Facebook dan Twitter tarik unggahan Trump
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:34 WIB |
Facebook dan Twitter tarik unggahan Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Antara.

Elshinta.com - Facebook dan Twitter menarik unggahan dari akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena melanggar kebijakan tentang membagikan misinformasi tentang virus corona.

Dikutip dari Reuters, Kamis (6/8) unggahan problematik di Facebook tersebut berupa video wawancara dengan Fox Friends. Presiden Trump, dalam wawancara tersebut mengklaim anak-anak "hampir kebal" terhadap COVID-19.

"Video ini mengandung klaim palsu bahwa sekelompok orang kebal terhadap COVID-19, yang melanggar kebijakan kami tentang bahaya misinformasi COVID," kata juru bicara Facebook.

Sementara di Twitter, tim kampanye @TeamTrump mengunggah video wawancara tersebut, yang dibagikan lagi oleh sang presiden.

Twitter menyembunyikan unggahan tersebut karena melanggar aturan soal misinformasi COVID-19.

Juru bicara Twitter menyatakan pemilik akun @TeamTrump harus menghapus unggahan itu agar bisa mencuit lagi.

Tim Gedung Putih dan kampanye Trump tidak merespons isu ini.

Presiden Trump, seperti dilaporkan Reuters, mengulangi klaim tersebut saat pertemuan di Gedung Putih.

"Anak-anak mengatasinya sangat baik. Jika kalian lihat angkanya, dalam hal kematian dan tingkat kefatalan, anak-anak di usia tertentu, sistem imun mereka sangat sangat tangguh dan kuat. Mereka kelihatannya bisa mengatasinya sangat baik dan ini menurut klaim dari setiap statistik," kata Trump.

Facebook untuk pertama kalinya mencabut unggahan Presiden Trump yang berkaitan dengan misinformasi virus corona.

Sebelumnya, jejaring sosial raksasa itu mendapat kritik besar karena tidak bertindak apa-apa untuk unggahan sang presiden beberapa waktu lalu, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Spanyol akan `lockdown` Madrid karena COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:52 WIB
Penduduk Madrid akan dilarang meninggalkan kota, kecuali ada kepentingan mendesak, ketika Pemerintah...
Emas turun setelah debat pertama capres AS
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:50 WIB
Emas berjangka turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah debat pertama calon presi...
Tiongkok janji ekspor vaksin COVID-19 dengan harga wajar
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:00 WIB
Pemerintah Tiongkok berjanji mendistribusikan vaksin COVID-19 ke negara-negara di seluruh dunia yang...
Emas melonjak dipicu penurunan dolar dan optimisme stimulus
Rabu, 30 September 2020 - 10:02 WIB
Emas kembali menguat untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Harga minyak tergelincir, kasus COVID-19 tingkatkan kekhawatiran permintaan
Rabu, 30 September 2020 - 09:47 WIB
Harga minyak jatuh lebih dari tiga persen ke level terendah dalam dua minggu, pada akhir perdagangan...
Riset: 9 dari 10 pasien sembuh COVID-19 alami efek samping
Rabu, 30 September 2020 - 09:33 WIB
Sembilan dari sepuluh pasien yang sembuh dari COVID-19 dilaporkan mengalami berbagai efek samping, s...
WHO: 1 juta kematian COVID-19 `tonggak sejarah sangat menyedihkan`
Rabu, 30 September 2020 - 09:16 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, satu juta kematian COVID-19 menjadi `tonggak sejarah...
Bank Dunia: Pandemi COVID-19 pukul ekonomi Asia Timur, picu kemiskinan baru
Selasa, 29 September 2020 - 16:50 WIB
Dalam laporan ekonomi terbaru, Bank Dunia menyatakan, pandemi COVID-19 telah memukul perekonomian di...
Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa
Selasa, 29 September 2020 - 12:39 WIB
Puluhan pemukim Yahudi, yang dikawal oleh polisi Israel, memaksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Ye...
Mahasiswa kedokteran Indonesia di Tiongkok protes wacana dokter asing
Selasa, 29 September 2020 - 12:26 WIB
Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Kedokteran Luar Negeri Indonesia (Perluni) di Tiongk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV