DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada serentak momentum lawan COVID-19
Elshinta
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:14 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada serentak momentum lawan COVID-19
Sumber Foto: Doddy Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Dewan Perwakilan Rakyat, KPU, Bawaslu dan LSM sepakat menjadikan Pilkada Serentak 2020 ini sebagai momentum untuk melawan pandemi COVID-19. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

"Tidak ada seorang pun yang menjamin bahwa COVID-19 dalam waktu 18 bulan kita bisa menemukan vaksinnya. Oleh karena itu di RDP terakhir antara pemerintah dengan DPR sepakat bahwa Pilkada serentak tetap dilaksanakan dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan," kata Anggota Komisi II DPR RI, Hugua dalam Webinar Pilkada 2020 dengan tenma "Implementasi Pilkada Serentak 2020 Sebagai Gerakan Lawan COVID-19", Jumat (7/8) kemarin.

Hugua mengatakan, bahwa Pilkada ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi ada 56 negara yang melaksanakan. Misalnya Korea Selatan melaksanakan pemilihan di puncak pandemi, kemudian pada tanggal 5 Agustus kemarin di Sri Lanka juga melakukan pemilihan parlemen. "Jadikan Pilkada serentak ini momentum mendapatkan pemimpin berkualitas dan juga untuk melawan pandemi COVID-19 yang meresahkan kehidupan," kata Hugua. 

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan, disiplin protokol kesehatan COVID-19 menjadi solusi menghentikan pandemi COVID-19 yang tengah mengancam hidup manusia. Dijelaskan bahwa penyelenggaraan pemilihan serentak lanjutan 2020 penuh dengan disiplin protokol kesehatan COVID-19. "Seluruh jajaran penyelenggara pemilihan umum harus menjadi agen perlawanan COVID-19," katanya. 

"Kami minta baik masyarakat khususnya peserta Pilkada, secara sadar menganggap Pilkada kali ini luar biasa karena dilakukan saat pandemi. Maka kepatuhan semua pihak Insya Allah akan terpenuhi. Karena komitmen semua pihak dan kami akan ingatkan selalu untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja. 

Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A. Permana mengatakan, bahwa Pilkada serentak ini harus menjadi momentum melawan pandemi COVID-19. Menurutnya, momen pandemi COVID-19 adalah sarana bertarung dengan COVID-19 yang merupakan persoalan seluruh bangsa di dunia. "Calon kepala daerah haruslah mereka yang mampu menggerakan seluruh potensi masyarakat untuk maju, bangkit melawan pandemik COVID-19. Prioritasnya adalah melakukan protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada dan di setiap kehidupan masyarakat," kata Wahyu. 

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Imran mengatakan, ada dua alasan pemerintah tetap melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020. Pertama untuk menjaga hak politik masyarakat tetap berjalan. Kedua, untuk menjamin legitimasi kepemimpinan di 227 daerah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR: Tidak tepat tunda Pilkada 2020 karena Ketua KPU positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menilai tidak tepat usulan penundaan Pilkada Serentak 2020 de...
Polresta Banjarmasin menggelar patroli cipta kondisi
Sabtu, 19 September 2020 - 12:45 WIB
Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel, menggelar Patroli Cipta Kondisi sambangi Kantor Komisi Pemiliha...
Doni ingatkan risiko pilkada jika tak patuhi protokol kesehatan
Sabtu, 19 September 2020 - 10:16 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letje...
Perludem: Menunda pilkada karena pandemi bukan kegagalan berdemokrasi
Sabtu, 19 September 2020 - 09:41 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada...
Bawaslu: Sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehatan
Selasa, 15 September 2020 - 19:27 WIB
Badan Pengawas Pemilu menyebutkan perlunya sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehata...
Bicara soal calon pemimpin Kaltara, ini kata LIM
Selasa, 15 September 2020 - 15:37 WIB
Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang,...
Wakil Bupati Bandung bantah dirinya jadi juru kampanye
Selasa, 15 September 2020 - 14:27 WIB
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gun Gun Gunawan sekaligus Wakil Bupati Bandung, belum memut...
Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Senin, 14 September 2020 - 14:11 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, tahapan Pilkada serentak 202...
Kemendagri pantau sosialisasi PKPU Protkes COVID Pilkada di 270 daerah
Sabtu, 12 September 2020 - 13:14 WIB
Pelaksanaan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait protokol kesehatan di 270 Dae...
Pengamat: Pilkada harus jual program bukan saling menjatuhkan
Sabtu, 12 September 2020 - 10:29 WIB
Pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr H Budi Suryadi berharap di pelaksa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV