Kemenkes uji klinis terapi sel punca untuk pasien COVID-19
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:49 WIB |
Kemenkes uji klinis terapi sel punca untuk pasien COVID-19
Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga (UNAIR) Dr. dr. Purwati, SPpd, berbicara dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB Jakarta, Jumat (12/6/2020). Sumber foto:https://bit.ly/3kDaDYc

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan melakukan uji klinis fase satu terapi sel punca mesenkimal sebagai terapi untuk pasien COVID-19 dengan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS).

Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan seperti yang diterima Antara, di Jakarta, Rabu (11/8), uji klinis 'stem cell' merupakan kerja sama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes dengan Perusahaan Biofarmasi Daewoong Infion Korea.

Perjanjian kerja sama ini merupakan implementasi Perjanjian Kerja Sama Bidang Kesehatan Indonesia dan Korea Selatan yang ditandatangani di Bogor 9 November 2017. Kerja sama uji klinis terapi sel punca mesenkimal termasuk salah satu agenda yang dibahas pada virtual Joint Working Group (JWG) RI-Korea ke-2 pada 6 Agustus 2020. Kemenkes RI dan Kementerian Kesehatan Korea turut mendukung kolaborasi kerja sama pemerintah dan industri kesehatan kedua negara.

Kerja sama dilakukan untuk percepatan penemuan terapi yang efektif pada penyakit COVID-19, dengan melakukan uji klinis fase satu terapi Mesenchymal Stem Cell (MSC) atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan Sel Punca Mesenkimal.

Terapi sel punca bukanlah terapi yang asing, memiliki julukan 'obat modern' terapi ini diharapkan dapat mengatasi masalah gejala pernafasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS) yang timbul pada pasien COVID-19.

Stem Cell sendiri tidak bekerja secara langsung membunuh virus, melainkan memiliki fungsi sebagai immunomodulator yang menekan produksi substansi-substansi reaktif penyebab hiperinflamasi dan mencederai jaringan paru. Selain itu, Sel Punca Mesenkimal memiliki efek antifibrotik yang dapat menggantikan jaringan paru yang fibrosis atau cedera akibat hiperinflamasi.

Menurut hasil penelitian di negara lain yang diterbitkan dalam bentuk systematic review dan meta-analisis, Sel Punca Mesenkimal telah terbukti aman dengan efek samping minimal, dan bermanfaat menurunkan kematian dan perbaikan fungsi paru pada pasien dengan masalah gejala pernafasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS). Produk Mesechymal Stem Cell telah melalui fase uji pre-klinis, terbukti aman dan berkhasiat.

Pelaksana tugas Kepala Badan Litbang Kesehatan dr. Slamet, MHP, menyampaikan dukungannya atas persiapan pelaksanaan uji klinis ini. Badan Litbangkes melihat potensi yang besar Sel Punca Mesenkimal sebagai terapi pada pasien COVID-19. Dia berharap kolaborasi yang dilakukan dapat mempercepat ditemukannya terapi efektif bagi pasien COVID-19.

Kepala Pusat Litbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes Irmansyah selaku koordinator penelitian menyampaikan bahwa penelitian dilakukan di salah satu rumah sakit rujukan milik Kementerian Kesehatan. Irmansyah mengharapkan dukungan dan kerjasama semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian, mulai persiapan sampai tahap akhir diperolehnya hasil penelitian dan publikasi di jurnal ilmiah yang bereputasi.

Direktur Utama RS dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Khalid Saleh menyampaikan komitmen pihaknya untuk melakukan uji klinis terapi sel punca mesenkimal pada pasien COVID-19 dengan ARSD, mulai tahap awal sampai akhir didapatkannya hasil uji klinis.

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga menyambut baik usulan kerja sama dengan PT Daewoong Infion terkait uji klinis untuk kandidat obat COVID-19 dimana Daewoong telah menyelesaikan uji klinis fase satu di Korea dan India. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
ICT bantu tingkatkan kualitas hidup anak penyandang disabilitas
Minggu, 27 September 2020 - 17:29 WIB
Teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup anak peny...
Sumut peringkat 7 nasional kasus terpapar COVID-19
Minggu, 27 September 2020 - 16:49 WIB
Kepala Satuan Tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 pusat Letjen TNI Doni Monardo,...
Masyarakat Langkat yang langgar protokol kesehatan bakal kena sanksi
Minggu, 27 September 2020 - 16:39 WIB
Menuju masyarakat Langkat, Sumatera Utara yang aman, sehat dan produktif, serta untuk pedoman pelaks...
Dit Lantas Polda Kaltara lakukan pemasangan sticker `Ayo Pakai Masker`
Minggu, 27 September 2020 - 16:28 WIB
Jajaran Ditlantas Polda Kaltara bersama unsur TNI dan Dishub Provinsi Kaltara dan elemen terkait tel...
Eksiskan 4 Pilar, Syaiful Bahri: Agar tidak mudah dirongrong ke paham lain
Minggu, 27 September 2020 - 16:14 WIB
Meningkatkan nilai kebangsaan terhadap masyarakat agar tidak mudah di rongrong dari paham lain yang ...
Polsek Anjir Muara pasang stiker `Ayo Pakai Masker` di mobil dinas
Minggu, 27 September 2020 - 15:43 WIB
Untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 banyak hal yang dilakukan Polsek Anjir Muara, P...
Mantan Wakapolri ajak memperbanyak sedekah
Minggu, 27 September 2020 - 15:29 WIB
Mantan Wakapolri yang juga Ketua BMW Car Clubs Indonesia, Komjen Pol (purn) H. Nanan Soekarna mengaj...
195 pasien COVID-19 di Provinsi Riau dinyatakan sembuh
Minggu, 27 September 2020 - 14:50 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menyebutkan 195 pasien COVID-19 di provinsi ...
Sebagian wilayah hadapi potensi hujan sedang-lebat tiga hari ke depan
Minggu, 27 September 2020 - 14:39 WIB
Sebagian wilayah Indonesia hingga tiga hari ke depan menghadapi potensi hujan dengan intensitas seda...
PSBB Jakarta, hiburan malam di Kebon Jeruk dibubarkan
Minggu, 27 September 2020 - 13:53 WIB
Polisi membubarkan sejumlah tempat hiburan malam berupa kafe musik dan panti pijat Wijaya di kawasan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV