Uji coba awal, calon vaksin corona Zydus Cadila disebut terbukti aman
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:04 WIB |
Uji coba awal, calon vaksin corona Zydus Cadila disebut terbukti aman
Ilustrasi - Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANT/Shutterstock/am) - https://bit.ly/3a0JgT5

Elshinta.com - Perusahaan farmasi India, Zydus Cadila, pada Rabu (5/8) mengatakan, calon vaksin virus corona buatannya terbukti aman dan berterima dalam uji coba manusia tahap awal.

Selanjutnya, pada Kamis (6/8) hari ini perusahaan tersebut akan memulai uji coba tahap menengah calon vaksin ZyCoV-D pada 1.000 lebih relawan dewasa yang sehat, guna menguji kemanjuran vaksin, katanya melalui berkas pengajuan regulator.

Zydus berencana menyelesaikan uji coba tahap akhir ZyCoV-D pada Februari atau Maret 2021 dan berencana memproduksi hingga 100 juta dosis pada tahun pertama, menurut pimpinan perusahaan kepada Reuters bulan lalu.

Keamanan calon vaksin pada relawan yang terdaftar dalam uji coba tahap awal, yang diberikan dosis sejak 15 Juli, didukung oleh dewan pengawas keamanan data independen.

Zydus menjadi salah satu produsen obat generik India yang memiliki kesepakatan berlisensi dengan Gilead Sciences yang berbasis di Amerika Serikat untuk membuat remdesivir, obat antivirus yang disetujui AS sebagai pengobatan darurat untuk melawan wabah virus corona.

India melaporkan lonjakan harian lebih dari 50.000 infeksi COVID-19 selama tujuh hari beruntun pada Rabu. Total kasus COVID-19 di India kini mencapai 1,91 juta kasus, tertinggi ketiga di dunia, setelah AS dan Brazil, demikian dilansir Antara dari Reuters. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Emas turun setelah debat pertama capres AS
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:50 WIB
Emas berjangka turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah debat pertama calon presi...
Tiongkok janji ekspor vaksin COVID-19 dengan harga wajar
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:00 WIB
Pemerintah Tiongkok berjanji mendistribusikan vaksin COVID-19 ke negara-negara di seluruh dunia yang...
Emas melonjak dipicu penurunan dolar dan optimisme stimulus
Rabu, 30 September 2020 - 10:02 WIB
Emas kembali menguat untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Harga minyak tergelincir, kasus COVID-19 tingkatkan kekhawatiran permintaan
Rabu, 30 September 2020 - 09:47 WIB
Harga minyak jatuh lebih dari tiga persen ke level terendah dalam dua minggu, pada akhir perdagangan...
Riset: 9 dari 10 pasien sembuh COVID-19 alami efek samping
Rabu, 30 September 2020 - 09:33 WIB
Sembilan dari sepuluh pasien yang sembuh dari COVID-19 dilaporkan mengalami berbagai efek samping, s...
WHO: 1 juta kematian COVID-19 `tonggak sejarah sangat menyedihkan`
Rabu, 30 September 2020 - 09:16 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, satu juta kematian COVID-19 menjadi `tonggak sejarah...
Bank Dunia: Pandemi COVID-19 pukul ekonomi Asia Timur, picu kemiskinan baru
Selasa, 29 September 2020 - 16:50 WIB
Dalam laporan ekonomi terbaru, Bank Dunia menyatakan, pandemi COVID-19 telah memukul perekonomian di...
Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa
Selasa, 29 September 2020 - 12:39 WIB
Puluhan pemukim Yahudi, yang dikawal oleh polisi Israel, memaksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Ye...
Mahasiswa kedokteran Indonesia di Tiongkok protes wacana dokter asing
Selasa, 29 September 2020 - 12:26 WIB
Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Kedokteran Luar Negeri Indonesia (Perluni) di Tiongk...
Arab Saudi hancurkan sel teroris binaan Iran
Selasa, 29 September 2020 - 10:41 WIB
Arab Saudi pada Senin (28/9) menyatakan pihaknya telah menghancurkan sel teroris yang dibina oleh Pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV