasan COVID-19
Kamis, 17 September 2020 - 15:15 WIB
Amerika Latin telah mulai melanjutkan kehidupan sosial dan publik yang normal padahal pandemi COVID-...
Inggris kembalikan tiga patung curian dari kuil India pada 1978
Kamis, 17 September 2020 - 14:28 WIB
Warga Inggris mengembalikan tiga patung tembaga yang dicuri dari sebuah kuil Hindu di Tamil Nadu, In...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV