Pemerintah pilih vaksin COVID-19 dari kandidat terbaik dan tercepat
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:37 WIB |
Pemerintah pilih vaksin COVID-19 dari kandidat terbaik dan tercepat
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto usai melakukan peninjauan fasilitas produksi dan uji klinis tahap III vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2PXeYaF

Elshinta.com - Pemerintah memilih vaksin COVID-19 dari sejumlah kandidat dengan kriteria yang terbaik dan tercepat sehingga aman dan efektif untuk menangani wabah karena virus corona tipe baru.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers secara daring dari Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/8), memaparkan memang saat ini terdapat beberapa kandidat vaksin yang sedang menjalani uji klinis fase ketiga.

“Tentunya kita mencari yang terbaik dan tercepat, tapi yang disebut itu harus aman dan efektif bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Wiku.

Wiku menjamin pemerintah akan memastikan keamanan dan efektivitas dari vaksin COVID-19 yang nantinya akan dipilih.

Wiku sebelumnya pada 6 Agustus 2020 menjelaskan terdapat tujuh kandidat vaksin COVID-19 yang dikembangkan di berbagai negara dan telah masuk uji klinis fase ketiga.

Ketujuh kandidat vaksin itu adalah pertama dari perusahaan farmasi Sinovac, kedua dari Wuhan Institute of Biological Product bekerja sama dengan Sinopharm, ketiga dari Beijing Institute of Biological Products yang juga bekerja sama dengan Sinopharm.

Lalu, keempat dari Pfizer dan BioNTech, kelima dari University of Oxford bekerja sama dengan Astrazeneca, keenam dari Moderna, dan ketujuh dari University of Melbourne dan Murdoch Children Research Institute.

Di Indonesia, vaksin yang sedang diuji klinis adalah Sinovac.

“Seluruh dunia berlomba untuk bisa melindungi bangsanya dan rakyatnya. Salah satunya dengan vaksin. Maka dari itu pemerintah Indonesia juga mengupayakan hal tersebut, dan pada saat ini Sinovac yang berkonsorsium dengan Bio Farma, adalah perusahaan atau pihak yang memiliki kandidat vaksin yang paling maju,” jelas Wiku, dikutip Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinkes Lampung: Tempat tidur pasien COVID-19 masih tersedia 262
Minggu, 20 September 2020 - 21:42 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyebutkan bahwa di daerah itu masih tersedia 262 tempat ...
PKBM Miftahul Huda gelar pelatihan wirausaha jenis Tata Boga
Minggu, 20 September 2020 - 21:16 WIB
Sebanyak 30 perempuan lulusan jalur paket B dan C  (setara SMP dan SMA) dari Desa Pagandon, Kecamat...
BPBD: Parigi Moutong rawan banjir jika cuaca buruk
Minggu, 20 September 2020 - 20:14 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengatakan kabupaten itu...
Mahasiswa UB buat Kasa dari sarang  Tarantula
Minggu, 20 September 2020 - 19:15 WIB
Masa pandemi COVID-19 tidak harus menghentikan segala aktivitas termasuk berkarya.\r\nSeperti yang d...
Bhabinkamtibmas sosialisasikan stop karhutla kepada warga
Minggu, 20 September 2020 - 18:52 WIB
Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan atau lahan (karhutla) terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas...
Kapolda bersama Forkompimda Jabar gelar Baksos di Kabupaten Cirebon
Minggu, 20 September 2020 - 18:29 WIB
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi bersama Forkompinda Jawa Barat menggelar bhakti sosial di ...
Perkembangan RSD Wisma Atlet, 13.757 pasien sembuh dari COVID-19
Minggu, 20 September 2020 - 17:41 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 20 Septem...
Polda Metro bantu buru Chai Changpan yang kabur dari Lapas Tangerang
Minggu, 20 September 2020 - 17:28 WIB
Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang untuk me...
Universitas Papua rampungkan penelitian ekstrak tailing PT Freeport
Minggu, 20 September 2020 - 16:39 WIB
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bersama Fakultas Pertanian Universitas Papua (...
Polisi di Jayapura sita lagi 36 sepeda motor diduga hasil curian
Minggu, 20 September 2020 - 16:29 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Polda Papua menyota lagi 36 unit sepeda motor yang diduga meru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV