Mengenal perbedaan manajemen talenta dan manajemen SDM
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:58 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Mengenal perbedaan manajemen talenta dan manajemen SDM
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN) memiliki peran krusial dalam menjalankan roda pemerintahan. Walaupun merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia (SDM), manajemen talenta memiliki perbedaan dari manajemen SDM secara keseluruhan. Perbedaan ini perlu dikenali agar pengelolaan ASN tetap dapat berjalan dengan baik untuk menghasilkan ASN yang berkualitas.

“Terdapat empat perbedaan mendasar diantara keduanya yang perlu dikenali agar tidak salah langkah dalam melakukan implementasi manajemen talenta di instansi pemerintah,” jelas Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu.

Perbedaan pertama adalah dari fokus cakupannya. Manajemen SDM memiliki cakupan yang lebih luas, karena mengelola seluruh pegawai, sedangkan manajemen talenta berfokus pada pegawai-pegawai yang potensial dengan melihat kepada seluruh pegawai yang ada. Walaupun berbeda, tetap ada irisan yang jelas diantara keduanya. 

Pada praktiknya, manajemen talenta sudah harus berfungsi sejak proses rekrutmen untuk dapat melihat dan menandai calon-calon pegawai yang berpotensi.

Hal ini berkaitan dengan perbedaan kedua, dimana manajemen talenta memberikan perlakuan spesifik dan berbeda terhadap pegawai yang potensial sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Sehingga potensi-potensi yang dimiliki pegawai terus diasah agar dapat memberikan kontribusi positif bagi organisasi. Berbeda dengan manajemen SDM yang memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh pegawai.

Lalu perbedaan ketiga terletak pada fungsinya. Manajemen SDM memiliki fokus pada fungsi yang bersifat administratif, seperti rekrutmen, pelatihan, dan mutasi. Namun tidak demikian dengan manajemen talenta yang berfokus pada talenta yang dibutuhkan oleh organisasi dalam menjalankan fungsinya. Dengan manajemen talenta, maka organisasi dapat melihat talenta yang dibutuhkan sejak rekrutmen, sehingga proses-proses untuk pemenuhan kebutuhan organisasi dari talenta potensial tersebut dapat dikelola dengan baik.

Kemudian yang keempat, manajemen SDM cenderung melihat pegawai secara transaksional, sehingga pegawai diminta untuk dapat memberikan kontribusi yang jelas kepada organisasi melalui manajemen kinerja. Sedangkan, manajemen talenta melihat lebih dari sekadar transaksional, karena juga mengupayakan agar talenta-talenta tersebut dapat bertahan untuk memberikan kontribusi terus menerus sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

“Perbedaan mendasar ini penting sebagai dasar dalam menyusun manajemen talenta. Jika tiap instansi pemerintah melakukan hal ini dengan baik, maka akan terlihat talenta-talenta di masing-masing instansi pemerintah yang mungkin saja nantinya dapat terjadi pertukaran talenta antar-instansi,” imbuh Teguh.

Agar instansi pemerintah dapat menjalankan manajemen talenta, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan PermenPANRB No. 3/2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Dijelaskan bahwa manajemen talenta ASN adalah sistem manajemen karier ASN yang meliputi tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan talenta yang diprioritaskan untuk menduduki jabatan target berdasarkan tingkatan potensial dan kinerja tertinggi melalui mekanisme tertentu yang dilaksanakan secara efektif dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah secara nasional dalam rangka akselerasi pembangunan nasional.

Selain mengeluarkan kebijakan tersebut, Kementerian PANRB juga melakukan sosialiasi agar instansi pemerintah, baik pusat dan daerah, dapat segera mengimplementasikan manajemen talenta di tiap instansi. Asisten Deputi Manajemen Karier dan Talenta SDM Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja mengatakan bahwa kedepannya penerapan manajemen talenta di instansi pemerintah tersebut akan terus dimonitor dan dievaluasi.

Implementasi manajemen talenta merupakan salah satu substansi dari pelaksanaan sistem merit. Karenanya, kedepan Kementerian PANRB akan melakukan evaluasi dan penilaian dari pelaksanaan manajemen talenta, yang termasuk ke dalam penilaian sistem merit yang akan dibantu oleh Komisi ASN.

“Mengingat pentingnya manajemen talenta dan untuk mempercepat implementasi di setiap instansi, maka diharapkan setelah pertemuan ini masing-masing instansi menindaklanjuti dengan membentuk Tim Manajemen Talenta di masing-masing instansi,” pungkas Aba.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
ICT bantu tingkatkan kualitas hidup anak penyandang disabilitas
Minggu, 27 September 2020 - 17:29 WIB
Teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup anak peny...
Sumut peringkat 7 nasional kasus terpapar COVID-19
Minggu, 27 September 2020 - 16:49 WIB
Kepala Satuan Tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 pusat Letjen TNI Doni Monardo,...
Masyarakat Langkat yang langgar protokol kesehatan bakal kena sanksi
Minggu, 27 September 2020 - 16:39 WIB
Menuju masyarakat Langkat, Sumatera Utara yang aman, sehat dan produktif, serta untuk pedoman pelaks...
Dit Lantas Polda Kaltara lakukan pemasangan sticker `Ayo Pakai Masker`
Minggu, 27 September 2020 - 16:28 WIB
Jajaran Ditlantas Polda Kaltara bersama unsur TNI dan Dishub Provinsi Kaltara dan elemen terkait tel...
Eksiskan 4 Pilar, Syaiful Bahri: Agar tidak mudah dirongrong ke paham lain
Minggu, 27 September 2020 - 16:14 WIB
Meningkatkan nilai kebangsaan terhadap masyarakat agar tidak mudah di rongrong dari paham lain yang ...
Polsek Anjir Muara pasang stiker `Ayo Pakai Masker` di mobil dinas
Minggu, 27 September 2020 - 15:43 WIB
Untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 banyak hal yang dilakukan Polsek Anjir Muara, P...
Mantan Wakapolri ajak memperbanyak sedekah
Minggu, 27 September 2020 - 15:29 WIB
Mantan Wakapolri yang juga Ketua BMW Car Clubs Indonesia, Komjen Pol (purn) H. Nanan Soekarna mengaj...
195 pasien COVID-19 di Provinsi Riau dinyatakan sembuh
Minggu, 27 September 2020 - 14:50 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menyebutkan 195 pasien COVID-19 di provinsi ...
Sebagian wilayah hadapi potensi hujan sedang-lebat tiga hari ke depan
Minggu, 27 September 2020 - 14:39 WIB
Sebagian wilayah Indonesia hingga tiga hari ke depan menghadapi potensi hujan dengan intensitas seda...
PSBB Jakarta, hiburan malam di Kebon Jeruk dibubarkan
Minggu, 27 September 2020 - 13:53 WIB
Polisi membubarkan sejumlah tempat hiburan malam berupa kafe musik dan panti pijat Wijaya di kawasan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV