UNICEF sebut promosi susu formula di Indonesia tidak etis
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:03 WIB |
UNICEF sebut promosi susu formula di Indonesia tidak etis
Ilustrasi - Susu formula. Sumber foto: https://bit.ly/3aeLX3t

Elshinta.com - UNICEF menyebut promosi atau iklan produk susu formula di Indonesia dilakukan dengan tidak pantas karena memberikan informasi yang salah terhadap pentingnya memberikan ASI kepada anak alih-alih menjual produk susu pengganti ASI.

Chief of Nutrition UNICEF Indonesia, Jee Hyun Rah dalam telekonferensi tentang Pekan Menyusui Dunia di Jakarta, Selasa (11/8), menyatakan bahwa promosi produk susu formula pengganti ASI di Indonesia juga dilakukan dengan cara menawarkan langsung kepada ibu yang memiliki anak untuk disusui ataupun kepada calon ibu yang akan menyusui nantinya.

Penyebaran informasi yang salah tentang susu formula yang digunakan sebagai pengganti ASI terus dilakukan di berbagai media termasuk media sosial. 

"Misinformasi ini, miskomunikasi terkait pentingnya ASI akan sangat berdampak besar pada ibu hamil dan ibu menyusui yang jadi memilih untuk tidak menyusui anaknya," kata Hyun Rah, dilansir Antara.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui (Aimi), Nia Umar mengungkapkan, sampai saat ini masih terjadi promosi susu formula pengganti ASI yang sangat masif di Indonesia. Bahkan Nia mengungkapkan promosi tersebut dikemas tidak dalam bentuk promosi pemasaran pada umumnya melainkan dalam bentuk donasi.

"Berdasarkan rekomendasi WHO susu anak satu tahun ke atas itu tidak diperlukan sebetulnya. Tapi di sini seakan-akan sangat diperlukan, kalau tidak minum itu anak tidak tumbuh optimal, tidak cerdas," kata Nia.

Seiring dengan tema Pekan Menyusui Dunia: Ibu Terlindungi, Anak Kuat, Bumi Sehat, Nia menambahkan bahwa ASI adalah sumber makanan yang sangat murah dan ramah lingkungan sehingga sangat membantu dalam membangun bumi yang sehat.

"Menyusui tidak meninggalkan limbah apapun. Sangat berbeda dan susu formula," kata Nia. Dia menjelaskan proses produksi hingga distribusi susu formula menghasilkan limbah dari pabrik, menggunakan bahan bakar yang menghasilkan emisi saat proses transportasi pendistribusian, penggunaan gas di rumah untuk memasaknya, dan juga sampah dari kemasan susu formula itu sendiri.

Sebelumnya, Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Dhian Probhoyekti menyebutkan bahwa praktik pemberian susu formula malah terjadi di fasilitas layanan kesehatan. Dhian mengingatkan bahwa pemberian susu formula pada bayi hanya boleh dilakukan jika ada indikasi medis.

"Jangan sampai ada ibu-ibu yang bisa memberikan ASI tidak jadi memberikan ASI karena ada promosi susu tadi. Jangan sampai lebih kuat promosinya daripada pemberian ASI dari ibu," katanya. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinkes Lampung: Tempat tidur pasien COVID-19 masih tersedia 262
Minggu, 20 September 2020 - 21:42 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyebutkan bahwa di daerah itu masih tersedia 262 tempat ...
PKBM Miftahul Huda gelar pelatihan wirausaha jenis Tata Boga
Minggu, 20 September 2020 - 21:16 WIB
Sebanyak 30 perempuan lulusan jalur paket B dan C  (setara SMP dan SMA) dari Desa Pagandon, Kecamat...
BPBD: Parigi Moutong rawan banjir jika cuaca buruk
Minggu, 20 September 2020 - 20:14 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengatakan kabupaten itu...
Mahasiswa UB buat Kasa dari sarang  Tarantula
Minggu, 20 September 2020 - 19:15 WIB
Masa pandemi COVID-19 tidak harus menghentikan segala aktivitas termasuk berkarya.\r\nSeperti yang d...
Bhabinkamtibmas sosialisasikan stop karhutla kepada warga
Minggu, 20 September 2020 - 18:52 WIB
Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan atau lahan (karhutla) terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas...
Kapolda bersama Forkompimda Jabar gelar Baksos di Kabupaten Cirebon
Minggu, 20 September 2020 - 18:29 WIB
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi bersama Forkompinda Jawa Barat menggelar bhakti sosial di ...
Perkembangan RSD Wisma Atlet, 13.757 pasien sembuh dari COVID-19
Minggu, 20 September 2020 - 17:41 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 20 Septem...
Polda Metro bantu buru Chai Changpan yang kabur dari Lapas Tangerang
Minggu, 20 September 2020 - 17:28 WIB
Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang untuk me...
Universitas Papua rampungkan penelitian ekstrak tailing PT Freeport
Minggu, 20 September 2020 - 16:39 WIB
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bersama Fakultas Pertanian Universitas Papua (...
Polisi di Jayapura sita lagi 36 sepeda motor diduga hasil curian
Minggu, 20 September 2020 - 16:29 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Polda Papua menyota lagi 36 unit sepeda motor yang diduga meru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV