Angka kematian pasien Covid-19 Kota Malang lebih tinggi dari Nasional
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Angka kematian pasien Covid-19 Kota Malang lebih tinggi dari Nasional
Covid-19. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi dari angka kematian nasional. Di Kota Malang angka kematian mencapai 8,1 persen sementara secara nasional berkisar 4 hingga 5 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan hingga saat ini ada 59 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Sementara secara keseluruhan sebanyak 778 warga Kota Malang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kalau rata-rata nasional itu kan antara 4 persen sampai 5 persen. Sampai saat ini angka kematian di Kota Malang sudah 8,1 persen,” ujar Husnul, Kamis, (6/8) mengutip beritajatim.

Husnul Muarif mengungkapkan, usia pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia didominasi oleh usia di atas 50 tahun. Kebanyakan dari mereka meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit lain atau penyakit penyerta.

“Lebih banyak usia yang sudah 50 tahun ke atas. Jadi dari 59 konfirm yang meninggal itu semuanya mempunyai komorbid. Itu yang memperkuat kondisi pasien (meninggal) manakala terpapar Covid-19,” tandas Husnul.

Sementara itu data dari Satgas Covid-19 Kota Malang, sebanyak 778 orang dinyatakan positif Covid-19. 291 pasien dalam pemantauan, 428 pasien dinyatakan sembuh dan 59 pasien dinyatakan meninggal dunia. Jumlah ini mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kota Malang sendiri masih berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV