Polisi limpahkan kasus ujaran kebencian terhadap Mulyadi ke kejaksaan
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:25 WIB |
Polisi limpahkan kasus ujaran kebencian terhadap Mulyadi ke kejaksaan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3fxMXAN

Elshinta.com - Polda Sumatera Barat telah melimpahkan kasus dugaan ujaran kebencian terhadap anggota DPR, Mulyadi, melalui akun facebook palsu bernama Mar Yanto yang menjerat tiga tersangka yakni Eri Syofiar, Robi Putra, dan Rozi Hendra.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Komisaris Besar Polisi Stefanus Setianti, di Padang, Jumat (7/8) mengatakan, berkas dinyatakan lengkap dan akan dilimpahkan kepada kejaksaan. "Untuk tahap selanjutnya penyerahan alat bukti dan tersangka kita masih menunggu dari kejaksaan," kata dia.

Terkait dugaan Bupati Agam, Indra Catri, dan Sekda Kabupaten Agam, Martia Wanto, terlibat dalam persoalan ini, kata dia, penyidik masih terus bekerja dan melakukan pendalaman terhadap kasus ini. "Walau sudah dilimpahkan, masih banyak yang bertanya terkait dugaan tersebut. Penyidik masih terus bekerja mengungkap kasus ini," kata Setianti. 

Sebelumnya Polda Sumatera Barat menangkap tiga tersangka yang diduga melancarkan ujaran kebencian terhadap Mulyadi melalui akun facebook palsu atau bodong bernama Mar Yanto.

Ketiga tersangka yang ditangkap yaitu Eri Syofiar (58) PNS di Kabupaten Agam, Robi Putra (33) hononer di Kabupaten Agam, dan Rozi Hendra (50) wiraswasta. Syofiar dan Putra ditangkap di Kabupaten Agam pada Rabu pagi (17/6), sementara Hendra ditangkap di Padang. "Pelaku Eri Syofiar ini berperan membuat akun facebook palsu dengan nama Mar Yanto," ujar Setianti. Hendra berperan sebagai aktor yang mem-posting di akun bernama Mar Yanto, sedangkan Putra juga berperan mengirimkan foto anggota DPR itu kepada Syofiar.

Polda Sumatera Barat juga telah memeriksa 14 saksi terkait dugaan pencemaran nama baik ini, di antaranya telah memanggil Catri sebagai saksi pada Jumat (29/5), dan Wanto sebagai saksi pada Kamis (28/5), demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahkamah Agung potong vonis Anas Urbaningrum
Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Mahkamah Agung (MA) memotong vonis mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam perkara...
Polri: Tidak ada kompromi untuk kerumunan massa
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:33 WIB
Polri kini tidak lagi bertoleransi terhadap tiap kerumunan yang ada. Kasus ramainya panggung dangdut...
Kejari Purwakarta dalami kasus dugaan beras PKH bercampur biji plastik
Rabu, 30 September 2020 - 16:36 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Jawa Barat masih mendalami kasus dugaan beras Program Keluarga...
Kasus pelecehan saat rapid test di Bandara Soetta, Polda Metro telusuri korban lain 
Rabu, 30 September 2020 - 11:07 WIB
Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pemerasan dan pelecehan yang dilakukan tersangka EFY terhadap...
Komisi III duga kaburnya napi hukuman mati di Lapas Tangerang karena dapat `blue print`
Selasa, 29 September 2020 - 09:57 WIB
Komisi III DPR RI menduga kaburnya narapidana hukuman mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) karena...
Napi hukuman mati kabur, Ditjen PAS pastikan siapa pun terlibat ditindak
Sabtu, 26 September 2020 - 12:12 WIB
Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Banten, Andika Dwi Prasetya terancam dico...
Mantan KaBAIS: Revisi UU Kejaksaan tak kurangi kewenangan penyidikan Polri
Jumat, 25 September 2020 - 21:25 WIB
Revisi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dinilai tidak akan mengurangi kewenangan ...
Ditanya kasus penipuan RO, Jampidum bungkam
Jumat, 25 September 2020 - 18:46 WIB
Kasus penipuan RO sudah dinyatakan lengkap (P21), bahkan sudah diikuti pelimpahan tahap II. Namun, s...
Febri Diansyah: Kondisi KPK sudah berubah
Jumat, 25 September 2020 - 12:04 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, sa...
Kasus pelecehan dan penipuan di bandara, polisi periksa delapan saksi
Kamis, 24 September 2020 - 08:41 WIB
Penyidik Kepolisian telah memeriksa delapan saksi dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan yang d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV