WHO: Pemulihan global bisa lebih cepat jika vaksin corona merata
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 11:07 WIB |
WHO: Pemulihan global bisa lebih cepat jika vaksin corona merata
Sumber Foto: https://bit.ly/33AIQ4o

Elshinta.com - Pemulihan ekonomi di seluruh dunia bisa terjadi lebih cepat jika vaksin COVID-19 tersedia untuk semua orang sebagai barang publik, kata Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Kamis (6/8).

Tedros menyampaikan pandangan itu saat diskusi panel daring dengan anggota Forum Keamanan Aspen di Amerika Serikat yang diselenggarakan oleh jaringan NBC.

Direktur kedaruratan WHO Michael Ryan, yang ditanya soal calon vaksin Rusia, mengatakan kepada panel bahwa apa yang diperlukan sekarang adalah memastikan vaksin apa pun aman dan efektif.

Ryan juga mengatakan otoritas harus mampu membuktikan keampuhan vaksin COVID-19 melalui uji klinis tradisional ketimbang studi "tantangan manusia". Ryan merujuk pada paparan virus yang disengaja terhadap relawan yang divaksinasi untuk melihat apakah vaksin bereaksi.

Tedros juga mengatakan kepada panel bahwa kepemimpinan dan dukungan AS terhadap kesehatan masyarakat telah menyelamatkan banyak nyawa. Tedros menyebutkan penarikan diri AS dari WHO baru-baru ini bukanlah perkara dana, tetapi lebih menyangkut hubungan AS dengan badan PBB tersebut. Ia berharap Washington akan mempertimbangkan lagi keputusannya.

Dalam wawancara radio pada Kamis, Trump mengumumkan bahwa AS kemungkinan akan mendapatkan vaksin COVID-19 sebelum pemilihan presiden 3 November mendatang, perkiraan yang lebih optimistis dari waktu yang ditentukan oleh pakar kesehatannya sendiri di Gedung Putih, demikian dilansir Antara. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sinovac ingin memasok vaksin ke lebih banyak negara Amerika Selatan
Kamis, 24 September 2020 - 20:57 WIB
Sinovac Biotech berharap dapat memasok vaksin COVID-19 buatannya ke lebih banyak negara Amerika Sel...
Emas anjlok lagi, tertekan `greenback` yang terus menguat
Kamis, 24 September 2020 - 10:00 WIB
Emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang kerugiannya u...
Harga minyak naik tipis setelah persediaan AS berkurang
Kamis, 24 September 2020 - 08:56 WIB
Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didukung data pemerintah Ameri...
Erdogan dan Macron bahas ketegangan Mediterania Timur
Rabu, 23 September 2020 - 16:09 WIB
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Selasa (22/9) bah...
Presiden Jokowi harap PBB senantiasa berbenah diri
Rabu, 23 September 2020 - 10:25 WIB
Presiden Joko Widodo berharap agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dapat berbenah diri sehingga res...
Emas turun lagi, dolar AS lanjutkan kenaikan, fokus pada komentar Fed
Rabu, 23 September 2020 - 08:26 WIB
Emas berjangka turun untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Umrah kembali dibuka mulai 4 Oktober dan 1 November
Rabu, 23 September 2020 - 08:12 WIB
Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dalam negeri untuk melakukan ibadah umrah mulai 4 ...
Pengadilan Hong Kong tetap wajibkan PRT asing tinggal di rumah majikan
Rabu, 23 September 2020 - 07:11 WIB
Keputusan hakim di Hong Kong yang mempertahankan aturan pembantu rumah tangga (PRT) dari luar negeri...
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV