Menteri dorong universitas berkontribusi kembangkan industri nasional
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:59 WIB |
Menteri dorong universitas berkontribusi kembangkan industri nasional
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Indonesia Bambang Brodjonegoro berbincang dengan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir saat kunjungan kerja di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7). Sumber Foto: https://bit.ly/31uqCim

Elshinta.com - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mendorong perguruan tinggi berkontribusi dalam pengembangan industri nasional melalui kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan.

"Inovasi dapat dilakukan pada setiap tahapan litbangjirap (penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan), untuk menghasilkan produk inovasi unggul. Perlu perubahan paradigma dari semua lini untuk menjadi 'innovation based economy' (negara yang berbasis inovasi),” kata Menristek Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat (7/8).

Menristek Bambang menuturkan visi jangka panjang Indonesia pada 2045 adalah menjadi negara maju dengan pendapatan tinggi (high income) ketika merayakan 100 tahun kemerdekaan. Untuk menjadi negara maju, maka diperlukan terobosan melalui inovasi. Hal itu disampaikan oleh Menristek Bambang dalam seminar virtual yang diselenggarakan oleh Universitas Telkom bertema Indonesia Maju Berbasis Riset dan Inovasi Nasional: Peran Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Industri Nasional pada 5 Agustus 2020.

Menristek Bambang menuturkan sektor industri manufaktur tetap menjadi yang terdepan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Di dalam pengembangan industri manufaktur diperlukan terobosan untuk peningkatan daya saing yang berbasis inovasi. Penekanan program-program kebijakan dan instrumen kebijakan seperti dana-dana insentif Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek)/BRIN dalam lima tahun ke depan akan mengarah pada implementasi "triple helix" (Academicians-Business-Government) yang merupakan sinergi antara perguruan tinggi, kementerian dan lembaga, industri, dan pemerintah.

Menristek Bambang mengatakan yang menjadi hal penting dari karakter penelitian dan inovasi adalah pola pikir baru, perilaku baru, serta budaya dan cara kerja yang baru. Tiga hal tersebut dapat dilakukan dalam pembelajaran berbasis riset dan inovasi. Contoh sinergi "triple helix" dalam pencegahan COVID-19 yang telah dilakukan adalah melibatkan konsorsium riset dan inovasi antara lain dari berbagai lembaga penelitian non kementerian (LPNK), perguruan tinggi, industri, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan pihak swasta yang bersinergi bersama dalam arahan Kemenristek/BRIN.

Sehingga dalam waktu cepat dapat menghasilkan sejumlah produk inovasi seperti antara lain PCR test kit, rapid test, autonomous UVC mobile robot, convalescence serum, sistem artificial intellegence untuk deteksi COVID-19, imunomodulator, Mobile Lab BSL-2, ventilator, dan powered air purifying respirator.

Menristek Bambang menuturkan perubahan yang akan dan telah terjadi di banyak bidang dalam era pasca COVID-19 akan merubah paradigma ekonomi yang akan beradaptasi dengan kebiasaan dan peraturan baru di bidang teknologi (contactless), perilaku manusia (immune certifications), dinamika industri, geopolitik, regulasi (undang-undang privasi baru) dan makro ekonomi (limited access to capital).

Dikutip Antara, ia juga mengatakan 10 tren teknologi selama pandemi COVID-19 yaitu seperti belanja dan hiburan dalam jaringan (online), pembayaran digital, supply chain 4.0, bekerja dari rumah (teleworking), 3D printing, telemedis, robot dan drone, pendidikan dan pelatihan dalam jaringan (tele-education dan training), serta teknologi 5G dan teknologi informasi komunikasi, yang mana semuanya akan mengarah ke digitalisasi ekonomi. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bermasalah, penyederhanaan kurikulum dinilai belum jadi solusi
Jumat, 25 September 2020 - 20:37 WIB
Penyederhanaan Kurikulum dinilai sebagai hal yang tergesa-gesa dan tidak urgen sama sekali, seharusn...
Nadiem sederhanakan persyaratan bantuan kuota internet
Jumat, 25 September 2020 - 14:44 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan pihaknya menyederhanak...
Bantuan kuota internet tahap satu Kemendikbud disalurkan
Kamis, 24 September 2020 - 21:38 WIB
Bantuan kuota internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membantu pembelajar...
Perpustakaan keliling Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa sambangi Kampung Sota 2
Rabu, 23 September 2020 - 15:47 WIB
Sebagai wujud komitmen dalam membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, perpustakaan kelili...
Cek informasi bantuan kuota data internet disini
Rabu, 23 September 2020 - 15:06 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyiapkan daftar laman dan aplikasi pembe...
Prodi Pendidikan Sejarah UNJ: Tidak benar, sejarah hanya perang dan jawa-sentris
Rabu, 23 September 2020 - 14:14 WIB
Dalam webinar Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M), Prodi S1 Pendidikan Sejarah FIS UNJ bersama MGMP S...
Mendikbud: Paud kunci pembangunan SDM sepanjang hayat
Rabu, 23 September 2020 - 12:37 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Anwar Makarim mengatakan pendidikan anak usi...
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa turut membantu mengajar anak sekolah di gereja
Senin, 21 September 2020 - 16:35 WIB
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan, bahwa dalam ke...
Nadiem tegaskan penyederhanaan kurikulum belum dilakukan hingga 2022
Minggu, 20 September 2020 - 20:29 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan penyederhanaan kurikul...
Universitas Ma Chung lakukan wisuda online di masa pandemi COVID-19
Minggu, 20 September 2020 - 18:39 WIB
Sekitar 208 orang mahasiswa Universitas Ma Chung ikuti wisuda secara daring, Minggu (20/9).
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV